Hargai Aku

Hargai Aku
Payung episode baru season 2.


__ADS_3

Siska sedang menikmati secangkir kopi di meja nya. ia dikejutkan dengan suara Julian memanggil nama nya.


"Siska?" sapa Julian.


"Pak Julian?" Julian mengangguk.


"Yang tadi itu siapa?" tanya Julian duduk di atas meja kerja Siska.


"Itu Om saya Pak, kenapa memang nya" jawab Siska heran.


"Kau tinggal bersama Om mu?" Siska langsung menggelengkan kepala nya cepat.


"Tidak Pak. saya tinggal sendiri!"


"Baik... terimakasih!" Julian langsung pergi dan meninggalkan Siska yang membuat Siska, menatap punggung Julian dengan perasaan yang bertanya-tanya.


Sebenarnya sudah tidak ada lagi yang harus Siska kerjakan. tapi ia memilih untuk menikmati secangkir kopi terlebih dahulu dan saat kopi nya sudah habis baru ia bangkit berdiri, berjalan ke arah lift. dan keluar dari perusahaan saat itu juga hujan turun Erick yang melihat Siska sudah keluar pun langsung keluar dari mobil membawa payung.


"Icha!" panggil nya Siska langsung menatap ke arah Erick yang sedang berlari dengan memegang payung ke arah nya.


Membuang nafas panjang. "Ayo pulang" ajak Erick Siska mendelik malas mata nya tak sengaja melihat Arsen saat itu.


Mengambil kasar payung dari tangan Erick, dan berjalan menghampiri Arsen.

__ADS_1


"Pak Arsen" dan Arsen langsung menengok ke arah Siska.


"Ada apa?" tanya nya tegas.


"Bapak sedang menunggu hujan berhenti ya?"


"Heeem"


"Ini Pak, payung pakai saja" Arsen melirik ke arah payung berwarna pink di tangan Siska. " Udah ambil aja saya tahu bapak lagi buru-buru kan?"


"Pink? aku di suruh pakai payung pink" Arsen tampak berpikir lama sebelum ia mengambil payung itu.


"Oke" Arsen langsung mengambil payung tersebut dan memakai nya berjalan ke arah mobil dan masuk ke dalam.


"Kenapa Om?" tanya nya.


"Lalu kita pakai apa?" jawab Erick kembali bertanya.


"Ga usah lebay deh om!" ucap Siska berjalan meninggalkan Erick melewati hujan untuk sampai ke mobil.


Dan Erick terpaksa melepas jas nya. berlari ke arah Siska dan menjadikan jas nya sebagai payung. tapi tetap saja tubuh mereka basah karna Erick memarkirkan nya agak jauh.


Erick membukakan pintu untuk Siska saat Siska sudah masuk diri nya pun berlari ke arah pintu nya masuk menyalahkan mobil. dan langsung meninggalkan parkiran perusahaan.

__ADS_1


Hujan turun semakin deras... dan sesekali mata Erick melirik ke arah Siska yang asik mendengarkan lagu dari ponsel nya.


"Icha apa Kau tidak merasa dingin" Siska menggeleng.


"Jika Om merasa dingin matikan saja AC nya." Membuat Erick langsung mematikan AC. mobil.


Dan saat mereka sudah sampai di halaman parkir apartemen hujan sudah mulai reda. seperti biasa Siska turun terlebih dahulu.


Erick mengikuti nya dari belakang.


Menaiki lift dan saat melewati lorong kamar tepat Julian tinggal. Erick berhenti Siska tidak menyadari itu mengetuk pintu Julian tapi tidak terbuka-buka.


"Seperti nya dia belum pulang nanti saya ku temui nya lagi" ucap nya kembali berjalan ke arah kamar apartemen Siska.


Erick membuka pintu itu. karna Siska tidak sepenuh nya menutup.


"Erick ganti baju mu" ucap Arka melemparkan sesetel baju ke arah Erick yang langsung diterima laki-laki itu.


"Terimakasih Tuan!"


"Kamar mandi nya ada di dekat dapur" Erick mengangguk dan langsung berjalan ke arah dapur untuk berganti baju di kamar mandi.


"

__ADS_1


__ADS_2