Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku

Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku
Bab 93. Jangan Memikirkan ku Sayang


__ADS_3

Alisa menangis tersedu - sedu. Andre pun sangat sedih dan terluka, tapi dia tidak boleh ikut rapuh seperti istrinya.


"Jangan memikirkan ku sayang, walau mereka memukulku aku akan menerima dengan ikhlas. dia ibumu sayang, orang tuamu jangan durhaka sayang, kita berdoa saja, semoga suatu hari nanti hatinya akan mau menerima kita. Karna tak ada orang tua yang ingin melihat anaknya sengsara. Ibumu seperti itu Karna begitu menyayangimu, sabar yah sayang, hapus air matamu, antar aku ke belakang menunggu mobil sayang.


Andre mengusap air mata istrinya, memeluknya dan mencium keningnya. Setelah Alisa sudah bisa mengendalikan kesedihannya. Andre dan Alisa pun keluar dari rumah Alisa, menuju rumah Andre di belakang.


Mereka pun menunggu mobil yang akan menjemput Andre pulang dan kembali bekerja. Setengah jam berlalu pengantin baru itupun akhirnya berpisah. Alisa tak kuasa menahan air matanya, Andre hanya bisa mengusap terus bahunya dan mengecup keningnya. Mama Andre pun memeluk menantunya sewaktu Andre sudah naik ke mobil. Alisa menangis saking sedihnya di tinggal Andre.


Andre pun tak tega berpisah dengan Alisa, matanya pun berkaca - kaca. Penumpang hanya bisa baper melihat kedua pasang kekasih itu, yang begitu serasi.


Mobil Andre pun menjauh, meninggalkan Alisa yang menangis dalam pelukan ibu mertuanya.


"Sabar yah nak, Suami mu bekerja untuk kamu juga sayang, doakan Andre selalu sehat dan semangat kerjanya yah nak."


Alisa mengangguk, walau air matanya masih terus keluar, membasahi kedua pipinya.


Mama Andre membawanya masuk ke dalam rumah dan terus menghiburnya.

__ADS_1


Alisa tinggal beberapa jam di rumah mertuanya, bahkan masuk ke dalam kamar, terus meraba kasur di sampingnya, tempat suaminya berbaring dan selalu memeluknya, dia menangis dan akhirnya tertidur pulas.


***


Sementara itu Andre masih ada di dalam mobil dan sudah 4 jam perjalanan, tak lama lagi dia sampai di rumah kost untuk karyawan.


Andre masih berpindah satu kali lagi mobil, untuk ke daerah kost nya..Masuk ke dalam sekitar 20 kilo lagi.


Tak terasa sampai lah dia di daerah pemukiman karyawan pabrik tehel.


Andre turun dan membayar ongkos, pria tampan itu pun, di sambut teman - temannya.


Setelah puas bercengkrama dengan teman - teman kost nya, Andre pun masuk ke dalam kamar kost, seluas tiga kali empat meter. Dan mulai berbaring di kasur mengingat Istri kesayangannya.


"Sayang...aku belum satu hari berpisah denganmu, aku sudah sangat merindukan mu."


Andre mengambil dompetnya dan mencium foto istrinya. Dia menyimpan foto 3 *4. foto nikah istrinya.

__ADS_1


Tak lama kemudian Andre pun tertidur pulas.


***


Alisa sudah kembali ke rumahnya, dan mendapatkan lagi tatapan masam ibunya yang begitu kesal dengannya. Alisa segera masuk ke dalam kamarnya.


Alisa berbaring di kasurnya mengingat Andre dan memikirkan, saat ini Suaminya,


Apakah juga merindukannya?


Apakah juga memikirkannya?


Alisa pun menangis kembali, masa depan mereka terasa sangat kabur ke depannya, dengan tampa restu orang tuanya, itu akan terasa sangat sulit baginya.


Apakah mereka akan selalu kuat menghadapi semua cobaan dan rintangan itu,?


Alisa hanya bisa berdoa dan berharap, semoga Orang Tuanya mau menerima dan kembali menyayanginya lagi.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2