Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku

Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku
Bab 115. Maafkan Aku Sayangku Telah Menyakiti Kamu,


__ADS_3

Alisa setiap hari hanya bisa menangis, Suaminya yang dulu begitu menyayanginya dan mencintainya, menjadi pribadi yang dingin dan cuek kepadanya, bahkan tidak segan membentaknya dan selalu memancing pertengkaran.


Alisa menangis di dalam kamarnya, Suaminya


tidak ada dalam rumah, dia selalu keluar dan malas di rumah.


"Mengapa kamu sangat jahat sayang, ? kamu sangat tega.


Apakah kamu sudah bosan denganku..?


Apakah aku tidak secantik dulu lagi..?


Semakin hari, kamu sangat senang menyakiti aku sayang..?


Aku selalu menerima semua kekurangan kamu sayang...Tapi mengapa kamu menyerah denganku sayang..?


Huhuhu...huhuhu...huhuhu....


Apakah aku Masih harus memilihmu sayangku, ?


jika kamu terus menyakiti aku setiap hari.


Huhuhu...huhuhu..


Mana Andre Suamiku dulu yang begitu mencintaiku, dan sayang...padaku..


Huhuhu...huhu....Aku sangat merindukan Suamiku yang dulu....Dimana kamu yang dulu sayangku...huhuhu....huhuhu...."


Alisa terus menangis. Sedangkan Alisa tidak tahu, Suaminya sudah dari awal di sana berdiri di samping pintu melihatnya, meratapi hubungan mereka yang sudah dingin, dan saling menyakiti dan Andre pun menangis, Andre sangat ingin sekali memeluk istrinya, tapi mengurungkan niatnya, dia tidak sanggup lagi melihat betapa menderitanya istrinya, dan dirinya jika harus bertahan dengannya.

__ADS_1


Andre berjalan gontai ke kamar lainnya dan menguncinya.


Andre duduk bersandar di belakang pintu, meremas rambutnya dan menangis.


"Maafkan aku sayangku telah menyakiti kamu....aku sangat mencintai kamu sayangku..."


Terkadang aku ingin membawamu pergi jauh dari keluarga kita sayang....Tapi kamu tidak akan sanggup menderita sayangku, kamu sudah terbiasa hidup mewah dan serba ada dan cintaku tidak boleh egois dan aku tidak sanggup lagi terus di hina, dan di caci keluarga kamu....huhuhu..huhuhu....


Aku sangat mencintai kamu, tapi cinta tak boleh egois, dan tidak selamanya memiliki. Jika dengan berpisah dengan kamu sayang, kamu masih bisa menikah dengan orang lain yang sesuai keinginan keluarga kamu sayang, jangankan nyawa, kebahagiaanku rela ku lepaskan demi kamu sayang....huhuhu..


huhu....huhuhu....Aku sangat mencintai kamu Alisa sayang dan anak kita, tapi demi kebahagiaan kalian...huhuhu...huhuhu..


aku rela berkorban...huhuhu...huhu.."


Andre terus menangis dan begitupun Alisa.


Setelah puas menangis, Andre pun keluar rumah menenangkan dirinya.


Tak berselang lama Andre pulang, dengan wajah yang dingin dia menatap istrinya, padahal di dalam hatinya, ingin sekali memeluk, dan mencium istrinya. dan meminta maaf telah sangat menyakiti hati istri yang begitu di cintainya.


Alisa mendekati Suaminya dan mulai marah.


"Mengapa kamu selalu di luar rumah...?


Apakah kamu ada wanita lain di luar sana hah..?


Apakah kamu sudah selingkuh dariku ?


Air mata Alisa mulai bercucuran dan menatap Suaminya penuh kebencian.

__ADS_1


Aku sudah muak dengan pernikahan ini...aku sudah tidak bahagia lagi...kamu hanya selalu menyakiti aku..."


Andre menatap istrinya tajam, dan berkata.


"Baiklah kita pisah saja, akupun tidak bisa lagi sama kamu..."


Andre berjalan mendahului Alisa, tampa Alisa tahu Andre pun menangis, sama dengan dirinya.


"Andre tunggu...jangan menghindari ku...tunggu Andre."


Andre berjalan ke kamar yang lain, dan langsung menguncinya.


Alisa mengejarnya dan menggedor pintunya, sambil menangis.


Andre terduduk di belakang pintu dan menangis.


"Andre...tolong Andre buka...Andre...aku sangat mencintai kamu Andre...Jika kamu memang berselingkuh dariku...aku akan memaafkan kamu Andre, kalau perlu aku bersujud di kaki perempuan itu, agar melepaskan kamu sayang...Kamu milikku sayang...aku sangat mencintai kamu sayang...kumohon Andre...huhuhu..huhu..


Kasihani aku...anak kita masih kecil Andre...huhuhu...huhu...Apa kamu tidak kasian sama dia...huhuhu..huhu..huhu..


Maafkan aku sayang ..buka Andre...buka pintunya ...huhuhu...huhu....aku tak bisa hidup tampa kamu sayang ..huhuhu...huhu..


kasihani aku Andre...Apapun akan kulakukan demi kamu...huhuhu...huhu...bicaralah padaku Andre...huhuhu...."


Andre pun menangis tersedu - sedu. Badannya terguncang menahan kesedihan yang sangat besar, dia hanya membelai daun pintu dan merapatkan wajahnya di daun pintu dan menangis.


"Maafkan aku sayang ...aku sangat pengecut, ini aku lakukan demi kebahagiaan kita juga sayang....Maafkan aku sayangku...huhuhu..huhu..huhu..."


Mereka berdua terus menangis, walau tidak saling melihat, Karna terhalang daun pintu.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2