Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku

Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku
BAB 33. Lambat Loading


__ADS_3

Alisa pulang kerumahnya dengan hati yang bahagia. Cintanya tidak bertepuk sebelah tangan, Di lain sisi hatinya resah memikirkan Ariel.


****


Di sekolah, setelah jam istirahat, Alisa bercakap dengan Mila. Di kelasnya.


"Mila, aku ada berita gembira dan berita buruk"


Mila mengernyitkan keningnya, kebingungan.


"Kabar baik apa?


"Mila....aku senang sekali Andre dan aku sudah....resmi....pacaran....Yeaaah....!" Aku sangat bahagia Mila, cintaku tidak bertepuk sebelah tangan. Malah dia lebih dulu melihatku. Dan jatuh cinta denganku....Dan waktu pindahan rumah. Andre jatuh cinta denganku.....!! Sebelum aku bertemu, dengannya, sepulang dari kantin itu, denganmu Mila."


Alisa berbicara dengan cepat dan tak terputus, saking bahagianya.


Mila Memajukan telapak tangannya.


Stooop....Tunggu..., kamu diam dulu. Biarkan aku bicara....., Setahu ku Andre pemalu dan pendiam. Bagaimana bisa, kamu dan dia hanya sehari. Terus jadian....terus saling curhat..Dan jadian....?"


Menatap Alisa penuh kecurigaan dengan mimik jengah.


" Jangan - jangan kamu duluan yaah...!!


Ciiih...,murahan sekali. Kamu datang kerumahnya..teruuus... , menyeretnya masuk ke kamarnya....teruuus menggodanya...., oooh tidaaaak memalukan sekali..."


Alisa berteriak panik.


"Stoooop....Mila. Kok kesannya, aku murahan sekali yah."


"Emang...., murahan....., baru sadar yah."


Kata Mila sewot. dan mencibir.


"Mila.... , Kamu salah faham. ceritanya Anti Mak comblang ku."


Alisa menceritakan kisah awalnya Anti menjebaknya dan akhirnya dia dan Andre dekat. Dan saling menyatakan cinta.


Mila terkekeh.

__ADS_1


"Hehehe....hehe...., Bocah itu, sangat pintar dan cerdas, bisa menjebak kalian."


Mila terpingkal kembali. Cerita Alisa sangatlah lucu. Mengocok perutnya. Alisa terus bercerita sambil tertawa. Anti telah menjebaknya habis - habisan.


"Hahaha....haha...., Kalian pasti sangat menggelikan. Bocah itu sukses mengerjai kalian."


Tapiii...., Mila....,Bagaimana dengan Ariel!!"


Raut muka Alisa, berubah sedih.


Mila yang terkekeh dan berubah ketus.


"Pikirkan saja sendiri. Dasar gadis serakah"


Mila meninggalkannya dan keluar ruangan.


Alisa mengejarnya.


"Mila...., bantu aku dong..Carikan cara untukku membagi waktuku'


Mila terkekeh. Dia menceritakan dirinya pernah juga menduakan pacarnya. Sangat ribet dan memusingkan kepala dan akhirnya ketahuan dan dia diputuskan. Untungnya waktu itu, aku tidak terlalu mencintai kedua pria itu. Waktu aku bingung pilih yang mana. Sama - sama tajir, tampan dan penyayang. Jadi bingung milihnya. Dan akhirnya mereka berdua membenciku.


"Alisa langsung defresi berat, badannya terasa lemah. Jantungnya seperti berhenti berdetak. Tulang rusuknya, rasanya patah satu persatu. Dia pun mencekik lehernya dengan satu tangan. Diapun langsung merengek dan menangis tertahan Tampa air mata.


Mila menatap sahabatnya geli.


"Aku ada satu cara."


Alisa menatap sahabatnya dengan mata berbinar bahagia.


"Trima kasih Mila. Apa idemu.?"


Dengan wajah serius.


"Putuskan salah satunya."


Alisa menatap kesal.


"Milaa....Aku tidak mau tahu pokoknya, Jika aku ketahuan Andre bersama Ariel, Aku bilang Ariel pacarmu."

__ADS_1


berlalu meninggalkan Mila.


"WHAT?????"


Mila Berteriak dan mengejar Alisa.


"Tungguuu...., Kok gitu sih?"


Alisa berlari kecil menuju kantin dan tertawa geli. Mila mengejarnya.


"Alisa...., Tunggu....Aku tidak mau..."


Alisa berhenti dan berbalik, menjulurkan lidah ke Mila, mengejeknya. Tiba - tiba ada Sebuah tangan memegang pergelangan tangan Alisa. Alisa berbalik dan dia pun tersentak dan tersipu malu.


"Sayaaang....ada...apa....dengan Mila."


Ternyata Andre yang memegang tangan Alisa.


Alisa panik. Giliran Mila yang tersenyum geli. Alisa melihatnya dengan wajah memohon dan Mila membalas Alisa dengan menjulurkan lidahnya juga.


"Weeeeek"


Andre kebingungan. Mila mendekati Andre.


"Ciyeeee...ciyeeee...Nggak nyangka. Makhluk secuek dan sedingin es, sepertimu Ariel tertarik dengan sahabatku ini. Yang polos dan lambat Loading."


Alisa bersungut kesal.


"Emangnya aku jaringan, lambat Loading."


Memanyungkan bibirnya kesal.


Andre sangat gemas melihat wajah imut kekasihnya. Dan tak sadar mengusap kepalanya.


Alisa tersipu malu.


Mila terkekeh. Dan meledek.


"Ciyeee.... ciyeeee, senangnya ada yang merhatiin....jadi....Bapeeeer...deeeh. Di belaaai....., Ayang ganteeeng....., Hehehe..."

__ADS_1


Bersambung


.


__ADS_2