Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku

Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku
BAB 31. Anti Mak Comblang Terbaikku


__ADS_3

Apalagi mereka tahu Andre, belum pernah berpacaran. Jika sekarang ada pacar, berarti gadis itu sangatlah berharga. Karna dia terkenal sangat cuek dengan wanita. Dan saat ini Andre sudah memegang jemari gadis cantik itu. Seakan menunjukkan pada semua lajang, kalau dialah pemiliknya sekarang. Bahkan gadis idaman mereka terang - terangan memeluk Andre dari belakang.


Padahal cerita sebenarnya, itu murni kecelakaan, yang sengaja Anti buat untuk menjebak mereka.


Saat ini Andre dan Alisa sudah mematahkan hati lawan jenis mereka. baik di sekolah maupun di kompleks rumah mereka.


Andre merasa tangan Alisa sangat dingin. Wajah gadis pujaannya mendadak berubah pucat. Diapun khawatir. Rasa sayang dan perhatian memenuhi rongga dadanya.


"Alisa...., kita duduk di sana yuk..., "


Menunjuk sebuah bangku panjang di bawah pohon rindang.


Masih menggenggam erat, tangan Alisa, Andre sangat enggan melepaskannya. Hatinya sungguh telah dia berikan sepenuhnya untuk Alisa.


Anti berkata pelan, dan tersenyum lebar.


Usahakan hari ini, kalian resmi pacaran yaah...!!, Aku Mak Comblang terbaik kalian, dan tak ada duanya."


Anti berlalu namun balik kembali dan berkata sangat pelan, di dekat telinga Andre, tapi terdengar oleh Alisa. Yang menatap Anti dengan wajah kesal.


"Ooooh Yaaa... Kak Andre. sekedar info penting.... Alisa tadi suruh saya jadi Mak comblang kalian, Alisa mencintai kak Andre. Hahaha...hahaha...."


Anti tertawa terbahak. Sambil berlalu meninggalkan Alisa dan Andre. Sedangkan Mata Alisa sudah membeliak sempurna, dan dia merasa saat ini, dia sudah di bawah pohon durian. dan saat ini buah durian itu, sudah berjatuhan menimpa tubuhnya. Saat ini dia merasa darahnya sudah mengucur deras dari tubuhnya, badannya terasa perih dan kesakitan. Karna sudah, di khianati oleh Anti, yang sangat dia percayai.


Buuuk...


Buuuk...


Antiiiiiii....,kuraaaang Ajaaar....Anak ini, sudah menipuku dan menghianatiku. Huhuhuhu...huhuhu.."


Alisa menangisi nasibnya yang sangat malang. Dia sungguh, telah di dorong Anti masuk ke dalam lobang yang sangat dalam. Dan tidak bisa keluar lagi. Hanya bisa pasrah menjalani nasibnya yang sangat amat malang.

__ADS_1


Sungguh tega, kamu Anti menjebakku. Lihatlah wajahmu sekarang, sangat bahagia bahkan sedang mengolokku, bahkan meninggalkanku. Huhuhu...huhuhu..., nasibku sungguh tragis.


Alisa tertunduk malu. Sedangkan Andre terkekeh geli. Hati Andre sangat bahagia. Hatinya sudah sangat yakin kalau Alisa juga menyukainya. Sepertinya Anti menjebaknya. Memang Anti sangat cerdas dan mak comblang yang terbaik. Nanti ku hadiahkan permen coklat dan Snack 1 dos. Untuknya, jika habis aku gajian. Tidak rugi aku selalu membantunya, mengerjakan tugasnya. Kamu sangat cerdas Anti, sudah membawakan gadis yang memang, aku sangat cintai."


Bernafas lega. Saat ini Andre sangat memuji Anti. Si bocah periang.


"Anti Mak Comblang terbaikku."


Ucap Andre dalam hati. Saat ini hatinya sangat bahagia, gadis cantik pujaan hatinya, sudah ada di sampingnya saat ini. Dan jemarinya yang sangat halus dan lembut sudah dalam genggaman tangannya.


Mereka pun duduk berdampingan. Dan Andre masih memegang jemari Alisa dan menyimpannya di atas pahanya.


Andre tidak peduli lagi tatapan semua orang di sekeliling mereka, yang sudah fokus dan intens melihat mereka.


Andre membelai tangan Alisa lembut.


Dada Alisa berdetak tidak karuan. Hatinya yang tadinya sangat resah, berubah sangat tenang dan bahagia. Cara Andre menatapnya dan memegang jemarinya. Menandakan Andre juga mencintainya.


Anti...., Maafkan aku, yang terus memaki mu, dalam hati. Jika aku benar - benar jadian dengan Andre. Aku akan traktir apapun, kamu mau makan setiap hari.


"Andre...Kamu sangat tampan. Wajahmu sangat tampan dan memiliki Aura yang sangat memikat.


"Alisa....Aku.... "


Terdiam sesaat. Hati Andre resah, rasa takut kehilangan Alisa sangat menghantuinya.


Alisa menunggu dengan hati yang berdebar.


"Iya Andre, ada apa?"


Menjawab dengan lembut. Alisa terhipnotis dengan mata Andre yang sangat indah dan memikat. Andre memiliki Mata yang sangat teduh dan memabukkan.

__ADS_1


"Alisa aku harap..., kita bisa lebih mengenal dengan baik."


Melepaskan pegangan tangannya. Andre tidak bisa mengungkapkannya. Diapun terdiam dan menatap ke lapangan. Seolah Alisa tidak ada di dekatnya.


"Hahhh....Cuma itu kata - katanya, Apa pria tampan ini. Budek...? Tidak mendengar kata terakhir Anti. Yang mengatakan Aku mencintainya. Aaah..Andre menyebalkan!!"


Alisa menoleh memperhatikan Andre, walau Andre tidak menatapnya, tapi ekor mata Andre melihat Alisa sedang menatapnya. Dan mengutuk dirinya. Sangat bodoh. Menatap Alisa membuatnya, makin mencintainya dan takut kehilangannya. Dan melihat status sosial mereka pun sangat jauh, membuat hatinya resah.


Hati Andre resah. Dia sangat bingung saat ini. Di zaman mereka ini. Status Sosial adalah jurang pemisah yang kuat.


"Apa aku sanggup kehilangannya?


Aku sungguh sudah sangat mencintainya."


Ucap Andre lirih dalam hatinya.


Alisa mencoba memperhatikan Andre dan membandingkannya dengan Ariel. Pikirannya pun menerawang.


"Ariel memiliki wajah seperti lukisan. Semua pas di wajahnya. Dia sangat tampan, manis dan tak bosan mata memandangnya. Wajahnya sangat menggemaskan. Itulah aku tak pernah bosan di cium oleh bibirnya yang sangat merah dan seksi itu. Tapi hanya menyukai bibirnya, tubuhnya. tapi tidak membuat jantungku berdebar."


Alisa menarik nafas dalam.


"Tapi Andre wajahnya, sangat tampan, berkharisma, Auranya sangat memikat, Memiliki Mata Teduh. Sangat serasi dengan Alisnya yang tebal. Matanya seperti memiliki magnet pemikat yang kuat, yang begitu menenangkan hati. memiliki rahang yang kokoh, wajah yang sangat jantan, Seperti pangeran Tampan dalam dongeng, yang sangat jago bela diri, Andre juga berkulit putih bersih. Memiliki hidung mancung dan memiliki bibir yang merah dan seksi. Walau tak Semerah bibir Ariel. Tapi bibir Andre lebih tebal dan seksi. Pasti sangat nikmat berciuman dengannya."


Alisa menjadi malu sekali memikirkannya.


"Aaaaah....Aku....Geniiit sekaliiii...."


"Tapi mereka berdua adalah pria tampan yang sudah memilihku. Dan wanita manapun di posisiku akan sangat bingung memilih, seperti diriku saat ini."


Kata Alisa dalam hati.

__ADS_1


"Aku mencintai Andre tapi sangat menyayangi Ariel dan tidak mau melihatnya terluka. Aku bingung dengan kedua cinta yang tidak bisa Aku lepaskan."


Bersambung


__ADS_2