
Alisa memperbaiki duduknya dan mengambil bantal untuk sandaran punggungnya. Dan Mulai membaca surat balasan Andre.
Alisa mulai merobek Amplop atasnya dan mengambil sebuah kertas yang terlipat. Senyum sumringah selalu terhias di wajah cantiknya.
Alisa mulai membuka lipatan kertas dari Andre. Dan mulai membacanya. Baru membaca bait pertama Alisa sudah Salting dan menendang - nendangkan kakinya. Dan menutup wajahnya memakai kertas surat itu.
Beginilah My Readers kalau orang sedang di mabuk cinta. Lanjuuut...
Bait pertama yang tertulis.
Teruntuk Kekasihku Alisa yang kucintai.
"Aaah....Author jadi ingat masa lalu...Hihihi...!
Alisa terus mengulangi membaca kata - kata bait pertama.
"Berarti Andre...menganggap ku kekasihnya dan dia mencintaiku...Aaaah....senangnyaaa..!!
Berteriak Dengan suara tertahan hanya badan yang cungkir balik kesana kemari, saking bapernya.
Setelah kesadarannya telah normal kembali. Alisa pun memperbaiki duduknya dan berkata dengan penuh cinta.
"Andre aku juga mencintaimu"
Mengecup sayang kertas yang di bacanya. Dan lanjut membacanya.
Aku tahu aku bukan siapa - siapa, kamu bagiku begitu tinggi kuraih, aku tahu aku bagai seorang Pungguk yang merindukan bulan.
Alisa tiba - tiba sedih dan terharu dan ketakutan membaca surat bait kedua. Hatinya yang tadinya sangat senang berubah sedih pelupuk matanya sudah mulai berair. Alisa takut membaca kelanjutannya.
__ADS_1
"Apa dia akan menolak ku dengan halus, mengapa hatiku begitu sakit dan tak rela kehilangannya.?"
Alisa memberanikan diri membaca bait selanjutnya. Saat ini dia pasrah dengan apapun yang akan terjadi.
"Aku harus memastikan posisiku saat ini. di hatinya."
Hidungnya mulai berair, menahan tangis. Alisa membaca bait selanjutnya.
"Sayangku, aku begitu mencintaimu..aku tidak tahu mengapa cinta ini begitu besar kepadamu, tapi aku selalu mencoba menghindari mu, tapi kamu selalu mendekatiku. Aku...sangat tersiksa sayangku, mungkin akan banyak air mata dan luka hati yang akan mengiringi langkah kita, jika kita terus bersama. Dan itu akan lebih menyakitkan kita nantinya. Akhirnya aku tak membalas surat mu dan hanya terus mengulang - ulang membaca kedua Surat mu. dan tersenyum, dan akhirnya aku mulai menjauhi mu Karna aku tidak mau kita jauh lebih sakit nantinya, Maafkan aku sayangku..."
Membaca bait ini. Sudah berhasil menumpahkan air mata Alisa yang kini sudah mulai terisak menangis.
"Huhuhu...huhu....Andre menolak ku...Mengapa dia sangat tega kepadaku."
Mulai mencari tissu dan membuang ingusnya. Dan menangis tersedu - sedu. Alisa terus menangis, cukup lama dia menangis dan mulai menguatkan hatinya. Tapi Alisa masih penasaran membaca bait selanjutnya surat dari Andre. Diapun menarik nafas panjang dan kembali duduk dan membacanya kembali.
kata - kata ku di atas, akupun sangat sedih, bahkan membenci diriku yang menjadi lelaki pengecut. Maafkan aku sayangku, perlu kamu tahu kamu segalanya di hidupku, kamu kesayanganku dan kamu cintaku, setelah aku menjauhi mu ..akupun sangat tersiksa. Aku tidak bisa menghilangkan kamu begitu saja di hatiku. Aku benar - benar telah jatuh cinta kepadamu sayangku. Tapi jarak kita begitu jauh, kamu bagaikan langit dan aku bumi, kamu begitu tinggi aku raih, dan sangat sulit aku bisa meraih mu sayangku"
Alisa menangis pilu. Dia sangat sedih. Air matanya kini, begitu deras mengucur dari kedua pelupuk matanya. Dia menangis Tersedu - sedu.
"Aku juga Andre, aku begitu mencintaimu sayangku. Tapi mengapa kamu menyerah sebelum kita berjuang sama - sama."
Mendesah lirih dan menangis. Alisa pun memberanikan membaca bait berikutnya. Sekali berenang di sungai tidak apa, menyelam sekalian...atau pepatah lain. sudah basah sekalian mandi saja. Maaf My Readers, Iklan lagi, permisi numpang lewat. Lanjuuut.
Sewaktu kamu kerumah ku sayangku, dan kita telah berciuman, aku semakin menginginkanmu dan tak mau kamu pergi dariku, aku baru menyadari satu hal kalau kamu sangat berarti di hidupku, dan aku harus bisa memperjuangkan cinta kita.
Hati Alisa berbalik kembali 180 derajat dari sedih ke bahagia kembali. Wajah cantik itu, tersenyum sumringah dan menghapus air matanya. Dan makin semangat membaca bait berikutnya.
Sayangku...aku terpikir kata - katamu. Kita jalani cinta kita saat ini, yang ada, yang penting kita bisa selalu bersama dan menikmati masa muda kita, walau itu hanya sebatas kenangan indah. Aku sudah jatuh cinta kepadamu Alisa. Aku hanya bisa mencintaimu untuk saat ini...dan di masa yang akan datang. Kita serahkan pada takdir, kemana akan membawa kita nantinya. Semoga kita ada waktu bertemu lagi dan menumpahkan kerinduan ini. Aku selalu mengingat ciuman kita dan semoga akan terulang kembali."
__ADS_1
Jlebb...
Alisa tersenyum Salting. Dan tersipu malu.
"Aaah....pacarku...Mesuum, tapi aku menyukainya. Aaaah...Andre...aku..jadi..bapeeer....!!!!
Alisa pun cungkir balik kembali dan tertawa riang dan cengengesan. Dia sudah di intip lagi penyakit kurang waras. Surat dari Andre pun di penuhi liur Karna dari tadi menciuminya.
Setelah pikirannya sadar kembali. Alisa pun mulai membaca bait berikutnya, dan kecewa dan menghempaskan tubuhnya ke kasurnya, dan memasang wajah depresi.
"Kenapa pendek sekali suratnya.. Aaaaah...Andre...kenapa cuma sependek itu, isi suratnya."
Alisa berapa kali membolak balik kertasnya, tapi hanya tertulis kata - kata.
"Dari kekasihmu.
Salam peluk cium dariku. Andre"
"Andre..kamu sangat pelit..aku masih mau membaca suratmu tapi kenapa tidak kamu tulis banyak - banyak."
My Readers, begitulah sifat wanita, sangat suka di puji, suka kelembutan. walaupun seorang lelaki harus berbohong untuk menyenangkan hati kita, yang Halu dan ratu baper. Hihihi...."
My Readers bantu perbanyak Like, Vote dengan Comment Doong...please....Lihatlah Authormu ini sudah menjadi pengemis dukungan. Tak apalah demi dukungan My Readers.🙏🙏.Author tak bosan minta dukungannya. Semoga terhibur. Happy Reading.....🥰🥰🥰
Love Love You All❤️❤️🥰🥰
Bersambung
"
__ADS_1