Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku

Haruskah. Masih Memilihmu Sayangku
Bab 77. Tubuh Andre Sangat Atletis Dan Berkotak.


__ADS_3

Alisa menatap Andre dengan seksama, dia merasa kekasihnya sedang memendam kesedihan mendalam.


"Apa lagi yang kamu pikirkan sayang...Apakah kamu begitu ragu denganku....? kamu memiliki cintaku sayang...tolonglah balas ciumanku, aku sudah mau pulang, aku hanya sebentar saja sayang... aku hanya sangat merindukanmu sayang.."


Andre terenyuh hatinya, mendengar ucapan lirih Alisa, yang sebenarnya sangatlah dia cintai.


Andre merengkuh tubuh Alisa dengan erat dan mulai menerkam bibirnya dengan rakus, merekapun saling berciuman dengan saling menikmati bibir masing masing, cukup lama mereka berciuman dan melonggarkan nafas mereka yang terengah.


Andre semakin tak bisa mengendalikan dirinya, Alisa begitu cantik di pandangannya. Tampa sadar membuka pakaian Alisa dan menciumnya dengan ganas, bahkan sudah membuka bajunya juga.


Alisa terpana dengan tubuh kekar Andre yang sangat putih, dan sangat kekar dan berlapis seperti roti, ternyata tubuh Andre sangat bagus dan terbentuk. Alisa tidak tahu jika Andre seorang pelatih silat dan kadang ikut kejuaraan dan sudah mendapatkan beberapa piala. bahkan di ruangan lainnya ada kamar kosong tempatnya selalu berolahraga. dia selalu latihan lompatan tali dan angkat barbel dan rajin push up jadi tubuhnya sangat terbentuk sangat kekar dan berotot. bahkan ada tiang yang biasa dia tempati menggantung tubuhnya naik dan turun.


Tubuhnya sangat kekar dan terbentuk sangat atletis, di tambah wajahnya yang sangat tampan dan rupawan.


"Tubuh Andre sangat Atletis dan berkotak"


Andre terus mencium Alisa tampa jeda, tangannya tampa dia sadari sudah melepas pengait tali penutup kedua bukit lembut Alisa. bahkan menjatuhkannya ke bawah.


Alisa pun mendekapnya dan mengelus punggungnya. Alisa pun sangat tergoda dengan tubuh kekar Andre.


Andre kembali mencium bibir Alisa dengan gemas dan membawa Alisa ke kasurnya dan menindihnya, ciumannya terus merayap turun dan langsung menerkam kedua bukit lembut itu, dengan silih berganti. kedua pucuk kemerahan itu, di hisapnya silih berganti dan mulai nakal memutar tangannya di salah sarltu pucuk itu, bergantian dengan hisapan bibirnya.


Andre tak bisa mengontrol dirinya lagi, bahkan sudah mulai menggosok Abang Beo nya di paha Alisa naik dan turun.

__ADS_1


Tangannya sudah bergerilya dengan liar ke bawah, bahkan tangannya semakin nakal dan masuk ke dalam rok pendek Alisa, yang sudah tersingkap naik. mulai membelai lembut area sensitif itu dari luar.


Alisa tidak menyangka di balik kesederhaan dan jiwa pasrahnya. tersembunyi sifat seorang pejantan handal dan buas. bahkan sudah berani masuk ke dalam penutup bawah terakhirnya dan mengelus lembut area intimnya, bahkan mulai memainkan jarinya disana keluar masuk di area intimnya.


Alisa begitu sangat malu, tapi tak bisa menghentikan tangan Andre yang semakin nakal.


Alisa tak kuasa menolaknya dan mulai merasakan badai nikmat yang melanda tubuhnya, dia merintih pelan dia sudah mendapatkan kenikmatan yang seumur hidupnya tak bisa dia lupakan.


Mendengar rintihan panjang dan lembut kekasihnya membuat hasratnya, membuncah, Andre sudah membuang rasa malunya dan membawa tangan Alisa masuk ke dalam penutup bawahnya. Yang membuat Alisa ketakutan tapi tak bisa menolaknya. Menyentuh langsung area itu, tak pernah ada dalam bayangannya, tapi karna terjangan badai nikmat yang dia rasakan dia tak kuasa menolak untuk tidak menyentuh area itu, yang sudah tegak dan menantang. Andre bahkan mengajari Alisa mengelusnya naik dan turun.


Erangan pelan dan berat dari Andre membuat lahar yang ada di tubuhnya telah keluar dan meledak. Alisa merasa tangannya sudah basah, dan kedua pucuk harumnya telah di terkam dengan buas oleh Andre silih berganti, yang telah berperang dengan badai nikmat penuntasan permainan panasnya, yang sudah berakhir.


Mereka mengatur nafas, Alisa tidak menyangka mereka bisa melakukan hal terlarang itu. Di balik kesopanan, kesederhanaan, keputus asaan seorang Andre tersembunyi hasrat seorang pecinta buas dan handal.


Andre tidak menyangka dia bisa melakukan hal tidak pantas itu, pada Alisa, tapi Alisa memancingnya dan dia pun tak bisa mengontrol dirinya lagi, yang memang sangat mencintai Alisa.


Alisa mengeluarkan tangannya dari balik pembungkus bawah Andre, dan memperlihatkan tangannya yang basah karna air cinta Andre.


Alisa tersenyum dan Andre merasa sangat malu dan mengambil sarung di dekatnya dan membersihkan tangan Alisa dan minta ijin ke kamar mandi.


Andre mengambil pakaian ganti dan berjalan ke luar kamarnya, dan masuk membersihkan tubuhnya, langsung merendam pakaian dalam, dan celana kain selutut yang dia pakai, ke dalam baskom yang dia isi sabun dan air.


Andre membanting tubuhnya bersandar di dinding dan meremas rambutnya, penyesalan yang sangat tinggi mendera hatinya.

__ADS_1


"Apa yang telah aku lakukan, ?


Mengapa aku tidak bisa mengontrol hasratku dan malah menurutinya.?


Jika seperti ini, aku sungguh tidak bisa lagi menjauh darinya, rasa tidak percaya diriku, telah memaksaku melakukan hal tidak senonoh ini. Aku benar - benar telah memanfaatkan kepolosan Alisa. Aku sudah menjadi pria bejat dan brengsek.


Aku sudah melakukan dosa besar, Andre bersimpuh di lantai kamar mandi.


"Ampuni hamba mu yang pendosa ini Yaa Allah...Ijinkan aku bisa memilikinya dan menikahinya, agar dosa ini tidak menyiksaku seumur hidupku...."


Andre menitikkan air mata kepedihan. Beberapa saat diapun segera mandi dan memakai pakaian ganti, bahkan diapun mandi keramas untuk melakukan shalat sunnah taubat atas perbuatan dosa yang telah dia lakukan.


Andre dengan jantung yang masih berdetak kencang berjalan ke kamarnya dan merasa sangat malu bertemu Alisa, Andre masuk ke kamarnya dan pandangan mata mereka pun bertabrakan tapi kemudian saling menunduk malu.


Kedua jantung itu, berdetak sangat kencang, rasa malu dan penyesalan berbaur jadi satu.


Alisa pun sangat malu dan tersipu, melihat rambut kekasihnya yang basah menambah aura gantengnya. Membuatnya gemas dan semakin mencintai Andre.


Andre sudah bertekad untuk melepaskan Alisa ke Didi, Tapi apa yang dia lakukan, ? dia akan terus terjebak lebih dalam lagi, dari badai cintanya dengan Alisa.


Alisa merasa canggung, Karna kekasihnya pun sangat canggung.


"Aku mau pulang Andre...."

__ADS_1


Alisa berkata pelan tapi hanya diam tak bergerak, Alisa menatap Andre, melihat kekasih pujaan hatinya kembali, rasanya ingin sekali berciuman kembali dengan Andre, yang semakin tampan di pandangan matanya.


Bersambung


__ADS_2