
Di tempat lain, Alisa pun sudah bersiap untuk pulang ke rumahnya, dia yakin Andre pasti ada di rumah mamanya. Mobil jemputan nya sudah datang menjemputnya ke bandara.
Alisa pun ke bandara, dan setengah jam kemudian dia sudah naik di pesawat yang siap terbang.
Tak terasa 45 menit berlalu, pesawat sudah mendarat di kota yang ingin dia tuju,
Setelah pesawat mendarat Alisa pun mengambil mobil carteran ke kotanya. Setelah 3 jam perjalanan dia pun sampai di kotanya, tapi dia tidak kerumahnya. Dia langsung kerumah mertuanya.
Alisa langsung masuk kerumah Andre dan melihat kedua mertuanya duduk di ruang tamu.
Alisa langsung bersimpuh di depan mama Andre dan menangis kencang. Menyimpan kedua tangannya di pangkuan mertuanya.
"Huhuhu....huhuhu.....Ibu...Tolong Alisa Ibu...Bantu Alisa Agar Andre Kembali Padaku Ibu..huhuhu...bantu aku yakinkan Andre, kalau
aku sangat mencintainya ibu...huhuhu..
huhu..aku tak bisa hidup tampa dia...ibu...huhuhu..huhu..kasian Afkar masih kecil ibu..huhuhu ..huhu... "
Ibu Andre hanya bisa menangis dan mengelus rambut Alisa, Ibu Andre hanya bisa menangis, tidak tahu mau bilang apa.
Alisa sudah berbaring di pangkuan ibu mertuanya, terus menangis tersedu - sedu, dia sudah banjir air mata.
__ADS_1
Ibu Andre hanya bisa mengelus kepala Alisa penuh kasih sayang.
Setelah puas menangis, Ibu Andre menarik Alisa untuk duduk di sampingnya.
"Alisa sayang...maafkan ibu...Andre memang kemari, tapi dia sudah pergi...ibu sudah mencoba nasehati dia, tapi keputusannya sudah bulat nak. Ibu juga sangat sakit nak..dan sedih...Huhuhu..huhu.."
Ibu Andre tidak bisa lagi menahan tangisannya, dia memeluk Alisa yang sudah menangis tersedu - sedu. Mereka saling bertangisan. Ayah Alisa hanya bisa tertunduk sedih, dia pun menitikkan air mata nya, sangat sedih melihat istri dan menantunya, dan tak bisa berbuat apa - apa.
Kakak Andre hanya bisa menangis dan masuk ke kamarnya menangis tersedu - sedu.
"Adikku...mengapa nasib kamu harus semalang ini...? huhuhu..."
Kakak Andre hanya bisa menangis memeluk bantalnya.
"Alisa...Maafkan anak ibu...dia begitu lemah dan tak bisa pertahankan rumah tangganya, ibu sudah berusaha menasehatinya nak. Jika kalian masih ada takdir bersama, pasti kalian akan bersatu kembali. Alisa...kamu harus kuat demi Afkar yah nak...kamu harus sabar sayang...Jika memang Andre masih jodoh kamu nak, dia pasti akan kembali lagi kepadamu nak. "
Alisa hanya bisa menangis sedih, matanya sudah menyipit karna sudah beberapa hari terus menangis.
Dia tahu kalau Andre memang telah bertekad bulad menceraikannya. Saat ini mertuanya pun pasrah. Saat ini Alisa tak memiliki harapan untuk mengembalikan lagi Andre ke pelukannya lagi.
Ayah Andre pun berkata.
__ADS_1
"Alisa ..saat ini kamu harus fokus ke Afkar, dan rajin berdoa agar Andre mau menyadari dan mengubah keputusannya, dan kembali lagi kepadamu nak. Kami pun sebagai orang tua Andre akan mendoakan kalian nak. Kamu harus tabah yah nak."
Kata Ayah Andre dengan tatapan sendu, dia sangat kasian dengan menantunya.
"Ayah...Ibu...baru tiga hari aku tidak melihat suamiku ..rasanya aku mau mati saja..Ayah...huhuhu...aku sangat mencintainya Ayah...
Mengapa dia begitu cepat melupakan ku ?
Apa salahku Ayah...huhuhu...?
Apa kekuranganku Ayah ..?" Huhuhu..huhu...Andre sangat kejam kepadaku Ayah...huhuhu...huhuhu..."
"Kamu tidak salah apa - apa nak...ini memang hanya ujian yang telah Yang Maha Kuasa berikan kepada kamu nak dan Andre. Yakinlah nak, Yang Maha Kuasa takkan mungkin menguji hambanya melebihi batas kemampuannya nak, pasti ada hikmah dari semua ini nak.
"Tapi Ayah...huhuhu...Aku tak bisa hidup tampa Andre...Ayah...dia cahaya hidupku..Ayah...huhuhu...dia bagiku adalah nafasku, dia kesayanganku ayah ..aku sangat mencintainya Ayah...huhuhu....tolonglah aku ayaaahhh...huhuhu ..aku benar - benar tak bisa bertahan hidup lagi...Andre sudah membunuhku pelan - pelan Ayaahh...huhuhu...
Mengapa dia sangat tega kepadaku Ayaaahh...huhuhu..."
Ibu Andre memeluk Alisa dengan sangat erat, sambil menangis dia sangat kasian dengan Alisa. Mereka berdua pun saling menangis tersedu - sedu. Kedua tubuh itu terguncang keras karna, tangisan yang tak bisa lagi mereka bendung, kesedihan saat ini begitu menguasai hati mereka, rasa sakit yang sangat mendalam, begitu perih merobek - robek dinding hati mereka, menyisakan luka yang begitu perih dan menyakitkan.
Ibu Andre berdoa dalam hati.
__ADS_1
"Yaa Allah...kasihanilah Anakku Andre dan Alisa...persatukan mereka lagi Yaa Allah, berilah mereka kekuatan untuk bertahan dan melanjutkan hidup mereka. Dan ijinkan suatu hari nanti, mereka akan kembali bersatu kembali, dan tidak akan ada penghalangnya lagi. Amin YRA 🤲🤲
Bersambung.