
**Like, coment, bintang lima, dan votte, Terimakasih...!!!
ππππ**.
Graciella, kembali dari Apartemen nya Sisil. diri nya tidak mendapati Irwan di sana pikir Graciella, Irwan masih tidur di kamar nya itu yang membuat Graciella langsung bergegas ke kamar Irwan, untuk membuktikan kecurigaan nya terhadap Irwan selama ini.
Masuk mengendap-endap ke kamar Irwan, terlihat di sana Irwan masih tertidur pulas di atas ranjang nya Irwan, masih menggunakan pakaian kerja nya, dan juga kumis palsu dan rambut palsu nya.
Graciella, terkejut saat Irwan tiba-tiba menguletkan badan ke arah nya. Graciella langsung duduk di samping ranjang.
"Hampir saja dia hanya mengulet" ujar Graciella sambil mengusap-usap dada nya yang berdetak sangat cepat.
Graciella mengintip sedikit ke arah Irwan, pemuda itu tidak terbangun dan masih tertidur yang membuat Graciella semakin berdebar saat ia melihat Kumis Irwan sudah tidak ada di tempat nya.
"Na___nauvall!" ujar nya tidak percaya.
"Ternyata kecurigaan Ku, selama ini terhadap mu benar benar terjadi Kau adalah NauvallKu," ujar nya lagi sambil bangkit dari duduk nya dan mengusap wajah laki-laki yang selama ini ia rindukan.
__ADS_1
Nauvall, atau Irwan yang merasakan sentuhan lembut di wajah nya langsung mengerjapkan mata nya dan terkejut saat melihat wajah Graciella, sangat dekat dengan nya.
"Sedang apa Kau di sini Nona? apa Kau mau memperkosa Ku" tanya Irwan yang langsung duduk.
"Sejak kapan? sejak kapan Kau berada di Indonesia" ujar Graciella balik bertanya dengan mata yang mulai berair.
"Maksud mu apa Nona bicara seperti itu?" ucap Nauvall yang masih belum sadar.
"Kau adalah Nauvall, bukan Irwan" ujar Graciella melemparkan kumis palsu ke arah Nauvall, yang membuat Nauvall semakin terkejut.
"Kenapa? kenapa Kau harus menyamar menjadi orang lain" tanya Graciella mendudukkan diri nya di samping Nauvall.
"Apa surat itu tidak sampai kepada Mu" ucap Nauvall balik bertanya.
"Surat? surat apa yang Kau maksud" ujar Graciella menatap penuh kerinduan ke arah Nauvall, berharap Nauvall langsung mau memeluk nya.
"Sudah lupakan... maafkan Aku Grac, karna sudah membohongi mu selama ini" ucap Nauvall membalas tatapan Graciella dengan penuh penyesalan.
__ADS_1
"Apa Kau tidak merindukan Aku?" ujar Graciella menghapus sendiri air mata nya.
"Maaf Grac, Aku akan berdosa kepada Tuhan. jika merindukan perempuan yang sudah mau menikah" ucap Nauvall berbohong.
"Baik tidak apa jika Kau tidak merindukan Aku, " ujar Graciella mencoba tersenyum.
"Percayalah itu adalah kebohongan terbesar Ku Grac, peluk Aku terlebih dahulu Grac. Ayo Aku merindukan mu sangat merindukan malah." ucap Nauvall dalam hati penuh harap.
"Bagaimana bisa Kau, berada di Indonesia tidak memberi tahu Ku? dan apa tujuan mu menyamar dengan memakai kumis, dan rambut palsu, dan menjadi bodyguard Ku" ujar Graciella lagi tanpa mau menatap wajah Nauvall, yang sedang memandang nya.
"Nanti Kau akan tau sendiri" ucap Nauvall mengalihkan pandangan nya.
Graciella menganggukan kepala nya dan bangkit berdiri berniat ingin segera pergi dari dalam kamar Nauvall, tapi sebelum diri nya keluar. satu ciuman hangat di berikan nya untuk laki-laki yang sangat begit diri nya rindukan.
Sedangkan Nauvall, yang mendapat ciuman di pipi nya langsung terkejut membelalakkan mata nya. Graciella langsung berlari saat Nauvall masih belum sadar dari keterkejutan.
Haaiii...!! Aku Queen, aku baru saja menulis cerita novel terbaru Ku yang berjudul' Perjanjian' bagi kalian yang suka gendre horor, misteri, dan petualangan. langsung aja yok. mampir di novel terbaru Ku, dan jangan lupa untuk memberikan dukungan kepada Ku agar aku semangat ngelanjutin cerita nya Terimakasih...ππ.
__ADS_1