Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku

Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku
BAB 41. Ayahku Idolaku


__ADS_3

Dukung Author. dengan memberikan vote, like dengan comment yah. Sebanyak - banyaknya yah. Ratingnya sangat rendah My Readers.


Bantu share ke teman, sahabat dan kerabat yah.


Love Love You All


Lanjut Bab 42.


Andre terus merenung dan hatinya bertambah sedih. Dia pun berkata lirih kembali.


"Apakah aku kuat menjalaninya.? Tapi Alisa di mimpiku tetap memilihku.


Apakah aku hentikan hubungan kami dan menjauhi Alisa ?


Tapi aku begitu mencintainya.? Aku bingung..... "


Andre melihat jam dinding sudah menunjuk jarum angka 1.

__ADS_1


"Aku shalat Tahajjud dulu. Dialah Sang Pemilik Takdir. Kita hanyalah hamba Allah SWT, hanya bisa berserah diri kepada-NYA .Semoga Yang Maha Kuasa tetap mengijinkan kami untuk bersama."


Tak terasa air bening mengalir di kedua pipinya kembali.


"Mengapa air mata ini begitu mudahnya keluar..? Begitu beratnyakah penderitaan itu nantinya. Begitu besarkah kesedihan itu akan aku tanggung.'


Andre bangun dari tidurnya, melangkah ke kamar mandi untuk mengambil air Wudhu dan kembali ke kamarnya. Untuk Shalat Tahajjud. Diapun mulai Berniat dan Takbir dan mulai membaca Ayat Iftitah dan Alfatiha dan Ayat pendek Al-Quran. Dan melakukan gerakan shalat Tahajjud dua rakaat.


Di akhir shalatnya Andre mengadahkan kedua telapak tangannya, ke atas dan berdoa dengan khusyu.


"Yaa Allah...Yaa Tuhanku... Sang Pemilik Takdir. Aku serahkan sepenuhnya takdir jodohku Kepadamu Yaa Rabb....Aku sangat mencintainya walau baru bertemu dengannya... tetapi ikatan hati ini sudah seperti kami sudah lama saling mengenal dan saling menunggu.... Aku sangat mencintainya Ya Allah....Tapi Aku lebih mencintaimu Ya Allah.... Berikanlah kami Pilihan yang terbaik Ya Allah.... Izinkanlah kami bisa menjalani hari - hari Kami dengan baik....Dan Semoga kami berjodoh.... dan semoga cinta kami bisa saling menguatkan.... Amin Yaa Rabb Alamin.


Andre selain berwajah tampan dia rajin melaksanakan ibadah shalat. Karna dari kecil Ayahnya sudah mendidiknya dengan tegas dan disiplin. Mengajarkan anaknya untuk melaksanakan perintah dan kewajiban sebagai Hamba Allah SWT, yang beragama Islam. Yakni shalat 5 waktu. Dan kebaikan lainnya. Seperti jujur, sabar dan berhati rendah hati, dan menolong orang yang memerlukan pertolongan, dan kebaikan lainnya. Harta tidak selamanya, tapi amal kebaikan itulah yang Abadi yang akan melindungi kita di dunia dan akhirat. Amin Yaa Rabb Alamin.


Andre mengingat Ayahnya. Jika dia selalu di hadapkan masalah yang sedih dan meresahkan jiwanya. Dia selalu mengingat Ayahnya. Dan sikap sabar yang selalu Ayahnya nasehati untuk anak - anaknya.


"Benar kata Ayah, kita harus sabar dan menyerahkan sepenuhnya kepada Yang Maha kuasa. Kita hanya bisa berdoa dan berusaha Dan berserah diri sepenuhnya kepada Sang Maha Pencipta."

__ADS_1


Andre merenungi, apa yang selalu Ayahnya ajarkan dan selalu mengingat nasehat Ayahnya jika ingin selamat Dunia dan Akhirat. Dan masa kecilnya dengan Ayahnya yang sangat indah dan banyak pelajaran kehidupan yang sebaiknya. Dan selalu rajin menunaikan ibadah shalat 5 waktu sebagai seorang muslim. Karna sudah ketentuan bahwa itu Wajib. Dan memang kewajiban seorang muslim yang taat pada Pencipta- Nya dan beragama.


"Itulah selalu nasehat Ayahku yang tak pernah bosan dia selalu mengulangnya dan mengingatkan kepada Kami, anak - anaknya."


Andre tersenyum dan berkata dengan cinta yang besar.


"Ayahku Idolaku."


Kata Andre tersenyum. Andre sangat menyayangi dan mengidolakan Ayahnya dan ingin menjadi seperti Ayahnya kelak jika sudah memiliki keluarga juga nantinya.


Andre mengingat Ayahnya sewaktu Andre masih kecil, Waktu itu dia berumur 5 tahun. walau jarak mesjid dekat. Ayah Andre membangunkannya dengan kasih sayang. Menciumnya sampai dia terbangun dan menggosokkan kumis ayahnya, yang membuat Andre kecil terbangun dan menggendongnya dan membantu anaknya cara berwudhu. Kemudian mengeluarkan sepeda kumbang nya dan membonceng Andre ke mesjid. Untuk shalat shubuh. di akhir shalatnya, Andre kecil tertidur pulas di mesjid karna ayahnya berdoa dan berdzikir. cukup lama. Dan Ayahnya membangunkannya lagi dengan kumisnya dan menggendongnya lagi.


Andre ingat jika dia sedang bermain dengan temannya sewaktu kecil. sudah berumur 7 tahun. Ayahnya akan datang mencarinya, dengan kayu kecil, jika tidak pulang shalat dhuhur.


Jadi sesibuk apapun bermain dia tetap berlari pulang untuk shalat. walau pun shalatnya di balap sampai bacaan jg di balapnya. Karna takut Ayahnya. Dan akhirnya menjadi kebiasaan sampai saat ini.


Andre 5 bersaudara. kakaknya sudah 3 orang menikah dan tinggal di luar kota. Sisa Andre dan kakak perempuannya yang tinggal bersamanya. Di rumah mereka saat ini. Sedangkan Ayah dan ibu Andre tinggal di desanya berkebun. Di luar kota juga. Karna Ayahnya sudah tua tidak bisa lagi menjadi mandor proyek. Kebetulan Ayahnya memiliki sedikit kebun di sana dan rumah kecil. sedangkan Andre bekerja untuk biaya sekolahnya

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2