Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku

Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku
BAB 30. Jebakan Cinta


__ADS_3

Akhirnya Alisa dan Anti, melangkah beriringan ke arah lapangan.


Sesampai disana, Seperti ada Bom, di buang di depan Alisa. Saat ini. Hampir semua mata, memperhatikannya. Terutama dari kaum Adam. Mata mereka melotot dan terpana. Melihat gadis cantik Alisa.


Mereka hanya bisa mematung. Tapi mata


mereka tidak bisa lepas dari Alisa.


Tampak sepasang mata yang sangat memikat, juga memperhatikan Alisa . Dan dadanya saat ini, berdetak sangat kencang.


"Alisa...., kamu sangat cantik..., betapa beruntungnya, jika aku bisa memilikimu."


Pemilik sepasang mata yang memikat itu, ternyata adalah Andre.


Alisa sibuk mencari sebuah wajah, yang selalu dia rindukan.


Anti menarik lengan Alisa.


"Kak Alisa, tunggu disini. Aku ke Kak Andre dulu."


"Tunggu..., Aku ikut. Aku malu di sini sendiri jadi bahan perhatian. Tuuuh...lihaaat...., betul Khan, semua melihat aku..., "


Anti terkekeh.


"Hehehe...., siapa suruh terlalu seksi. Plus cantik lagi..."


"Ayuuuk....aaah....,


Ajak Anti. Manja.

__ADS_1


Anti menarik tangan Alisa, mengajaknya berjalan. Anti sudah melihat Andre. Tapi tidak memberitahu Alisa. Dia sengaja memutar jalan. Supaya nanti Andre dia sapa dari belakang.


Anti terkekeh....., hehehe...hehehe...., Aku akan menjebaknya. Mereka sama - sama pemalu. Aku harus bermain cantik.


Andre kebingungan...,.Matanya berputar berkeliling, mencari Alisa. Begitupun dengan Alisa. Mereka sibuk saling mencari. Padahal Anti sudah membuat.


"Jebakan Cinta. Untuk mereka.


Anti sudah di belakang Andre. Dan langsung menarik Alisa dan mendorongnya bertabrakan dengan Andre. Alisa terhuyung ke depan. dan memeluk tubuh Seorang Pria dari belakang. Karna dorongan Anti, yang cukup kuat, membuat tubuhnya tidak seimbang dan refleks memeluk tubuh seorang pria di depannya.


Mereka berdua Shock. Pria yang di peluk pun, Sangat shock. Saat ini, ada tubuh yang sedang menabraknya dan memeluknya dari belakang. Pria itu merasa ada dua bulatan indah dan padat dan kenyal, menabrak punggungnya, dan melihat ada kedua tangan, melingkar dan memeluknya dengan erat. Andre tersentak dan segera berbalik dan memegang kedua lengan yang sudah memeluknya dengan erat. Kedua wajah mereka sangat shock dan berubah memerah dan merona. kedua wajah yang memikat itu sudah memerah, menahan malu. Rasanya Andre tidak ingin melepaskan pelukan Alisa. Dia kaget bercampur senang.


Tapi sayangnya, Alisa sudah melepaskan pelukannya dan berdiri mematung, di samping Andre, dengan tertunduk malu.


Belum stabil irama jantung mereka. Kedua insan yang sudah saling mencintai ini. Tercekat dan tersipu malu. Karna ucapan Anti.


"WHAT????" Antiiiiii....., kamu menjebakku... Huwaaa...huwaaaa...., Anti kamu sangat tega menipuku."


Alisa sangat shock, Hatinya menangis frustasi. Dan saat ini hatinya, sangat merana.


Deg...Deg......, Jantungnya berdetak dengan cepat.


Antiiiiiii.....kamu sangat jahaaaaaat....kamu menjebakku....Memalukan sekali..Nanti Andre pikir aku yang mengajarimuu.., Huwaaa....huwaaaa..,Apa yang harus kulakukan.?"


Badannya saat ini, terasa tak bertulang, dan hatinya terasa seperti Bloong...Karna rasa malu tingkat Dewa. Alisa menangis dalam hati.


"Huwaaa...... Huwaaa....Anti kamu jahaaaat."


Sedangkan yang Alisa salahkan. Hanya terkekeh melihat Andre dan Alisa, tersentak dan tersipu malu. Walau Alisa sudah melepas pelukannya. Hanya berdiri mematung di samping Andre dan tertunduk malu.

__ADS_1


Sedangkan Andre.Tak jauh beda dengan Alisa. Hatinya seperti meledak. Dan shock melihat, wanita yang di cari - carinya dari tadi. sudah ada di belakangnya. Bahkan tadi memeluknya dengan erat.


Andre bergumam dalam hati, mencerna kata - kata Anti.


"Pacaar...., Apa Alisa mengakui aku, pacarnya kepada Anti. Aaah....senaaangnya. Semoga Alisa juga mencintaiku"


Lamunan mereka pun buyar. Anti mengambil tangan Andre. Dan mengambil tangan Alisa. Dan menyatukannya.


"Niiih...Pegang baik - baik pacar kakak...Lihat tuuuh....Para cowok para jelalatan lihat pacar kakak yang sangat cantik, Plus seksi lagi."


Jleb.


Deg.....


Deg.....


Alisa tersentak mendengar jawaban spontan Anti.


"Aduuuuh....Anti...., Aku....sangat....Maluuu..., kenapa kamu sungguh tega menjebak ku. Bukan seperti ini rencananya tadi. Aaaaah.....,aku bisa pendek umur, Karna serangan jantung Antiiii.... Badanku terasa tak bertulang lagi. Sangat lemas. kalau begini terus, tidak lama malaikat pencabut nyawa akan menghampiriku...."


Keringat dingin mulai mengucur di dahinya. Cuaca yang tadinya sejuk kini, terasa sangat panas.


Andre dan Alisa seperti tersengat listrik. Kedua tangan mereka saat ini sudah berpegangan, Karna Anti.


Mereka saling takut melepaskan. Karna saling menjaga perasaan.


Sedangkan penonton pun. ikut terbawa suasana. Ada yang baper, tapi kebanyakan iri dan patah hati.Dan emak - emak tetangga pun pada mengosip. dan senyum - senyum baper. Pria lajang pun merana. Hilang sudah harapan untuk ikut bersaing. Mengetahui saingan mereka sangat lah berat. Siapa yang tak kenal Andre. Pria idola satu sekolah dan satu kompleks mereka.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2