Hargai Aku

Hargai Aku
Ke datangan Arka episode baru season 2.


__ADS_3

Siska sedang beristirahat bersama Tasya di kantin karyawan. hanya meminum air putih saja itu sudah cukup untuk nya.


"Kamu Siska ya?" tanya seseorang laki-laki yang datang menghampiri meja Siska, dan juga Tasya.


"Iya saya Siska?" jawab Siska menatap heran ke laki-laki di depan nya.


"Ada yang nyariin kamu" tunjuk nya ke arah pintu masuk kantin.


Titha melihat yang di tunjuk oleh laki-laki tersebut.


"Daddy!?" teriak nya membuat semua orang yang ada di kantin melihat nya.


Arka langsung berjalan ke arah Putri nya Tasya menatap penasaran kepada laki-laki. yang di panggil Daddy itu oleh Siska karna Arka menggunakan masker, kaca mata, serta switer yang menutupi tubuh, dan kepala nya.


"Ikut Daddy" ajak nya saat sudah berada di hadapan Siska. Siska langsung menuruti dan mengikuti Daddy nya itu.


Berjalan menuju parkiran mobil.


"Daddy ada apa?" tanya Siska.


"Ini" memberikan Siska sebuah alat kecil berwarna hitam.


Siska menerima nya. "Apa ini Daddy?" Tanya Siska penasaran.

__ADS_1


"Pasang itu di dalam baju dalam mu" jawab Arka.


"Tidak mau!" bantah Siska.


"Hanya untuk berjaga-jaga saja"


"Daddy" rengek nya.


"Jika Daddy ke sini hanya untuk itu lebih baik Daddy pergi saja" Ucap Siska meninggalkan Arka di parkiran mobil.


Dan tanpa mereka berdua ketahui. Julian ada di sana tapi tak mendengar apa yang di bicarakan Anak, dan ayah itu.


"Siapa laki-laki itu?" tanya nya ntah pada siapa.


Julian keluar dari tempat persembunyiannya dan berjalan menghampiri Arka.


"Seperti nya Kau bukan karyawan di sini?" tanya Julian yang membuat Arka membalikkan tubuh nya menghadap ke arah Julian.


"Memang bukan aku pengantar paket" jawab Arka cepat.


"Ouh, ya? tapi pengantar paket tidak bisa masuk ke sini" ucap Julian membuat Arka kelabakan.


"Bukti nya Aku bisa" jawab nya asal.

__ADS_1


"Sudahlah masih banyak paket. paket yang harus aku antarkan aku tidak punya waktu" terus nya dan saat kaki nya ingin melangkah pergi pundak nya sudah di tahan oleh Julian.


..."Ayolah lepaskan aku, Icha pasti akan lebih marah kepada ku kalau aku berbuat kekacauan di sini!"...


"Siapa kamu... apa hubungan nya kamu dengan Siska Cellin Dita?" tanya Julian membuat Arka kembali membalikkan badan nya menghadap Julian.


"Gua Bapak nya!"


"Bukan urusan Om," jawab Arka.


"Jangan macam-macam Nona Siska adalah incaran bos saya!" Ujar Julian yang membuat Arka menatap nya dingin di balik kacamata hitam nya.


"Incaran apa? ini tidak bisa di biarkan!"


"Apa kamu asisten yang punya perusahaan ini?" Dan Julian mengangguk.


"Bilang ke Bos mu, yang jangan macam-macam sama Siska!" setelah mengucapkan kalimat itu Arka langsung berlari cepat pergi meninggalkan Julian.


"Aku harus memberi tahu Tuan muda Arsen tentang ini"


Arka menaiki mobil nya. dan melepaskan masker, serta kacamata hitam nya.


"Ternyata asisten nya bodoh! aku penasaran dengan rupa sang CEO. yang membuat gadis kecil ku menyukai nya"

__ADS_1


__ADS_2