Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku

Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku
BAB 81. Aku membencimu Kak Alisa.


__ADS_3

Papa Alisa sangat marah, anak gadisnya tega mempermalukannya, ini sungguh aib besar.


Pinangan untuk Alisa terus berdatangan. Alisa memang idola di keluarganya, mendengar Alisa sudah boleh di lamar, keluarga yang memang dari dulu mengidamkan nya jadi Istri dan menantu, tak menyiakan kesempatan itu, segera datang melamar Alisa.


Keesokan harinya, kakak Andre datang ke rumah Alisa dan menceritakan jika Alisa ada di rumahnya. Dia memperkenalkan diri sebagai Abang Andre. Dia datang melamar Alisa untuk adiknya.


Papa Alisa sangat kecewa dengan anaknya, yang di harapnya membanggakannya. Papa Alisa hanya diam.


Sudah tiga hari kakak Andre terus datang ke rumah Andre, meminta persetujuan dan akhirnya Papa Alisa sangat kesal dan akhirnya menerima pinangan Andre, padahal dia sudah mendapat calon untuk anaknya, yakni kakek Didi Prayana.


Papa Alisa mau menerimanya, Karna kakek Didi salah satu orang paling kaya di kotanya, dengan menerima pinangan itu, keluarga mereka akan makin di segani.


Bahkan saking kesalnya dia juga menawarkan dua anak gadisnya, adik Alisa, Mayang dan Nia. Yang sudah tamat SMA dan Nia sudah di kelas 3 SMA sudah mau tamat juga. Jika membuka pintu pinangan untuk kedua adik Alisa juga.

__ADS_1


Kedua anaknya dia berikan kepada kakek Didi Prayana, untuk di pilihnya, tapi Kakek Didi Prayana, tidak mau karna yang sangat di cintai cucunya, hanyalah Alisa.


Saking kesalnya dan tidak mau kedua anak gadisnya nantinya mempermalukannya, Papa Alisa menerima pinangan untuk Mayang dan Nia, menerima pinangan yang sebenarnya untuk Alisa, dan akhirnya mau menerima kedua adik Alisa untuk anak mereka.


Keluarga besar Papa Dan Mama Alisa juga sangat kecewa dengan Alisa, lebih memilih kasta yang lebih rendah dari mereka. Paman dan Bibinya dari Papa dan Mamanya sangat marah dengan Alisa yang mempermalukan keluarga besar mereka. Dulu mereka sangat menyayangi keponakan mereka, saat ini sangat marah dan kecewa dengan Alisa.


Mayang dan Nia sangat sedih dan kesal pada kakaknya, mereka belum mau menikah, mereka masih ingin sekolah, bahkan sudah memiliki pilihan hati juga masing - masing. Tapi takut dengan orang tuanya, hanya bisa pasrah dan menangis mendengar papanya sudah menerima pinangan keluarga yang rata - rata pengusaha besar, yang kaya, tajir melintir untuk menjadi suami mereka.


Mereka berdua hanya bisa menangis, menyalahkan Kakaknya Alisa.


Mereka berdua menyalahkan kakaknya yang ceroboh dan bertindak seperti itu, dan akhirnya mereka pun terkena imbasnya.


Beberapa hari kemudian, Alisa di antar kakak Andre pulang, Karna Papanya dengan terpaksa menerima lamaran Andre, agar nasib kedua putrinya, tidak berdampak dengan guncingan orang.

__ADS_1


***


Satu Minggu berlalu pesta perkawinan Alisa pun di gelar duluan. Semua tetangga mungkin menyangka Papa Alisa baik, karna mau menerima pinangan orang biasa, beda dengan keluarga dekat yang merasa jijik dengan kelakuan Alisa. Bahkan Abang Yusuf dan Abang Adrian sangat kesal dengan Alisa, sudah mencoreng nama besar keluarga mereka.


Papa dan Mama Alisa sangat marah bahkan kedua adiknya, entahlah bagaimana nasib perkawinan mereka nantinya, yang memiliki batas dinding ego, harga diri, tahta dan nama besar golongan atas yang sulit menerima golongan yang ada di bawah.


Yang Maha Kuasa menciptakan hambanya dengan tidak membedakan kasih sayangnya, tapi manusia di beri hati dan pikiran untuk memilih dan memberi pula balasan perbuatan baik dan buruk mereka, di kemudian hari jika roh sudah meninggalkan raga, yakni kematian. Semua kembali pada pilihan hati masing - masing.


Dunia begitu indah dan menyilaukan mata hati, bagi orang - orang yang merasa paling hebat, paling kaya dan menjadi sombong dan tamak harta, mereka tidak memikirkan akan ada kematian, yang nantinya semua harta dan nama besar mereka tidak akan menyelamatkan mereka, malah menyengsarakan mereka karna harta mereka hanya ada di dunia, dan tak akan mereka bawa ke akhirat.


Itulah dunia manusia yang penuh warna, dan manusialah yang memilih jalan hidup mereka masing - masing, dan akan mempertanggung jawabkan juga nantinya di dunia dan akhirat.


Terkadang Yang Maha Kuasa yang menyayangi salah satu hambanya yang tersesat, memberinya hidayah dan akhirnya kembali ke jalan yang benar.

__ADS_1


Allah Yang Maha Kuasa , Maha Adil, Maha Bijaksana, Maha pengasih dan Penyayang dan Maha segala - galanya. Semoga kita semua tetap ada di jalan kebaikan, dan perlindungan. Nya. Amin Yaa Rabbal Alamin.


Bersambung.


__ADS_2