
...⚠️ Warning ⚠️...
...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭😚😘...
...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...
...🎥🎥🎥🎥🎥🎥🎥...
Alan Pov On
Saat ini aku dan istriku, Sekar sedang berada di rumah sakit pusat RR lebih tepatnya menunggu operasi dadakan karena mendapat kabar dari anak buah organisasi daddy Edward terluka parah dan membutuhkan operasi darurat.
"Hiks ... Lan Hiks ... daddy hiks ... akan baik-baik sajakan hiks ..." lirih Sekar menangis dipelukanku.
"Berdoalah baby, yakinlah daddy akan baik-baik saja." Ucapku menenangkan Sekar.
Hatiku merasakan sakit karena ayah mertuaku sedang berjuang melawan maut. Aku terus berdoa semoga operasi ayah mertuaku berjalan lancar.
Flashback beberapa jam yang lalu
Di sebuah restoran TwinA, aku dan Sekar sedang makan siang di ruangan VVIP.
"Hon." panggil Sekar lembut.
"Hem." sahutku lembut sambil mendongakkan kepala dan meletakkan sendok dan garpu diatas piring.
"Kamu serius ingin jadi dokter?" tanyanya manja.
"Serius honey. Kenapa hem?" tanyaku lembut sambil mengelus pipi istriku.
"Gini ya hon, di keluarga kita kan semuanya pembisnis gak ada satupun keluarga kita yang masuk kedokteran." Jelas Sekar manja.
"Siapa bilang gak ada yang profesi seorang dokter." sahutku sombong.
"Maksudmu?" tanyanya gak mengerti.
"Kamu tau mama Gava dan papa Leo?"
Sekar menganggukkan kepala polos dengan wajah penasaran.
"Mama Gava dan Papa Leo termasuk paket lengkap." Ucapku ambigu.
"Paket Lengkap?! Please,, hon. Tolong jelasin yang bener ,, jangan pake kode." Beonya sekaligus merengek manja.
Aku terkekeh mendengar saat Sekar merengek manja.
"Kamu kok tertawa, hon." rajuknya dengan bibir mengerucut. "Ayok dong jelasin maksud kamu apa?! Kenapa jadi papa Leo dan mama Gava?!" lanjutnya manja.
"Papa Leo dan mama Gava termasuk paket lengkap. Mereka berdua di sebut king and queen atau para kaisar dan permaisuri di dunia mafia, pemerintah, militer, bisnis dan kedokteran. Salah satunya Di dunia mafia, papa Leo dan mama Gava termasuk pasangan yang ditakuti." Jelasku singkat.
"Iya sih, hon. Papa Leo dan mama Gava termasuk paket lengkap." angguk Sekar sambil meminum minumannya.
"Apa kamu masih ingat acara pesta kecil-kecilan dimana Radith dan Resmi dengan gampangnya mengerjakan soal ujian kita dengan mudah dan memakan waktu hanya 5 menit dalam 10 soal." Ucapku.
"Ya, aku masih ingat. Mereka termasuk si bocah monster jenius." Ucapnya bergidik ngeri.
Ddrrtt
Ponselku bergetar dan aku mengangkatnya.
__ADS_1
"Halo." Salamku dingin.
"..........." Orang diseberang ponsel memberitahukan bahwa daddy Edward berada dirumah sakit Pusat RR dengan penanganan operasi dadakan.
"Baiklah, saya akan kesana." Ucapku mematikan ponsel secara sepihak.
"Hon, kita kerumah sakit sekarang." Ucapku berusaha tenang.
"Ke rumah sakit? Siapa yang sakit?" cercanya panik.
"Daddy Edward berada dirumah sakit." Ucapku pelan.
"A,apa?! Daddy?! Serius daddy?! Hon, jangan bercanda?" Sekar bangkit dari kursi dengan wajah syok, kaget dan histeris.
Aku juga bangkit dari kursi dan mendekap istriku.
"Lan hiks... daddy hiks..." isaknya menangis didekapanku.
"Tenanglah hon jangan menangis." Ucapku berusaha menenangkan Sekar bahkan mengusap air mata yang keluar dari sudut matanya.
Akupun menggendong istriku ala bridal style sampai menuju parkiran restoran lalu menjalankan mobil menuju rumah sakit pusat RR sambil menggenggam tangan istriku.
Flashback Off
Aku terus menatap pintu ruangan operasi masih menyala merah dan terus mendekap sang istri.
"Alan, Sekar." teriak seorang gadis seumuran ku dan Sekar.
Aku dan Sekar sama-sama menoleh ke sumber suara. Terlihat Alana dan Ceilo beserta papi Adam dan mami Shafa berjalan ke arah kami.
Aku dan Sekar bangkit dari kursi tunggu. Aku memeluk papi Adam, Sekar juga memeluk mami Shafa. Alana juga berada dipelukan Ceilo suaminya sambil menangis mengingat daddy Edward sudah menganggap kami anak-anaknya.
Tubuhku bergetar hebat saat berada di dekapan papi Adam. Papi Adam terus memberikan aku ketenangan bahkan mengusap punggungku terus menerus.
"Jangan menangis, baby. Jangan menangis. Kita berdoa semoga operasi daddy edward lancar." Serak mami Shafa sambil menenangkan Sekar.
2 jam telah berlalu, akhirnya ruang operasi yang awalnya berwarna merah menjadi hijau menandakan operasi berjalan lancar. Pintu operasi terbuka menampilkan sesosok dokter yang memakai pakaian operasi memasang wajah tidak bisa diartikan.
"Bagaimana dengan daddy Edward, dokter?" tanya Ceilo mewakili kami semua.
"Maaf, nyawa tuan Edward tidak bisa diselamatkan saat operasi berlangsung akibat racun yang bersarang di tubuh tuan Edward lalu penusukan di area hati dan ginjal yang sudah sobek." jelas dokter itu memohon maaf.
Aku dan yang lain membulatkan mata saat mendengar nyawa daddy Edward tak terselematkan.
"Tidak !!!!!!! Daddy !!!!!!!" histeris Sekar menangis dan memberontak di dekapan Mami Shafa.
Aku melepaskan pelukan papi Adam dan memeluk Sekar yang histeris sambil menyebut daddy Edward.
"Hon." lirihku menahan tangis sambil memeluk Sekar dengan erat.
"Hon, ini gak benar kan, daddy gak meninggalkan. JAWAB HON !!!" histeris Sekar menangis bahkan meninggikan suara.
"Daddy sudah tenang hon disurga." Jelasku lirih.
"Tidak, tidak. Kamu pasti salah hon, KAMU PASTI SALAH. DADDY MASIH HIDUP, HON. Daddy masih hidup." histeris Sekar sambil memukul dadaku.
"Daddy hiks .... DADDDDYYYYYYY." teriaknya histeris dan tidak terima mendengar kabar kematian Daddy Edward.
"Hon." Keluku menahan tangis.
__ADS_1
Beberapa detik kemudian, aku merasakan kalo Sekar pingsan didekapanku.
"Hon, kau kenapa. Hei ... honey, bangun hon." lirihku menangis saat melihat istriku menutup mata didekapanku.
"Tuan muda Alan, bawa nona muda Sekar ke ruang VVIP untuk diistirahatkan. Biarkan urusan tuan Edward, mami dan papi yang akan menanganinya." titah Shafa.
"Iya, mami." sahutku sambil menggendong Sekar yang pingsan ala bridal style.
Aku membawa Sekar ke ruangan VVIP diikuti Alana dan Ceilo.
Alan Pov OFF
Sementara didepan ruang operasi, Adam dan Shafa berbagi tugas. Shafa mengabari mansion RR sedangkan Adam mengurus jenazah Edward.
Shafa menelpon Gava.
"Halo Shaf, bagaimana keadaan disana?" lirih Gava serak diseberang ponsel dipastikan keadaan Gava menahan nangis.
"Tuan Edward tidak terselamatkan Kak Gava."
"Apa?! Bagaimana mungkin?!" teriaknya lirih.
"Racun dan penusukan yang berada ditubuh tuan Edward mengakibatkan Hati dan ginjalnya rusak parah."
"Terus bagaimana dengan menantuku?"
"Nona muda Sekar, histeris dan sekarang pingsan."
"Bawa jenazah tuan Edward kemari." lirih Gava.
"Baik, kak Gava."
Saat Shafa ingin mematikan ponsel, dia mendengar kabad bahwa Dewa dan Fira meninggal akibat kecelakaan mobil yang disabotase saat menuju mansion RR.
"Kak Gava, kak Gava." panggil Shafa.
"Nona Shafa, tunggulah jenazah bunda Fira dan tuan Dewa agar bisa di urus pihak rumah sakit. Sampaikan hal ini ke tuan Adam dan para tuan muda serta nona muda." titah Agra serak dan lirih.
Agra mematikan ponsel secara sepihak. Shafa bergegas ke ruangan jenazah dimana dokter, perawat dan Adam berada disana.
"Kak." panggil Shafa ke Adam menahan tangis.
Adam menatap istrinya lalu mendekati Shafa dengan pandangan bertanya-tanya.
"Bunda Fira dan Ayah Dewa meninggal ditempat pada saat kecelakaan mobil. Jenazah ayah dan bunda akan tiba dirumah sakit beberapa menit." serak Shafa sambil menahan tangis.
Adam syok dan kaget mendengar orang tua angkat dan kedua mertua majikannya juga meninggal bersamaan hari meninggalnya tuan Edward.
Dokter dan suster mendengar hal itu juga diam tanpa kata.
"Dokter, setelah jenazah kedua majikan kami datang mandikan dan kasih kain kafan. Jadi 3 jenazah akan dibawa ke mansion RR untuk dikuburkan." datar Adam dengan wajah menahan tangis.
...🎞🎞🎞🎞🎞🎞🎞...
...Baru bisa update 😊...
...Sehari Gava dan Leo mendapat 3 kejutan sekaligus, anak-anak diculik, daddy Edward meninggal setelah operasi, terus pasangan Dewa dan Fira juga meninggal akibat kecelakaan mobil yang disabotase 😢😢...
...Bagaimana kelanjutannya ??...
__ADS_1
...Sampai Ketemu Lusa 😘😘...
...Jangan lupa tekan Rate, Favorit dan Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❤❤, like 👍👍 dan komentar 💬💬...