Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)

Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)
[S2] Page 53


__ADS_3

...⚠️ Warning ⚠️...


...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭🥰...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...


...💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎...


Di kamar pasutri Alana dan Ceilo.


Alana dan Ceilo sudah berada di ranjang kingsize. Alana bersandar didada bidang Ceilo. Ceilo hanya mengusap pucuk kepala istrinya.


"Kak, apa rencana mama akan berhasil?" tanya Alana mendongakkan kepalanya.


"Kita berdoa saja semoga rencana mama berhasil." balas Ceilo tersenyum lembut.


Ceilo membalikkan tubuh Alana menjadi Alana dibawah dan Alan di atas. Alana menatap mata Ceilo seperti menginginkan sesuatu.


"Lakukanlah, kak." ucap Alana memberi akses ke Ceilo.


Bibir Ceilo langsung menyambar bibir Alana dengan penuh tuntutan. Alana mendesah saat salah satu tangan Ceilo bermain di salah satu gunung kembarnya.


Alana yang mulai kehabisan napas menepuk dada Ceilo. Ceilo yang ditepuk dadanya menyudahi ciuman mereka. Alana menghirup napas rakus seperti tidak ada hari esok. Ceilo berada di ceruk leher Alana dan memberikan tanda mahakaryanya.


"kak, jangan berbekas." desah Alana.


Alana yang memakai daster membuat Ceilo dengan mudah melepaskan dasternya sehingga hanya tersisa pakaian dalam. Ceilo juga melepas pakaian luarnya hanya tersisa kain segitiga dimana boy ingin sekali keluar dari sarangnya.


Ceilo yang melihat tubuh Alana menurutnya seksi dan berisi.


Ctak


Kain mini yang membungkus tubuh Alana terlepas sehingga membebaskan gunung kembar Alana. Ceilo menyambar tempat favoritnya. Alana terus mendesah kenikmatan.


"Makin besar sayang, aku suka dan pas ditangan." serak Ceilo yang asyik dengan benda favoritnya.


Salah satu tangan Ceilo terus menurun kebawah sampai kerumah Alana bahkan melepaskan kain segitiga Alana. Ceilo memberikan rangsangan agar boy dapat masuk ke rumah Alana yang masih sempit. Alana hanya mendesah bahkan kedua tangannya mencengkram rambut Ceilo.


"kak, mau keluar." desah Alana saat sesuatu dibawah sana mendesak ingin keluar.

__ADS_1


"keluarkan." serak Ceilo mempercepat rangsangan dibawah sana.


Alana akhirnya mengeluarkan cairan dibawah sana. Lalu Ceilo melepaskan kain segitiga sehingga boy yang siap tempur. (Sampai disini dulu, author masih amatir, jangan ngintip dan denger 🙈🙉🙈🙉)


Di kamar pasutri baru Alana dan Ceilo lagi asyik bermadu kasih berbeda di kamar Alan.


Alan sekarang berada di balkon kamar ditemani bintang bertaburan dimalam hari dan secangkir susu vanilla hangat. Alan menatap bintang tersebut dengan pandangan yang berbeda.


"Ayah, bunda. Apa rencana mama akan berhasil? Alan takut sekali. Alan tidak mau ada nyawa yang menghilang. Ayah, bunda. Tolong beri Alan petunjuk di atas sana agar Alan memiliki cara untuk membantu rencana mama yang lain?" Ucap Alan menatap langit malam yang bertaburan bintang dan meminum susu vanilla hangat.


Alan benar-benar frustasi dalam hal ini padahal 3 hari lagi merupakan hari bahagia untuk Alan dan Sekar untuk melaksanakan pernikahan secara privat di halaman cabang mansion.


Alan memasuki kamarnya dan menutup pintu balkon karena kantuk sudah mulai menyerang matanya. Dia menuju kamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi.


Setelah keluar dari kamar mandi, Alan mematikan lampu utama menjadi lampu tidur. Alan memejam matanya karena besok hari adalah hari yang akan sangat merepotkan untuknya dan calon istrinya nanti.


☆☆☆


☆☆



Di ranjang kingsize, Gava dan Bintang berpelukan, Radith terlentang, Resmi dipelukan Leo, sedangkan Neira berada di bawah kaki Leo.


Leo mengerjapkan matanya beberapa kali. Dia merasakan bahwa putrinya Resmi yang memeluknya. Dia melepaskan pelukan putrinya menganggantinya dengan guling.


Leo merasakan dibawah kakinya seperti menekan sesuatu. Wajah Leo menunduk dan melotot kaget karena putrinya yang lain berada di telapak kakinya.


"Ya Allah, Neira. Kenapa kamu tidur dekat dibawah kaki papa. Syukur papa peka coba gak, bisa ketendang kamu nak." batin Leo menarik kakinya yang hampir smenendang perut Neira.


Leo bangkit dari tempat tidur dan mengangkat Neira agar tidur dengan benar. Leo duduk ditepi ranjang sambil mengelus pucuk kepala Neira dan mencium keningnya.


Leo melihat satu persatu wajah keempat anaknya. Dia terkekeh saat putra bungsunya berada di gunung kembar istrinya. Lalu Leo melihat wajah istrinya yang masih tertidur pulas.


Leo merasakan bahwa si boy bangun saat melihat wajah polos Gava yang tertidur menurutnya seksi. Leo bangkit dan berjalan ke arah tepi ranjang satunya.


Tubuh Leo mensejajarkan dengan wajah Gava. Tangan Leo mengusap wajah polos Gava dan mencium bibirnya lama. Gava yang merasakan pasokan napasnya mulai menipis membuka perlahan-lahan ternyata Leo sedang asyik mencium bibirnya.


Gava mencengkram dagu Leo memberitahukan kalo napasnya hampir habis. Leo menyudahi ciumannya.

__ADS_1


"Baby, sudah lama?" serak Gava khas bangun tidur. Leo menganggukkan kepalanya.


"Bangunin anak-anak." sahut Gava ingin membangunkan Bintang tetapi tangannya ditahan Leo.


Leo mengarahkan tangan Gava ke boynya membuat Gava menatap tajam dan bergidik ngeri.


"suami gue ya Allah. pagi-pagi sudah onfire." batin Gava saat merasakan tangannya digerakkan Leo.


"Main bentar ya baby." serak Leo puppy eyes.


"anak-anak gimana?"


"tenanglah, masih jam 4 pagi. Kita bangunkan anak-anak jam 6 pagi." rengek Leo bak anak kecil minta mainan.


"gemes sekali kamu baby." batin Gava terkekeh.


"mau main dimana?"


"ikut aku baby."


Gava perlahan-lahan bangkit dari ranjang kingsize dimana salah satu tangan Leo menuju balkon yang sudah di modifikasi. Leo menekan tombol pengedap suara agar dirinya dan Gava bisa berteriak.


Leo mencium bibir Gava dibalas Gava dengan intens. Bahkan Leo melepaskan semua pakaiannya dengan istrinya sampai polos tak tersisa. (Setelah itu kalian pahamlah, Leo mesum dan Gava lakuin apa ?? 🤭🤭)


Hampir 2 jam pergulatan panas antara Gava dan Leo dibalkon lalu dilanjutkan setengah jam di kamar mandi membuat Gava meminum ramuan penguat tubuh agar bisa mengimbangi tenaga Leo yang berkali-kali lipat saat meminta jatah dimanapun dan kapanpun.


Leo dan Gava sudah berpakaian santai lalu membangunkan anaknya satu persatu agar mereka sekolah hari ini kecuali Bintang.


Mereka berempat mandi bersama di kamar mandi Gava-Leo membuat Gava dan Leo bekerja sama untuk mengurus keperluan sekolah ketiga anaknya dan pakaian santai untuk Bintang.


Setelah semua siap Gava, Bintang digendongan Leo, serta ketiga anak mereka keluar dari kamar dan menuju ruang makan dimana sudah disediakan para maid.


Para anak-anak sekolah kecuali Bintang dan Gilang, Griffin dan Bara memakai zoom karena belum kembali ke kerajaan.


Para orang tua akan ke markas organisasi AZZA kecuali 4 orang bumil, kaisar Awan dan permaisuri Genia tinggal dimansion. Jangan lupakan Dewa dan Fira baru saja datang ke jam 1 dini hari dari perjalanan bisnis.


...🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩...


...Mumpung author agak senggang jadi author ketik deh 🤭🤭 Sampai ketemu Lusa 😊😊...

__ADS_1


...Jangan lupa tekan Favorit kemudian Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❤❤, like 👍👍 dan komentar 💬💬 agar author semangat update 🤭🤗😊...


__ADS_2