
Alexa terus menangis, begitupun Andre.
Andre bahkan tidur dilantai begitupun Alisa..mereka tertidur bersama walau terhalang daun pintu.
Esok paginya , Andre bangun untuk shalat shubuh dan membuka pintu, tapi tak bisa terlalu terbuka. Dia mengintip melihat istrinya tertidur di balik pintu. Untunglah tubuhnya bisa keluar dan mengangkat istrinya ke kamarnya. Untunglah Alisa tidak terbangun, Andre mengecup sayang kening Istrinya.
"Maafkan aku Istriku sayang..."
Diapun keluar kamarnya, dan ke kamar lainnya untuk mandi dan shalat shubuh.
Andre pun sholat shubuh, tapi mengunci pintu kamar itu. Dia menangis dalam doanya.
__ADS_1
"Ya Allah SWT..Engkau maha tahu, kalau aku sangat mencintai istri dan anakku, melebihi diriku sendiri, tapi sungguh aku hanya berkorban demi kebahagiaan mereka semata. Aku harus menceraikan dia Ya Tuhanku...Maafkan aku...huhuhu....huhu...aku tidak bisa jadi parasit di keluarganya dan selalu terhina, dan akupun tidak ingin ayahnya masuk penjara, karna mau membun*h anaknya, karna tidak membiarkan anaknya hidup menderita denganku.
Trima kasih Engkau telah memberikan aku kesempatan memilikinya, walau sesaat. Dia begitu sangat sempurna bagiku. Huhuhu...huhu...mereka nyawa dan hidupku, berikan aku kekuatan untuk hidup tampa mereka...., melihat mereka nyaman dan hidup lebih layak dan di hormati, Cinta dan nyawa pun rela aku korbankan.... Huhuhu...huhu...Maafkan aku sayang...aku akan memberikan nafkah batin, untuk terakhir kalinya untuk kamu sayangku...Dan aku akan meninggalkan kamu, sejauh mungkin darimu sayangku. Lupakan aku dan carilah pengganti ku secepat mungkin sayangku. Huhuhu...huhu..."
Andre terus menangis tersedu - sedu.
Andre pun menghentikan tangisnya, dan mencuci mukanya dan pergi ke kamar istrinya.
Alisa pun terbangun dan sangat senang melihat Suaminya, sedang memeluknya.
Alisa pun membalik tubuhnya dan mencium seluruh wajah suaminya, mengecup bibir Suaminya berulang kali. Disambut Andre dengan mengecup juga bibir istrinya dengan senyum merekah.
__ADS_1
Mereka pun berciuman dengan sangat mesra, dan saling menikmati kelembutan bibir mereka masing - masing. Kedua bibir itu saling bertaut seolah tak ingin saling melepaskan, saling mencecap, menghisap dan menguyah tak membuat mereka bosan terus mengulanginya.
Satu persatu pakaian mereka pun, sudah terlepas dari tubuh mereka. Kedua tubuh polos itu sudah saling menindih dan saling bergelut panas, Andre begitu menikmati tubuh Istrinya, menciumnya setiap inci dan memberikan banyak tanda merah di tubuh istrinya yang putih bersih.
Kedua bukit indah istrinya pun sangat lama dia nikmati, Alisa sangat puas dan bahagia, berpikir suaminya sudah menyadari kesalahannya, dan akan memperbaiki hubungan mereka lagi.
Permainan semakin memanas Andre memberikan kepuasan tangan, dan mulut dan lidah di area sensitif istrinya, Alisa sudah dua kali mendapatkan gelombang asmara dan penuntasan dan diapun membalik tubuh Suaminya dan memberikan kepuasan juga pada Suaminya dengan bibir dan lidah nya. Andre pun tak mampu bertahan lagi, diapun membalik istrinya dan mulai melakukan penyatuan dengan berapa kali hentakan diapun akhirnya memuntahkan lahar di atas perut istrinya, barang pusaka nya pun, secepatnya dia keluarkan, dia tidak mau istrinya hamil. Dan menumpahkannya di atas perut istrinya seperti biasanya. Karna Alisa tidak cocok KB. dan Suntikan. dia sakit gigi dan badannya drop selalu sakit kepala. Jadi mereka memutuskan untuk melakukan KB alami seperti itu saja.
Andre bukannya tidak menyukai anak dengan Alisa, tapi mengingat pekerjaan mereka yang sangat sibuk, karna banyak mengurus bisnis paman Alisa, bahkan istrinya sibuk pembukuan dan mengontrol usaha pamannya yang banyak cabangnya. Begitupun Andre bagian lapangan.
Bersambung.
__ADS_1