Hargai Aku

Hargai Aku
Dijebak!


__ADS_3

**Like, coment, bintang lima, dan votte, Terimakasih...!!!


😘😘😘😘**


Nauvall mengejar Graciella, saat sudah sadar dari keterkejutan diri nya langsung memeluk Graciella. dengan sangat erat dari belakang yang membuat Graciella mengembangkan senyum nya.


"Aku merindukan Mu," bisik Nauvall lembut di telinga Graciella.


Tidak mendapatkan respon apapun dari Graciella, membuat Nauvall langsung mengendurkan pelukan nya. Graciella membalikkan tubuhnya ke hadap Nauvall dan membalas pelukan Nauvall, dengan sangat erat yang membuat Nauvall tidak bisa bernafas.


"I miss you more, you evil!" Aku lebih merindukan mu, kau jahat!" ucap Graciella seraya menaruh kepala nya di dada bidang milik Nauvall.


Nauvall mengangkat dagu Graciella agar tatapan mata mereka bertemu.


"Maafkan Aku Grac" ujar nya dan mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Graciella.


Graciella memejamkan mata nya berharap Nauvall akan mencium bibirnya. tapi cukup lama diri nya memejamkan mata Nauvall sama sekali belum mencium nya.


Ia membuka mata nya menatap Nauvall yang sedang menahan tawa yang ingin meledak dari bibir nya.


"Kenapa kau menutup matamu Grac?" tanya Nauvall sambil menjauhkan sedikit tubuh nya dari Graciella.

__ADS_1


"A____aku tidak!" jawab Graciella sedikit tergagap.


"Apa kau tidak marah kepada ku?" ujar Nauvall sambil menaikan alis nya.


"Untuk apa aku marah lagi pula Aku, tidak terlalu mengharapkan mu kembali" ucap Graciella berjalan ke arah sofa, yang di ikuti Nauvall di belakang.


"Yasudah Aku mau kembali saja ke Australia" ujar Nauvall seraya duduk di depan Graciella.


"Silahkan saja"


"Baik sekarang juga aku mengundurkan diri ku" ujar Nauvall bangkit dari duduk nya tapi pergelangan tangan nya langsung di tahan oleh Graciella.


"Jangan pergi lagi untuk ke dua kali nya" punya Graciella memohon. yang membuat Nauvall, langsung mendudukkan kembali diri nya di depan Graciella.


"Sssstttt... di sini hanya ada kita" ucap Graciella sambil menaruh telunjuk nya di bibir Nauvall.


Graciella beranjak duduk di pangkuan Nauvall, yang membuat Nauvall langsung merasa gelisah dengan perilaku Graciella terhadap nya.


"Maafkan Aku, karna tidak sabar menunggu mu selama ini" ucap Graciella meletakkan kepala nya di pundak Nauvall.


"Grac turun dari pangkuan Ku" ujar Nauvall yang mulai risih.

__ADS_1


"Aku merindukan mu, apa Kau tidak merindukan aku" ucap Graciella menatap sayu ke arah wajah Nauvall.


"Turun Grac!"


Cuppp...


satu kecupan mendarat tiba-tiba di bibir Nauvall.


"Hentikan Grac, aku bisa gila jika seperti ini" ujar Nauvall yang sudah tidak bisa mengontrol diri nya.


"Kau terlalu lama meninggalkan Aku, Nauvall aku begitu merindukan mu" ucap Graciella.


"Kau bukan Graciella, Grac apa yang kau minum. kontrol dirimu" ujar Nauvall sambil menyingkirkan Graciella dari atas pangkuan nya.


"Minum? aku hanya meminum air itu" tunjuk Graciella kepada segelas air putih di atas meja.


"Tidak beres!" ujar Nauvall langsung membopong tubuh Graciella ke arah kamar mandi dan di duduki nya di bawah shower. dengan air dingin.


"Siapa yang mencampurkan obat itu ke dalam minuman nya!"


"Nauvall badanku panas! cium Aku, di sini, di sini, dan juga di sini" teriak Graciella dan saat Nauvall melihat Graciella ingin membuka pakaian nya diri nya langsung mengangkat tinggi-tinggi kedua tangan Graciella ke atas.

__ADS_1


"Nauvall panas! peluk Aku."


__ADS_2