
Alisa memberanikan diri memeluk erat tubuh Andre yang wangi bau sabun mandi, menyejukkan penciumannya.
Andre sedikit canggung tapi membalas juga memeluk erat juga kekasihnya.
"Aku pulang dulu yah.."
Alisa mendongakkan kepalanya dan keningnya langsung di kecup Andre penuh sayang.
Alisa memanyungkan bibirnya dan langsung di kecup mesra oleh Andre penuh sayang.
"Andre apa aku cantik...?"
Alisa mulai bucin.
"Iya sayang kamu cantik.."
"Cantik banyak atau cantik sedikit.."
Mulai tambah bucin.
"Di jawab nggak yah..."
Mulai balas kebucinan Alisa.
Alisa mulai merengek manja.
"Aaah....di jawab dong...sayang.."
"Iya deh, kamu sangat cantik banyak sekali...sampai aku tidak bisa tidur kalau pikirkan kamu.."
__ADS_1
Alisa tersenyum mesum.
"Kamu bayangkan aku sedang apa, sedang mandi atau sedang..."
Andre tersipu malu kena mental dari Alisa yang Bucin.
"Aaah....sudahlah...cepat kamu pulang...kamu menambah masalah saja..."
"Masalah apa...sayang, apa kamu mulai bergairah lagi..."
Andre tambah tersipu, Alisa pandai sekali membuatnya baper, diapun menarik Alisa keluar kamarnya dan menyuruhnya duduk dan meninggalkan Alisa yang tersenyum geli melihatnya tersipu malu.
Duduk manis di sini, saya bangunkan dulu kakakku agar mengantarmu pulang.
Andre meninggalkan Alisa dan berjalan ke belakang ada kamar kakaknya disana,
Andre membangunkan kakaknya.
Kakaknya langsung bangun dan mendadak ingat Alisa.
"Astaga...aku tertidur dan melupakan pacarmu yang cantik itu. "
Segera keluar dan meminta maaf pada Alisa.
Andre yang menyusul menyalakan lampu.
"Alisa, maaf yah aku melupakanmu..."
"Tidak apa kok kak..."
__ADS_1
"Kak Antarkan dia. "
"Ayo dik, kita pulang, saya antar."
Kakak Andre pun mengantarkan Alisa pulang.
Untunglah keluarga Alisa tak ada yang terbangun, dengan berjalan pelan dia masuk ke rumahnya dan menguncinya dan berjalan masuk ke kamarnya.
Alisa pun bernafas lega, diapun terbaring juga di kasurnya.
Matanya tidak bisa tidur, dia tidak menyangka Andre bisa melakukan itu, kepadanya.semua area terlarangnya sudah Andre sentuh, bahkan menikmatinya. Alisa merasa sentuhan itu, masih terasa di tubuhnya. Alisa pun menutup wajahnya dengan selimut, mencoba tidur, perbuatan yang dia lakukan dengan Andre sangatlah tidak baik.
Tak jauh beda dengan Andre, diapun gelisah dan tak bisa tidur, dia sungguh sangat bersalah pada Alisa.
Apakah Alisa menyadari perlakuan tidak senonoh ku, atau pura - pura bodoh. Apa Alisa akan membenciku? dan menyadari perbuatan ku padanya tadi ini sungguh tak pantas."
Andre mengucek rambutnya dan menampar pipinya dan meremas wajah tampannya.
"Apa yang aku lakukan.? Aku sangat kurang ajar"
Andre berdiri dan berjalan ke kamar mandi dan mulai berwudhu kembali untuk melakukan shalat taubat, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.
Andre melaksanakan shalat taubat dua rakaat memohon ampun kepada Sang Pencipta dan berjanji tak akan mengulangi lagi perbuatan tidak senonoh itu lagi, yang membuatnya berdosa.
Malam terus merangkak naik dan Sang Malam terus berjalan dengan lambat tapi pasti, seperti Andre dan Alisa yang sudah mulai terlelap dalam tidur mereka.
***
Sang Pagi mulai menampakkan diri dengan malu - malu, membangunkan semua makhluk bumi tampa terkecuali, agar menyambut hari dengan harapan yang baik dan kegiatan yang berguna dan bermanfaat, baik bagi dirinya maupun bagi orang lain.
__ADS_1
Alisa seperti biasa sibuk dengan aktivitasnya mau berangkat sekolah, Alisa tak lama lagi akan Tamat SMA. Sisa menghitung minggu sekolahnya saat ini, yang membawa banyak kenangan yang banyak indahnya, daripada sedihnya akan segera berakhir.
Bersambung.