
Ariel
Kabar pernikahan sudah sampai di telinga Ariel, Keyla menelponnya dengan sangat ceria.
Keyla
"Kak Ariel ada kabar gembira, Alisa sudah menikah dan menyusul Mayang dan Nia. Mereka benar - benar akan menikah, seperti mimpi Abang."
Ariel
"Ariel sangat shock mendengarnya, hatinya sangat perih dan terasa terkoyak - koyak. Air mata telah deras mengalir di kedua pelupuk matanya, kesedihannya tak bisa dia bendung lagi.
Ariel menutup teleponnya dan bersimpuh di lantai dan meratap menangis, mengepalkan tinjunya dan memukulkan di lantai tehel kontrakannya.
"Alisa...Kamu benar - benar bukan milikku..
Aaaaaaaaah.....aaaaah...!!!!! Mengapa kamu begitu tega padaku?...Huhuhu...huhu....Alisa kamu sangat tega.....Huhuhu...."
Ariel berteriak menumpahkan kepedihannya, dia terus menangis, hatinya sungguh sangat pedih dan perih.
"Alisa aku sangat mencintaimu...
Mengapa kau menyakiti hatiku seperti ini?
Apa salahku Alisa...?
__ADS_1
Aku begitu mencintaimu...huhuhu...huhu...."
Ariel terus memukuli dadanya yang sangat pedih dan perih, mendengar Alisa sudah menikah dengan orang lain.
Saat ini hatinya sungguh telah hancur berkeping - keping. Cintanya yang begitu tulus dan murni kepada Alisa yang tidak berbalas dan berujung kepedihan yang sangat mendalam yang tak pernah dia tahu, sampai kapan dia bisa melupakan Alisa yang begitu di cintainya.
Didi Prayana
Kakek
"Halo cucuku Didi Maafkan kakek, pinangan kakek sebenarnya sudah di terima Orang Tua Alisa, tapi Alisa melarikan diri dari rumah dan terpaksa Ayahnya menikahkan dia, dengan pilihannya yang bernama Andre."
Didi Prayana
Diapun terduduk lesu di sofa dan meremas rambutnya dengan air mata, yang masih terus berlinang membasahi pipinya.
"Aku benar - benar telah kehilangannya, Andre sungguh lelaki yang sangat beruntung mendapatkan mu Alisa, aku telah kalah dan tak ada kesempatan lagi bersamamu..Alisa..."
Didi terus meratap dengan sedihnya, air matanya seolah tak mau kering, selalu keluar dari kedua pelupuk matanya.
"Huhuhu....huhu....Mengapa kamu begitu tega kepadaku Alisa ?
Aku membencimu...!!
Kamu wanita yang begitu tega menyakitiku..
__ADS_1
Apa kurangku di banding Pria brengsek Andre itu !! aku jauh lebih baik daripada dia !!! aku takkan pernah memaafkan mu Alisa, aku membencimu....sungguh membencimu....Aaaaaaaahh....aaaahhhh...."
Didi Prayana berteriak dan meninju berkali - kali sofa di depannya dan terus menangis dan meratap sedih. Hidupnya terasa tak memiliki arti lagi, begitu kosong dan hampa.
Ariel dan Didi Prayana begitu terluka karna Alisa telah menikah dengan Andre.
***
Kakek Didi hanya bisa duduk termenung di sofa.
"Cucuku saat ini pasti sangat terluka, semoga dia bisa cepat pulih dan mendapatkan wanita yang jauh lebih baik daripada Alisa."
Kakek menarik nafas dalam - dalam.
***
Pesta pernikahan Andre dan Alisa di gelar meriah. Wajah pengantin Alisa begitu cantik dan mempesona seperti Putri kerajaan dan Wajah Andre pun sangat tampan seperti seorang pangeran.
Bagi tamu yang tidak tahu perkawinan itu, tak ada restu orang tua, hanyalah keterpaksaan. Mereka tak henti memuji kecantikan pengantin wanitanya dan memuji ketampanan pengantin Prianya.
Mereka tidak tahu hati Papa dan Mama Alisa serta kerabat dekatnya, begitu marah dan sangat kesal bahkan jijik, dengan kedua pasangan itu.
Kedua pengantin itu tampak tersenyum bahagia, padahal hati mereka begitu galau, entah bagaimana menghadapi kemarahan orang tuanya bagi Alisa, dan mertuanya bagi Andre yang tahu dirinya tidak direstui.
Bersambung
__ADS_1