
Dukung Author dengan vote, like dengan comment.
Rating Novel ini masih sangat rendah. My Readers bantu Author perbanyak like, vote dan Comment setiap part-nya yah.
Love Love You All
Lanjutan Part 29.
Alisa berdiri mematung melihat mobil Ariel, yang sudah melaju meninggalkan rumahnya. Alisa sangat resah. Ariel sudah sangat mencintainya.
"Apa kurangnya Ariel. Dia sangat tampan dan mencintaiku, dan mau belajar giat dan bekerja keras untuk masa depanku.Mengapa bayang - bayang Andre?. Susah sekali aku lepaskan, Mengapa cintaku begitu besar untuknya.? Seperti halnya besarnya cinta Ariel kepadaku. Aku sungguh bingung. Dan aku juga sudah yakin bahwa Andre juga mencintaiku. Bagaimana aku harus menjalani dua kehidupan cinta seperti ini. Aku tidak bisa melepas salah satunya. Ariel terlalu baik untuk aku sakiti.....huwaaaaa.... Huwaaa
aku binguuung"
Alisa menangis dalam hati. Alisa sangat galau tingkat dewa.
"Non....Kok melamun!!"
Alisa tersentak dan menoleh. Lamunannya buyar.
"Aduuuh!! Pak Amat.jantung Alisa mau copot!!"
"Aaaah....non mudaku ini, melamunkan tuan Ariel yah. Pak Amat lihat tadi diantar Ariel. Ciyeeee...., Mencurigakan sekali."
Ucap Pak Amat genit.
"Jadi penasaran non. Apa Tuan Ariel sudah kesemsem dengan non Alisa.?
"Aaaaah....., Pak Amat Kepo deeeh..,. oooh...yaaa....Pak Amat. Mau tau aje..., atau mau tau bangeeet....."
Goda Alisa.
"Mau tauuu bangeeet non......"
Ucap Pak Amat centil. Menyimpan ke dua telapak tangannya memangku dagunya centil.
Alisa Terkekeh geli..., Dan berbicara sangat pelan, bibirnya mendekati telinga Pak Amat.
"Tahu tidak, Pak Amat, kata Ariel..., katax ke sekolahku cari cewek.., siapa tahu ada yang menarik. Apa benar makhluk es itu, bisa juga menyukai wanita.? Untung aku lihat mobilnya, parkir depan sekolahku. Dan rencananya aku gagalkan total. Hehehehe....."
Pak Amat Terkekeh. Mereka berdua tertawa geli.
__ADS_1
"Hehehehe......hehehe..."
'Baguuus nooon...., Siiiplah. Tuan muda Ariel yang ganteng, masih aman kalau begitu."
Mengacungkan kedua jempol nya, tersenyum lebar.
Sudah aaah...,Pak Amat, Alisa mau masuk dulu."
"Iya non...."
Ucap Pak Amat tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
"Ada - ada aja. Mereka berdua, Mereka sangat menggemaskan. Ariel juga masih kekeh tidak mau dengan nonaku yang sangat cantik. Padahal mereka pasangan yang sangat serasi sekali."
Kata Pak Amat dalam hati, dan kembali berjalan masuk ke mobilnya, dan melajukan mobil tuannya kembali ke kantor Ayah Alisa.
Alisa masuk ke dalam rumahnya, masuk ke kamarnya. Mandi dan berganti pakaian dan keluar, di ruang dapur cari makanan. Dan kedua adiknya, sudah ada di meja makan.
Selesai makan Alisa keluar rumahnya. Duduk di teras. Sedangkan kedua adiknya, masuk ke kamarnya kembali.
Tiba - tiba Anti menyapa. Bocah cantik itu nongol lagi dihadapannya.
"Hai....., Kak Alisa yang cantik. Ayuk kita ke lapangan. Ada perlombaan di lapangan. Balap karung dan makan kerupuk serta lomba lompat tali, dan banyak deh, ada jg lomba bola volley. Untuk Tingkat SD dan SMP."
"Iya sih, Pak Bupati saat ini, suka melakukan perlombaan antar sekolah. Dan memang lapangan dekat rumahku adalah lapangan.
Yang di khususkan untuk acara - acara yang di adakan untuk turnamen antar sekolah. Bahkan panggung hiburan, untuk masyarakatnya."
"Kak Alisa kok bengong sih...Ayuk..
Atau mau ganti pakaian. Kak Alisa sangat seksi. Dan Sangat cantik. Kak Andre pasti ada disana juga nonton. Pastinya klepek - klepek lihat, kak Alisa sangat cantik dan seksi. Kulit kak Alisa bening sekali, seperti salju."
Puji Anti, sangat centil.
Alisa melihat pakaiannya. Saat ini dia memakai baju kuning gambar bunga mawar dan celana pendek kain yang warna Coklat. tapi tidak ketat, Sangat jauh di atas lutut. kulit betis dan pahanya sangat putih bersih.
"Memang aku sangat seksi sih. Tapi biarlah...., Siapa tahu Anti benar dia akan terpesona dan terpikat denganku."
Mendengar nama Andre. Membuatnya sangat semangat ke lapangan
"Okk deeeh...., kalau begitu, Let's gooo, my sweety baby."
Anti tersenyum centil. Dan berkata.
__ADS_1
"Okeee deeeh, Ooh...yaa..Kak Alisa. Aku mau kok, jadi Mak Comblang kakak dengan kak Andre."
Tersenyum manis.
"Perkenalkan, saya Anti Mak Comblang terbaik. Kayaknya kak Andre juga suka kok dengan kak Alisa. Sungguh bodoh jika dia menolak kakak Alisa."
Alisa jadi tersanjung dan mabuk kepayang, mendengar kata - kata Anti.
"Benarkah...., aku jadi penasaran untuk membuat dia takluk dengan pesona kakak."
"Ayuuk My Baby....!!"
Ajak Alisa, merangkul lengan Anti.
Mereka pun melangkah beriringan.
"Eiiits tunguuu...., Jangan Aah My Sweety baby. Malu - maluin deh. Bagaimana jika aku ditolak. Kita harus pelajari situasi dulu."
Anti terkekeh.
"Hehehehe....., jangan khawatir kak, aku jagonya kok. Aku akan seolah mau urus dia dengan kakak, seolah kakak tidak tahu. Supaya saya bisa tahu, apa dia juga suka kakak juga."
"Aduuuuuh pintaaar sekali. You is the best. My swetty Baby...., Tapi apa kamu akrab dengan Andre."
Tanya Alisa penuh selidik.
"Tahulah....., aku suka kerumahnya. Kakak Andre ada Kakaknya cewek, dia bersahabat dengan Kakakku. Dan aku suka minta kak Andre bantu aku kerja tugas matematikaku,
Dia sangat pintar. Percayalah Kak Alisa, aku adalah Anti, Mak Comblang terbaik."
Alisa terpingkal.
"Hahahaha......, kamu yang terbaik deh. Tapi rahasiakan yah. Sama Mayang dan Nia. Kamu tahu khan Ayahku sangat galak, mereka tidak tahu simpan rahasia."
"Siiiipp....Deehh...., Rahasia kakak Aman."
"Aaaah...gemeees deeeh.., You Is the best My honey. Ini hanya rahasia kita berdua yah. okeeey...."
Alisa membawa kelingkingnya, Untuk tanda setuju. Dan Anti pun mengaitkan kelingkingnya, saat ini kelingking mereka saling bertaut. Merekapun kompak berkata
"Deaaaal......!!"
Mereka pun tertawa. Dan mulai melangkah beriringan, ke arah lapangan dengan wajah ceria, yang terhias di wajah mereka.
__ADS_1
Bersambung.