
Seketika yang di ikuti JENI pun berteriak
Suara itu tidak Asing baginya dia pun mempercepat langkahnya lalu dengan sigap membuka tutup kepala yang di pakai nya.
***
Di kediaman pak Dani di mana acara arisan sedang berlangsung sebenarnya acara ini hanya untuk mengelabui Rahma agar apa yang dilakukannya tidak di ketahui oleh siapapun termasuk anak anak dan suaminya apa lagi kalau mertuanya sampai tau habislah dia.
Dia sedang sibuk mendial nomor seseorang, disisi lain juga para tamunya sibuk menyantap makanan yang lezat - lezat sengaja di sediakan . Namun ada salah satu tamunya yang memperhatikan gerak gerik nya dari awal acara sampai dengan detik ini.
" Kenapa sih hpnya tidak bisa dihubungi. Dasar tidak becus mengurus itu saja tidak becus". Gerutunya saking kesalnya namun tidak di menampakkan kepada teman - temannya yang merupakan tamu istimewanya hari ini. Siapa lagi dia adalah Bu Ambar yang selalu memiliki ambisi untuk memisahkan Randi dengan istrinya Rani, padahal sebentar lagi dia akan memiliki cucu namun karena ambisinya hanya karena uang dia tidak peduli akan kehadiran cucunya yang hanya menunggu hari saja. Namun dia hanya merencanakan hal - hal yang tidak di inginkan oleh siapa pun.
__ADS_1
***
Di Rumah sakit seorang gadis dari sepuluh menit lalu mondar mandir bagaikan setrika, dia adalah Selfia menunggu kedatangan jeni yang katanya hanya keluar membeli makanan namun hampir dua jam belum juga kembali. Berapa kali ditelepon, di chat tidak ada diangkat dan di balasnya. Akhirnya Selfia memilih untuk berbaring lagi ditempat tidurnya yang sudah rapi, karena bagaimanapun kesehatannya belum terlalu pulih sehingga butuh banyak waktu untuk istirahat.
Di tempat lain di mana yang dikejar sudah di ketahui identitasnya tiada lain dia adalah mantan kekasih Randi yang sampai saat ini masih di idolakan oleh Bu Ambar karena menurut Bu Ambar Dayu adalah ATM berjalannya. menurutnya setelah Randi menikahi Dayu, Dayu akan selalu memanjakannya selaku mertuanya beda dengan Rani yang menurutnya tidak memiliki apa - apa. Itulah ambisi Bu Ambar hingga sampai saat ini masih mengejar ngejar Dayu untuk menjadi menantunya.
" Kemana sih tu anak, bilang hanya beli makanan tapi jam segini kok belum balik juga. Atau aku balik duluan saja ya". Gerutunya kesal dari tadi menunggu kedatangan sahabatnya yang sampai saat ini belum juga tiba.
Ceklek
pintu ada yang buka Selfia pun memalingkan wajahnya ke arah pintu namun yang datang bukan jeni, namun Anjas
__ADS_1
" Lo kok kayak di atur ya tiba - tiba Lo datang jangan bilang kalau Lo di perintah jeni, apa lagi alasannya tu anak ". Cerocos Selfia, Anjas kena batu akibat ulah si Jeni.
" Apalagi kalau emang begitu kenyataannya". Jawab Anjas ketus.akibat kesal juga di paksa oleh Jeni Eeee sampai di rumah sakit bukan bersyukur malah diomelin". Kata Anjas tak kalah kesalnya dengan Selfia
" Jadi Lo di utus Jeni buat jemput aku". Tanya Selfia lagi.
" Apalagi. Tadi gue pas nongkrong eee dia nelpon minta gue yang jemput e Lo kesini". Kata Anjas masih dengan nada kesalnya".
" Maafin gue ya, gue udah berburuk sangka sama e Lo ". Kata Selfia seraya memegang tangan Anjas.
Seketika Anjas menepis tangan Selfi.
__ADS_1
" najis kali pegang - pegang tangan gue". Kaya Anjas dengan gaya khasnya..