Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku

Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku
BAB 32 Aku Juga Sangat Mencintaimu Andre


__ADS_3

Dukung Author dengan Vote, like dengan Comment yah, di setiap Bab nya.🙏🙏.


...ALISA...




...Andre...



...ARIEL...



Lanjutan Bab 32.


Alisa sangat bingung memikirkan Ariel. yang sudah sangat mencintainya.


Andre berbalik menatap Alisa, yang wajahnya berubah sendu.


Andre memegang jemari Alisa. Dia sangat takut gadis yang di cintainya ini, membencinya.


"Sayang..., maafkan aku."


Alisa tersentak. Kata sayang yang terucap dari bibir Andre. Membuat hatinya sangat senang dan bahagia.


"Apakah Andre, sudah meresmikan hubungan kami. Tapi dia belum menyatakan rasa cintanya."


Alisa menatap Andre, dengan senyuman.


Andre sangat terpukau dengan senyuman Alisa, yang tampak sangat mempesona. Sangat serasi dengan wajahnya, yang sangat cantik.


"Andre....Apa kamu memanggilku dengan kata sayang. ?


Apakah kamu juga menyukaiku.? Seperti aku menyukaimu."


Kata Alisa lembut.


Andre semakin menggenggam tangan Alisa.


"Iya aku sangat menyukaimu bahkan mencintaimu, pada saat pertama kali, aku melihatmu waktu pindahan rumah.


Alisa membulatkan mata indahnya.


"Jadi kamu sudah duluan melihatku, Andre. Aku berpikir aku lah yang pertama melihatmu.


Waktu aku bertemu denganmu, setelah ke kantin dan kita berpapasan. Aku juga pertama kali melihatmu. Aku sudah jatuh cinta denganmu Andre.


Andre menatap Alisa dengan bahagia.


"Benarkah...Saat ini. Aku sangat bahagia, Alisa."


"Alisa aku ingin sekali memelukmu, Kita baru bertegur sapa sedekat ini. Tapi aku seperti sudah sangat lama mengenalmu. Selama ini aku seolah setia dan tak pernah menggubris wanita yang mendekatiku. Bahkan terang - terangan ingin menjadikan aku pacarnya. Tapi aku selalu menolaknya. Ternyata kamulah pemilik hatiku sesungguhnya."


Ucap Andre dalam hati dan tersenyum manis.

__ADS_1


Alisa mengernyitkan keningnya, kebingungan.


"Apa yang di pikirannya. Aaaaah....Jangan - jangan dia juga ingin menciumku....,Dasar geniiit."


Alisa mau tidak mau berpikiran mesum. Karna tatapan Andre, Seolah ingin menciumnya. Wajahnya tersenyum. Matanya


berbinar cerah, expresi gemes. Seolah ingin menerkamnya.


Alisa memperhatikan sekitarnya. Hampir semua mata memandang mereka. Apalagi Andre saat ini, masih menggenggam tangannya dan selalu mengelusnya.


Alisa jadi Salting. Dan melepaskan tangannya dalam genggaman Andre.


"Andre..., Lihatlah semua memandang kita saat ini."


Andre mendongak. menatap di depannya. Dia pun tersentak.


Emak - emak tetangganya. Mengacungkan jempol bersamaan. Mereka sudah berkumpul dan melihatnya. Juga tetangganya, sejenisnya. Pria lajang, menatapnya dengan frustasi dan ratu gosip di lorongnya pun. mengacungkan jempol. dan 2 gadis tetangganya yang tak bosan mengejarnya. sudah menatapnya. frustasi.


"Tumben si Ratu Gosip mendukungku. Biasanya mendukung temannya."


Andre tersenyum, kemenangan.


"Setidaknya, Emak - emak rempong tetangganya mendukungnya. Juga si Ratu Gosip."


Andre tersenyum sedikit, kemudian banyak dan akhirnya terkekeh. Hehehehe...."


Andre tersipu malu, dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Alisa hanya bisa tersenyum manis dan Salting. Diapun gelisah.


"Andre ...., aku mau pulang. Aku malu...."


"Baiklah sayang..., kita bertemu di sekolah besok. Aku mencintaimu...."


Andre menatap penuh cinta.


Dada Alisa terasa mau runtuh. Badannya terasa panas dingin. Alisa Salting tingkat Dewa. Rasanya ingin melompat kegirangan dan mencium seluruh wajah Andre. Aaaaaaaahh..... Gemeeeees.....Andre menembakku. Senangnya.


Alisa menatap Andre dengan senyum sumringah.


"Andre...., Apakah kamu menembak ku jadi pacar kamu? Aaaaah....Senangnya..."


Andre terkekeh. Dan mengangguk.


Dia sangat gemes dengan Alisa yang sangat polos dan apa adanya."


"Cuma lelaki bodoh, jika menolak gadis secantik dan sebaik kamu sayang..."


Kata Andre manja dan menggoda.


"Aaaah....,Andre..., Kata sayang dari kamu, membuat kepalaku terasa besar, begitu juga ruang dalam hatiku. Aku jadi Bapeeeer tingkat Dewa."


Andre sangat geli, mendengar kata - kata Alisa yang sangat kocak di telinganya.


"Aku tak salah memilih. Alisa cantik, polos, baik hati, periang serta kocak. Sungguh hampir sempurna Sang Pencipta. Menciptakan gadis impianku ini."


Ucap Andre dalam hati. Rasa cintanya saat ini, kepada Alisa sudah sungguh sangat besar . Dan memenuhi seluruh ruang dan rongga hatinya.

__ADS_1


"Alisa.....kamu sangat menggemaskan. Aku sangat mencintaimu..."


Menatap Alisa penuh cinta.


Alisa menatap penuh cinta .Andre yang sudah resmi menjadi kekasihnya.


"Apakah ini mimpi."


Alisa mencubit tangannya. Dan mengeluh manja.


"Ahhhh... sakiiiit..., berarti aku tidak sedang bermimpi."


Ucap Alisa meringis menahan sakit.


Andre tertawa geli, melihat tingkah konyol kekasihnya.


Alisa menatapnya manja. Dan memanggil nama kekasihnya.


"Andre....Andre......"


Memanggil Andre sangat manja.


"Iya sayaaang....Ada apa?


Alisa tersenyum sumringah.


"Aku juga sangat mencintaimu Andre."


Andre sangat bahagia dan gemes melihat kekasihnya. Mengucapkan kata cinta untuknya.


"Alisa.....,aku sangat gemes melihatmu sayang. Jika tak ada orang, kamu pasti sudah kupeluk dan kucium."


"Aaaah....Andre...Aku sangat malu mendengarnya. Kamu kelihatan Pendiam dan pemalu ternyata, otakmu juga mesum."


Andre terpingkal. Sangat lucu Alisa mengucapkan kata - kata itu.


Mereka pun tertawa riang bersama.


"Hahahaha....haha..."


Alisa tersadar, Ayahnya akan pulang dan pasti mencarinya.


"Sayaaang aku pulang dulu. Love you."


Andre menatap penuh cinta.


"I Love You Too, My Darling."


Alisa tersenyum manis dan menatap Andre penuh cinta. Dan berdiri.


"Andre...Aku pulang dulu yah. Ibu ku pasti mencari ku. tadi aku tidak ijin kesini."


"Iya sayaaang...., Besok kita ketemu di sekolah lagi yah."


Alisa mengangguk dan diapun berbalik dan berlalu.


Andre menatap punggung kekasihnya.

__ADS_1


"Trima kasih, telah hadir di hidupku sayang, aku sungguh sangat mencintaimu Alisa."


Bersambung.


__ADS_2