Hargai Aku

Hargai Aku
" RENCANA BERKUNJUNG"


__ADS_3

"Nak kami sengaja tidak mengundang orang tuamu dalam menyelesaikan masalah ini, kami malu , melibatkan orang tuamu bukan maksud kami menyembunyikan kebusukan kami pada umumnya dan suamimu khususnya, namun kami tidak ingin mereka resah dan memikirkan yang tidak tidak tentang kamu nak. sebenarnya berapa kali ibu dan bapakmu datang, kami mengatakan kalian baik baik saja terutama ibumu, karena firasat seorang ibu itu tidak pernah salah. setelah ini kalian boleh pergi mengunjungi mereka. minta maaflah sama mereka terutama kau Randi. harus mengakui kesalahanmu di depan mereka dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi" kata bapak panjang lebar penuh dengan penyesalan. di sayangkan mengapa semua ini harus terjadi padahal mereka sama sama tau bahwa Rani sangat mencintai Randi suaminya begitupun sebaliknya.


" Baik pak, besok pagi kami akan pergi mengunjungi bapak dan ibu di kampung". ucap Randi seraya tersenyum ke arahku. semua bahagia dengan pernyataan mas Randi kecuali ibu dari tadi aku perhatikan wajahnya bersungut-sungut tidak jelas karena masih menyimpan kebencian terhadapku


Rahma akhirnya lega juga. Diapun berpamitan untuk pergi ke kampus menaiki taksi online yang sudah dia pesan sebelumnya.


sampai di kampus Rahma pun disambut oleh teman temannya


" Dari mana aja sih lho Ra?" pulang dari Surabaya nggak pernah nongkrong Ama kita - kita, tumben banget lu kayak emak - emak ngurusin laki dan anak aja di rumah mulu". Omel Jeni ketika Rahma bergabung dengan mereka.


" Iya nih Ra, kangen juga tau sama lho, Selfia ikut menimpali.


" Kalian sudah persen makanan belum?" Rahma bukannya menjawab pertanyaan teman temannya malah sengaja mengalihkan keadaan dengan bertanya balik.

__ADS_1


berbeda dengan jeni yang tidak banyak urusan dia memilih untuk Dian dan menonton Drakor kesayangannya.


" Boleh Juga tuh Ra". Kata Anjas yang tidak mau ketinggalan jika menyangkut soal makanan,Anjas lah rajanya.


" Huh lho ya kalau soal makanan aja lho nomor satu responnya". seloroh Selfia sembari menjitak kepala Anjas pelan.


" Aduh sakit Tau". kata Anjas semua jadi tertawa.


" Oh iya si Laras kemana ya sepulang dari Surabaya kan Dia bilang liburan ke Singapura". kata Jeni celingak celinguk mencari cari keberadaan Laras namun tidak ada.


Di kediaman tuan Wijaya. Laras membanting semua yang bisa dia banting.Dia kecewa misinya selama ini dia susun dengan rapi sedikit pun tidak membuahkan hasil.malah yang ada yang dia dengar sendiri kabar bahwa akhirnya Rani dan Randi bersatu kembali.


" Laras...!" teriak bu kumala karena di dapati rumah berantakan.

__ADS_1


" Ada apa sih ma?". Ucap Laras.


" Cepat kamu Rapihkan ini semua, sebentar lagi mas mu tiba rumah ini". kata Bu Kumala dengan semangat.


" Bi, bibi tolong ya bersihkan semua rumah sebentar sore Andi anakku akan datang.


" iya nyonya jawab bobo sutria.


" Biar bibi saja ma yang membersihkan ma". kata Laras." aku mau ke kampus. iya pun ke kampus dengan mengendarai mobil saka sendiri.


Sesampainya di kampus dia langsung ke tempat di mana teman temanya berada.


" Hai semuanya apa kabar?" apanya untuk teman Temannya.

__ADS_1


" Lho mana oleh - olah Singapura". kataJeni memecahkan hening.


" Tenang, ada kok balas Laras. nih aku bawa untuk semuanya. kalian pilih Pilih sendiri ya sesuai dengan kesukaan kalian. Laras pun menyodorkan sebuah kantongan plastik berisi oleh - oleh berupa sofernir.


__ADS_2