
...โ ๏ธ Warning โ ๏ธ...
...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf ๐คซ๐คญ๐๐...
...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran ๐คญ๐๐ค...
...๐๐๐๐๐...
Para pasutri lain sedang berada di ruang kerja Leo. Zafar memasang layar besar lalu di sambungkan ke laptop buat video call dengan Leo di kota C serta Saguna dan Ello di negara S. Saat sedang menunggu video call, yang terlebih dahulu tersambung adalah Saguna dan Ello.ย
"KENAPA JADI KALIAN DULUAN YANG TERSAMBUNG !!! ELLO, PUTRA MAHKOTA SAGUNA !!! KALIAN NGAPAIN DI KAMAR BERDUAAN !!! KALIAN SUDAH MENIKAH WOY !!! " pekik Lou heboh + histeris.
Grace, Adam, Shafa, Miya dan Zafar menutup telinga rapat-rapat saat mendengar pekikan Lou.
Plak
Pipi kanan Lou di tampar oleh Grace. Ello dan Saguna saling berpandang kemudian menatap di video call kembali.
"Sshh ... Sayang, KDRT kamu." Ringis Lou kesakitan sambil mengelus pipi kanannya.
"Berisik, hubby. Telinga ku dan yang lain hampir tuli mendengar pekikanmu tadi." Sewot Grace dengan wajah masam.
"Iya, Pekikanmu macam cewek kalah sama suara nona Ayya." Decak Zafar mengelus telinganya.
"Hehehehe ... maaf yee ... gue kaget soalnya tiba- tiba saja tersambung ke putra mahkota Saguna dan Ello." Cengenges Lou tak bersalah.
"makanya paman Lou kalo mau teriak itu liat kondisi sekitar, syukur gak bibi ratu di sebelah paman." celetuk Saguna polos.
"benar tuh kata putra mahkota saguna, kalo kak Gava di sebelah kak Lou, tuh telinga siap-siap aja panas bak neraka dan siraman rohani bak rentetan tembok cina." Ucap Miya membenarkan.
"Tapi syukur deh, nih anak di kota C. Jadi gue selamat antara batin dan raga." celetuk Lou berdoa membuat Grace, Miya, Adam, Shafa dan Zafar terkekeh.
"Kenapa?" suara berat dan seksi memasuki telinga mereka.
"Tuan Leo."
"Paman Raja"
"Kak Leo."
sahutan mereka membuat Leo yang diseberang video call mengernyitkan dahinya tanda tak mengerti.
"Suara siapa tuh yang nyanyi, kok gak enak di dengar ya ditelingaku/gue/saguna." batin mereka bertanya-tanya kecuali Lou.
"Ya Allah Gav, Gav. Suara cetar lo muncul lagi. Kasian gue sama suami lo yang dengerinnya secara langsung." batin Lou terkikik.
"Kalian kenapa melamun?" datar Leo bertanya di seberang video call. Mereka semua tersadar dari lamunan.
"Tuan Leo ada apa?! Kenapa kamu menghubungi saya?! Apa terjadi sesuatu sama nona Ayya dan tuan muda kecil Bintang di kota C?!" tanya Zafar beruntun terkesan cemas dan khawatir.
"Tenanglah, kami baik-baik saja. Ayya lagi mandi, Bintang bersama Kenan dan Fidel." datar Leo agak panjang.
"Jadi suara cetar membahana tadi adalah suara nona Ayya/nona Gava/Kak Gava/ Bibi Ratu." batin mereka semua kecuali Lou menjerit.
"dengerin penjelasanku sampai selesai." lanjutnya datar dengan aura king mafia.
__ADS_1
Pasangan Lou-Grace, Zafar-Miya, Adam-shafa duduk tegak dan memasang wajah serius. Ello dan Saguna juga melakukan hal sama. Leo menjelaskan rencana cadangan kali ini hanya dengan mereka tanpa yang lain.
"Apa kalian paham rencanaku?" tanya Leo datar.
"Kami paham." angguk di ruang kerja Leo.
"Saguna paham paman raja." angguk Saguna.
Ello memasang wajah datar tak berekspresi tanpa mengeluarkan pendapatnya. Leo tau ekspresi Ello seperti itu sama halnya Gava. Beberapa menit diam dan hening, mereka hanya mendengar nyanyian Gava yang cetar membahana.
"Ya allah, lagunya?! tuan Leo kamu di suruh pilih gadis atau janda?!" Ledek Zafar terkikik.
"Baru tau suara kak Gava cetar begini hihihihi." Komentar Grace terkekeh.
"Lantas kak Gava gak pernah mau karaoke bareng?! Ternyata suaranya cetar membahana." Komentar Miya menggelengkan kepalanya.
"Lo benar Mi. Lantas kak Gava selalu menolak mentah-mentah kalo di ajak karaoke." timpal Shafa menganggukkan kepala.ย
"Kak Leo emang kuat ya mendengar suara fals kak Gava?" Tanya Ello datar di seberang video call.
Semuanya menatap wajah Leo di seberang VC dengan pandangan bertanya-tanya.
"Gue aja ya sebagai sepupunya gak akan kuat mendengar suara Gava." Jawab Lou dengan wajah tak bisa di artikan.
"Emang paman Lou pernah mendengar suara bibi ratu Gava?" Tanya Saguna polos di seberang VC.
"Pernah, Saguna. Sering malahan, kan kamu tau Paman dan bibi ratumu sering tidur bareng sebelum paman raja datang." yakin Lou.
"Oooiiiyyaaa ... ayahanda sering bilang ke Saguna bahwa paman Lou sering tidur bareng bibi ratu Gava." Angguk Saguna Polos.
"Tapi kenapa Saguna denger bibi ratu menyanyikan Gadis atau janda sih. Paman Raja Leo mau memiliki dua istri?!" pikir Saguna sambil memicingkan matanya diseberang VC.
Semua yang berada di ruang kerja Leo dan di seberang VC menatap Leo dengan berbagai pandangan karena ucapan Saguna yang menurut mereka ada benarnya tanpa disaring dan difilter.
"Saguna." Panggil Leo lembut di seberang VC.
"Iya paman raja." polos Saguna di seberang VC.
"Bibi ratumu cuman nyanyi aja. Kamu tau sendiri sikapnya seperti apa. Paman, mana berani nikah lagi. Bibi ratumu limited edition." Jelas Leo panjang lebar dengan nada lembut.
Semua yang di ruang kerja kecuali Saguna, Ello, Lou dan Grace menganga tak percaya dengan penjelasan panjang Leo terkesan Lembut.
Mereka mendengar suara kamar mandi baru saja dibuka menandakan sang wanita bernyanyi tadi telah selesai kemudian wajah Leo seperti ingin menerkam bak singa kelaparan.
"Paman Raja kok diam." panggil Saguna menyadarkan Leo.
"Ada apa kak Leo?" Tanya Ello datar dengan pandangan menyelidik.
"Gava sudah selesai mandi." Jawab Lou enteng.
Leo menganggukkan kepalanya saat Lou menjawab pertanyaan Ello.
"Hai." Sapa Gava tersenyum manis di seberang VC.
"Enak ya kak, mandi sambil nyanyi. Terus lama mandinya." Sindir Lou kecut.
__ADS_1
"Suara kak Gava memang cetar membahana." Sambung Grace, Miya dan Shafa menyindir bersamaan.
"Gak kasian apa sama paman Raja mendengar suara bibi ratu." Lanjut Saguna polos.
Gava di seberang VC mengkerutkan keningnya pertanda bingung saat mendapat sindiran dari mereka dan ucapan polos Saguna.
"Maksudnya?! gue mandi sambil nyanyi terus kasian sama Leo?!" Lola Gava kebingungan dan pandangan bertanya-tanya.
Semuanya menepuk jidatnya saat Gava memasang wajah Lola dan kebingungan.
"Lo gak tau Gav?" Tanya Lou terperangah.
Sekali lagi Gava menggelengkan kepalanya.
"Serius lo gak tau?" Tanya Lou sekali lagi mengerjapkan matanya beberapa kali.
"Iya gue serius. Kalian kenapa sih wajahnya seperti itu?" Tanya Gava balik dengan wajah bingung.
"Kak, kamu nyanyi tetapi suara kamu cetar membahana." Jawab Ello hangat terkesan hati-hati.
"Oooo .... Apa?! Jadi kalian mendengar suara gue?! Sejak kapan kalian mendengar suara gue?!" Gava menganggukkan kepalanya kemudian panik.
"Sejak kami video call hampir 15 menit, bi. Paman raja dan kami sedang membahas sesuatu sambil mendengar suara bibi ratu yang cetar membahana." Polos Saguna.
Mereka memasang wajah tak bisa diartikan, Ello dengan sigap menutup mata Saguna pakai kedua tangannya saat melihat adegan intim antara Gava dan Leo di seberang VC.
"Woy, Gav. Matiin dulu video callnya. Malu woy."
"Kak Gava, nanti dulu interogasi tuan Leo."
"Putra mahkota Saguna tutup matanya."
"Kak Gava ada anak kecil kak."
"Mata Saguna tak suci lagi, paman pangeran."
Teriakan dari Lou, Grace, Zafar, Miya dan Shafa mengalihkan pandangan Gava ke video call.
"Gue matiin dulu ya. Kalian sudah paham kan tugasnya?" Tanya Gava tersenyum manis.
"Ya." jawab mereka serempak.
Setelah Gava dan Leo keluar dari video call. Lou menyandarkan tubuhnya di sofa sambil memeluk pinggang Grace. Grace bersandar didada bidang Lou. Pasangan lain pun juga melakukan hal sama.
"Gak kak Gava, anak-anak kak Gava, ada aja kelakuan mereka yang bikin kita terkena serangan jantung mendadak." Ucap Grace menghela napas pasrah.
"Iya, gue sempat kaget tau gak Grace. apalagi putra mahkota Saguna masih polos walaupun udah nikah." timpal Shafa di dekapan Adam.
"Lebih baik kita ke kamar masing-masing. Kita butuh istirahat buat besok." Ucap Zafar sambil mengangkat Miya yang tertidur ala bridal style di gendongannya.
Semuanya keluar dari ruangan kerja Leo dan menuju kamar masing-masing.
...โกโกโกโกโกโกโก...
...Hai hai reader, kangen gak sama mama Gava dan papa Leo ๐คญ๐คญ Harap bersabar ya, author mau weekend dulu mumpung besok hari minggu ๐คฃ๐คฃ...
__ADS_1
...Jangan lupa di follow terus tinggal jejak dengan tekan vote, like dan koment agar author semangat up ๐ฅฐ๐๐คฉ๐...