Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku

Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku
BAB 37. My Love Andre


__ADS_3

Sesampai di rumah Alisa langsung masuk kamarnya dan menguncinya. Menyimpan tasnya di atas kasur, dan segera mandi dan berganti pakaian.


Selesai mandi dan berganti pakaian, Dia pun mengambil Amplop pink, kertas dan menyembunyikan di dalam lemari. Dan mengambil satu amplop, dan satu lembar kertas dan pulpennya.


Alisa mulai menulis surat cinta pertamanya.


Diapun menuju meja belajarnya yang ada dalam kamarnya yang luas. Menarik kursi dan duduk.


Diapun menghayal sesekali cekikikan seperti ibu Kunti. Dia merasa geli dengan kata - kata indah yang sudah berputar dan memenuhi isi otaknya.


Alisa masih tersenyum dan menghayal dan merangkai kata indah.


"Kepada Yth. Kekasihku tercinta Andre."


Alisa pun tertawa cekikikan.


"Hik hik hik....Kok kayak saya buat surat sakit yah, sama kepala sekolah."


Diapun cekikikan kembali." Hik hik hik...." Dan mulai menghayal lagi.


"Buat kekasihku yang sangat kucintai Andre."


"Tunggu...kenapa seperti aku, menulis kata cinta pada tanah airku yah."


Diapun terpingkal kembali.

__ADS_1


"Hehehe....hehe...."


Diapun terdiam dan berpikir serius.


"Aaaaaah.....Kok susah sekali yah...kata- katanya."


Alisa pun membaringkan kepalanya dan mulai berpikir lagi.


"Teruntuk Cintaku....., Salah...., Untuk kekasihku tersayang.....Aah.. salah...Haiiii My Honey aku adalah cintamu.....Aaaah lebaaay....."


Rambut Alisa sudah seperti Rambut Singa 🦁. Sedari tadi dia terus mengucek rambutnya.


"Aaaaaahhhhh.....Kenapa sangat susaaah!!!!"


Setelah sekian lama depresi mencari kata Akhirnya, Alisa tersenyum. Sepertinya dia sudah menemukan kata indah untuk menghiasi surat cintanya. Alisa mulai menulis di kertas pink itu.


Sayang aku tak bisa merangkai kata indah untukmu. Tapi sungguh aku sangat mencintaimu My Honey...Hatiku selalu berdebar indah jika bertemu denganmu. Engkau adalah hal terindah dalam pikiranku.


My Darling, Semoga engkau selalu menjaga hatimu untuk aku... dan selalu setia denganku....Jangan menyerah dengan cinta kita. Marilah kita lalui hari demi hari untuk saling mencintai dan jangan berpikir tentang hal - hal yang menghalanginya. Pikirkanlah bagaimana kita bisa saling mengirim surat cinta. Bagaimana merangkai kata yang membuat cinta kita semakin subur.... Mari kita hargai setiap kata - kata cinta yang menghiasi surat cinta kita.


Dari kekasihmu yang sangat mencintaimu


Alisa.


Alisa tersenyum bahagia dan dia berapa kali membaca ulang surat cintanya dan akhirnya tersenyum puas. Mulai memasukkan kertas itu ke dalam amplop pink dan membuka perekatnya dan Amplop itu sudah merekat kuat.

__ADS_1


Diapun menyembunyikan surat cintanya pada Andre, di belakang pakaiannya di dalam lemari.


Dan Alisa pun keluar kamarnya dan mencari makan.


Waktu terus bergulir. Siang menjadi malam dan malam pun merambat menjadi pagi.


Di sekolah Alisa berbincang dengan Mila. Di jam istirahat. Alisa menyusupkan Amplop di Tas Mila. Dengan gerakan cepat.


Mila mengintip ke dalam tas dan Mila sangat kesal.


"Kenapa Amplop mu, harus berwarna pink.? seharusnya warna putih. Aaaah...Kenapa banyak sekali gambar Love nya lagi. Bagaimana aku akan memberikan Andre. Jika orang lain melihatku? Dimana coba mukaku ini aku sembunyikan hahhh?"


Mila sangat depresi. Tapi Alisa masih ngotot.


"Memangnya surat orang sakit yang ingin aku berikan kepada Andre. ini surat cinta Mila....


Alisa berbicara membisik di telinga Mila.


"Aaaah.....Alisa kamu sangat menyebalkan."


Alisa terpingkal. Walau Mila sangat bawel dan cerewet. Dia tetap membantunya.


Berita Andre tidak jadi pacaran dengan Alisa, dan di tolak Alisa. Sudah menyebar di sekolah. Bahkan ada yang bertanya langsung ke mereka berdua. Dan mereka pun membenarkan. Banyak yang menyayangkan pasangan yang sangat serasi ini tidak bersama lagi. Tapi banyak juga tidak percaya. dan menganggap mungkin, Alisa takut orang tuanya yang sangat ketat. Tapi banyak pula yang bahagia. Karna masih ada kesempatan mendekati Andre. dan Alisa.


Bersambung

__ADS_1


.


__ADS_2