Hargai Aku

Hargai Aku
Bersama kita bisa!


__ADS_3

Like, coment, bintang lima, dan votte Terimakasih...!!!


Author akan crazy Up, kalau kalian para readers.. Crazy votte juga buat Aku🤭 maaf ya kalau Aku maksa hehehehe tapi Aku beneran janji deh kalau kalian votte yang banyak buat Aku, aku juga akan crazy Up.😊


😘😘😘😘.


Graciella, dan Nauvall sudah berhasil mengambil senjata di kamar Alfin.


mata Nauvall tidak sengaja mengintip ke bawah ia lihat puluhan orang sudah mengepung mansion Sanjaya.


"Grac jangan lengah musuh kita tidak sedikit! berhati-hatilah" ujar Nauvall yang di balas anggukan kepala oleh Graciella.


"Isi peluru mu sebanyak mungkin, dan ini bawalah pisau" ucap Graciella melemparkan pisau lipat ke arah Nauvall, yang langsung di tangkap dengan tepat oleh Nauvall.


"Gawat! mereka sudah mengepung mansion ini bagaimana?" tanya Sisil saat sudah sampai tidak jauh dari mansion Sanjaya.


"Cepat ganti baju mu dengan baju anti peluru!" perintah Arka yang langsung di iyakan oleh Sisil.


Sisil, lantas kebelakang dan langsung mengganti baju nya saat sudah ia siap ia kembali lagi ke depan.


"Kau tidak salah membawa mobil ini Sayang" puji Sisil kepada Suami nya.


"Ambil alih kemudi ini biar menembak itu menjadi urusan Ku," ucap Arka dan mereka pun segera mengganti posisi.

__ADS_1


Graciella, dan Nauvall juga tidak tinggal diam mereka sudah beraksi tembak-menembak, sudah mereka lakukan dengan musuh.


Dan baru saja Graciella, dan Nauvall turun dari tangga suara tepuk tangan menyambut mereka.


"Hebat juga kalian hanya berdua saja bisa menumbangkan anak buahku," ujar Laki-laki paruh baya itu sambil tersenyum miring.


"Banyak omong!" ucap Graciella marah dan langsung melesatkan tendangan maut nya ke arah dada pria itu.


Seketika pria itu pun langsung jatuh ke lantai, tapi tidak membuat ia merasa takut sama sekali.


"Lumayan" ujar nya bangkit berdiri dan langsung membalas untuk menyerang Graciella.


Nauvall yang melihat Graciella, di serang juga tidak tinggal diam diri nya langsung maju. dan menangkis Bogeman tangan Herry, ya laki-laki paruh baya itu adalah Herry. Ayah kandung dari Arga.


Bukan nya takut Herry, malah tertawa sangat keras.


Herry langsung menyikut perut Nauvall, yang membuat Nauvall langsung melepaskan nya.


Herry melayangkan satu pukulan nya ke wajah Nauvall.


Bugh...!


"Nauvall!" teriak Graciella dan langsung kembali menendang pinggang Herry.

__ADS_1


Sisil, dan Arka sudah berhasil menjatuhkan setengah musuh. Sisil memasukan mobil Anti peluru mereka ke dalam halaman mansion.


*Dor..


Dor..


Dor*..


Menembakkan musuh yang masih tersisa, dan ada juga yang mereka tambrak dengan mobil.


"Istri yang hebat" puji Arka.


"Suami yang tidak kalah hebat juga" ucap Sisil sambil tersenyum manis ke arah Suami nya, yang membuat Arka semakin semangat. untuk menjatuhkan musuh-musuh.


Dor...!


Peluru begitu saja melesat jika saja Graciella, tidak menghindar mungkin saja peluru itu sudah mengenai jantung nya.


Saat mata nya mencari-cari siapa yang menembak tapi sayang tidak ia temukan.


"Grac fokuskan pandangan mu jangan sampai lengah!" ujar Nauvall sambil terus menghindari serangan dari Herry.


"Ya.. Aku tahu Kau juga harus berhati-hati laki-laki itu licik!"

__ADS_1


__ADS_2