
**Like, coment, bintang lima, dan votte, Terimakasih...!!!
😘😘😘😘**.
Semua barang-barang yang ada di kamar mewah, nan megah itu hancur seketika Herry. mengamuk saat tahu bahwa Wanita nya yang sangat dia cintai menikah dengan laki-laki asal Indonesia.
Hari ini Marissa meminta ijin untuk pergi selama beberapa hari kepada Toni. tapi Marissa sama sekali tidak memberi tahu Toni diri nya akan pergi kemana.
Marissa pulang menemui selingkuhan nya dan Toni sama sekali tidak tahu akan hal itu.
Marissa di sambut dengan sangat tibak baik di sana tamparan keras langsung mendarat sempurna di pipi nya. Herry, benar benar marah apalagi seenak nya Marissa menikah tanpa meminta ijin, atau persetujuan nya terlebih dahulu.
"Mau apa kau pulang ke sini Marissa?" Tanya Herry setelah berapa kali menampar pipi Istri nya.
"Aku merindukan Mu!" jawab Marissa dengan deraian air mata di pipi nya.
__ADS_1
"Merindukan? pergi dari rumah Ku!"
"Herry tolong mengerti Aku menikah dengan nya hanya untuk uang nya saja, tidak ada yang bisa menggantikan diri mu Sayang" ujar Marissa bangkit berdiri.
"Setelah 6 tahun. kau merahasiakan nya kepada ku Marissa setelah kau sudah mempunyai anak bersama laki laki itu!" ucap Herry yang sudah mulai mengontrol emosi nya.
"Maaffkan Sayang" ujar Marissa memeluk erat tubuh Herry.
"Ijinkan Aku menanam benihku juga di rahim mu"
Sebulan kemudian diri nya mengandung kembali dan saat sebulan itu juga diri nya dan Toni tidak pernah berhubungan. Marissa menyakini bahwa Anak di dalam kandungan nya adalah Anak Herry.
Benar saja saat usia Arga berumur 10 tahun. diri nya melakukan test DNA. dengan darah Toni dan hasil nya tidak sama Marissa sengaja merahasiakan ini semua dari siapa pun. dan saat Arga tumbuh besar rasa Sayang Marissa kepada Toni semakin besar diri nya ingin mengakhiri hubungan gelap nya dengan Herry tapi terlambat Toni lebih tahu terlebih dahulu sebelum diri nya mengakhiri hubungan gelap nya dengan Herry.
Marissa menyesal karna itu sikap nya menurun kepada anak pertama nya yaitu Alfin Sanjaya terlebih lagi diri nya mendukung akan tindakan anak nya itu kepada Istri nya Tyara.
__ADS_1
Herry berjanji akan membuat kehidupan keluarga Sanjaya menjadi hancur, Marissa pikir itu hanya sebuah ancaman karna saat diri nya masih ada di dunia dan mengutus orang untuk mengintai keluarga Sanjaya tidak pernah ada teror, atau pun pengusik. diri nya tidak tahu bahwa ancaman Herry baru berlaku sekarang kepada Anak, dan cucu nya.
Herry kesal, dia murka karna Marissa lebih memilih Toni di bandingkan diri nya. apalagi saat tahu bahwa Arga adalah anak kandung nya.
"Marissa Aku tidak peduli jika Kau meninggalkan Ku, tapi biarkan Arga tetap bersama Ku!" maki Herry emosi.
"Tidak! Arga lebih bahagia, dan aman bersama Papa nya" tolak Marissa menangis.
"Aku adalah Papa nya Arga Marissa!"
"Bukan! Arga tidak memiliki Papa kasar, dan jahat seperti diri Mu!"
Plaakkk...!!
"Silahkan silahkan. kau mau menampar Ku atau memukul, atau menendang Ku, Aku tidak akan membiarkan Arga tinggal bersama mu!" ucap Marissa langsung bangkit berdiri dan pergi meninggalkan Herry yang masih murka.
__ADS_1
"Marissa akan Ku buat Kau menyesal! akan ku buat keluarga Sanjaya hancur!" teriak Herry marah.