Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)

Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)
[S2] Page 54


__ADS_3

...⚠️ Warning ⚠️...


...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭🥰...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...


...🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨...


Di ruang rapat Organisasi AZZA


Pasangan Gava-Leo duduk di kursi kebesarannya, kursi yang di duduki putra mahkota Saguna dan pangeran Ello berseberangan dengan pasangan Zafar-Miya, pasangan Lou-Grace berseberangan dengan pasangan Amel-King, pasangan Adam-Shafa berseberangan dengan Vori-Calis.


"Apa kalian masih mengingat penyerangan rumah tamu 2 hari yang lalu?" tanya Gava menatap satu persatu para orang tua.


"Ya, gue masih ingat. Penyerangan rumah mewah lo dua hari yang lalu di dalangi oleh keluarga Millano." balas Amel mengangguk.


Yang lain pun mengangguk artinya membenarkan ucapan Amel.


"Itu baru langkah awal J.A untuk menggertak gue, dia menargetkan gue karena gue statusnya sebagai kepala keluarga dari dua keluarga sekaligus." Ucap Gava serius, tidak ada lagi wajah manis dan polos.


"Apa nona Gava dan tuan Leo memiliki rencana?" tanya Miko.


"Ada, tetapi resikonya sangat besar. Kemungkinan 60% rencana yang dibuat oleh gue dan Leo." Ucap Gava menggenggam tangan Leo.


"60% artinya misi penyerangan untuk keluarga Millano merupakan misi tersulit kita selama 10 tahun kita." Ucap Zafar membenarkan.


"Ya, kamu benar." angguk Gava.


"Apa kalian memiliki rencana cadangan?" tanya Grace serius.


Gava dan Leo saling tatap bahkan kedua tangan mereka saling menggenggam erat.


"Ada." Ucap Gava agak ragu-ragu.


"Katakanlah nona Ayya, jangan ragu." Ucap Agra diangguki oleh semuanya.


"Berapa persen?" tanya Adam datar dan singkat.


"35-40% tingkat keberhasilan rencana ini." Ucap Gava memejamkan matanya.


"Serendah itu tingkat keberhasilan kita, Bibi ratu. Apa tidak ada cara lain lagi?" ucap putra mahkota Saguna tercekat.


"tidak ada putra mahkota. Bibi dan pamanmu sudah merencanakan ini dengan matang." sahut Gava menggelengkan kepala.


"Maka rencana ini banyak memakan korban dari pihak kita ketimbang keluarga Millano." Calis meanalisis lewat pikirannya dan mencoret di sebuah kertas.


"Ya, kamu benar Calis." angguk Gava.


"Rencana apa yang akan lo buat?" tanya Amel menatap Gava.


Gava menjelaskan rencananya ke para orangtua dimana rencananya hampir sama dengan rencana Gava ke Alana dan Alan.


"Lo gila Gav, lo akan menikahkan paksa antara Kenan dengan nona Vivi dari keluarga Oliver terus juga Athaya dengan Lusi." pekik Amel mendengar rencana gila Gava. Gava menganggukkan kepala.


"Buat apa sih Gav, sampai lo harus mengorbankan orang luar yang tidak tau apa-apa hah?! Gav, ini bukan lo, lo pasti ada sesuatu yang lo simpan rapat-rapat dari kita semua." Sarkas Amel marah


"Ini buat melindungi Bintang, putra kecil gue Mel. Bintang, merupakan sasaran empuk para keluarga Millano. Apa lo tau?! keluarga Millano sudah mulai bergerak?! Mereka mengincar anak-anak gue terutama Bintang karena dia paling kecil dan paling gampang untuk diringkus." jelas Gava frustasi.


"Jadi Kak Gava akan menyuruh tuan Kenan dan nona Vivi sebagai orang tua angkat sementara." Sahut Shafa datar.


"Ya, kamu benar. Gilang, putramu akan ikut dengan Bintang agar Gilang tidak terkena dampak peperangan ini." Angguk Gava dan menatap Shafa serta Adam untuk memberi persetujuan.


Shafa dan Adam selaku orang tua Gilang saling pandang kemudian menatap Gava.

__ADS_1


"Aku dan kak Adam setuju. Gilang dan Bintang akan aman."


"Kenzo, biarkan Kenzo mengikuti mereka berdua?" Ucap Amel membuat mereka menatap Amel.


"Maksud kamu baby?" tanya King heran.


"Kenzo akan bersama mereka, aku tidak mau Kenzo terluka, dia juga masih kecil." balas Amel berkaca-kaca.


"Baiklah, sudah diputuskan Gilang, Kenzo dan Bintang akan berangkat ke kota C ditemani Anita dan Ben setelah ulang tahun si -" " setelah ulang tahun putriku Intan, baru kita berangkatkan mereka secara diam-diam. Lagipula si kembar R dan Intan hanya beda dua hari." Jelas Amel memotong ucapan Gava.


Yang lain menganggukkan kepala saat mendengar penjelasan Amel dan Gava tadi.


"Ooo ya kak Gava." panggil Calis polos.


Gava menoleh ke Calis dengan pandangan bertanya-tanya.


"Bukannya nona Vivi punya masalah dengan orang bernama Barter dan Gama. Apa tidak ada masalah?"


"Calis, lo tau gak Kenan siapa?" tanya Gava balik.


"Oooo ya ... Calis lupa kalo tuan Kenan merupakan ketua dari organisasi AZZA." polos Calis menepuk jidatnya.


Semuanya menggelengkan kepala saja. Vori, Leo dan pangeran Ello terkekeh.


"Tadi malam kenapa wajah Alan bengkak terus matanya sembab?" tanya Lou ke Gava.


"Alana dan Alan bermimpi Lou. Bang Azka dan istrinya menemui Alana dan Alan. Bang Azka memberikan sebuah gambaran dimana akan terjadi sesuatu kepada kita semua terutama keluarga kita." jelas Gava menunduk.


"Maksud Lo?!" tanya Lou tak mengerti.


Gava menjelaskan apa yang di alami Alana dan Alan di alam mimpi. Para orang tua tercekat saat mendengar sesuatu mengerikan akan terjadi.


"Jadi kekaisaran Atmaja akan mengalami pemberontakan besar-besaran bahkan kerajaan Moonlight akan hancur lebur."


"Kak Gava dan keempat anak kalian akan berjuang mati-matian untuk melawan musuh."


"Keluarga Ramos akan bermandikan hujan. Apalagi keluarga Rajendra akan bermandikan darah."


Ucap putra mahkota Saguna, Zafar, Grace dan Lou tak percaya bahkan hampir napas mereka tercekat. Gava hanya diam, Leo memeluk tubuh Gava untuk memberikan kenyamanan.


"Berarti rencana 35-40% merupakan remcana yang dialami Kak Gava, bang Leo dan para anak-anak." sahut Calis mengeluarkan air mata.


"Semoga saja takdir Allah berbalik untuk keberkahan kita." doa Miko.


Mereka semua mengaminkan didalam hati dan keluar dari ruang rapat. Pasangan King-Amel, Agra-Miko, Lou-Grace, Vori-Calis berangkat ke perusahaan berbeda dengan pasangan Zafar-Miya dan Adam-Shafa mengikuti pasangan Gava-Leo untuk pulang ke mansion karena kepala mengawal memberitahukan bahwa dua orang wanita tergeletak pingsan didekat gerbang sehingga maid membawa ke apartemen.


☆☆☆


☆☆



Di butik FC, Alan datang bersama Sekar, Alana dan Ceilo untuk memilih gaun pernikahan untuk Sekar dan Alan. Pemilik butik memberikan 5 gaun hasil rancangannya sesuai yang dipilihkan oleh Gava.


Alana dan Sekar dengan mata tak berkedip melihat 5 gaun pengantin sederhana terkesan glamor, elegan dan mewah hasil rancangan pemilik butik dan ide Gava.


"Lo coba satu persatu deh Kar."


Sekar mengangguk kemudian mencoba satu persatu gaun pengantin.


Gaun pengantin pertama sampai gaun keempat ditolak oleh Alan karena memperlihatkan leher jenjang dan pundak mulus, gunung kembar yang hampir keliatan, punggung terbuka lebar, bahkan lebih parahnya lagi tubuh tercetak jelas. Membuat Alana geram dan kesal karena Alan terus saja menolak 4 gaun pengantin sebelum.


"Lan, nih gaun pengantin kelima loh ya. Awas aja lo gak suka, gue pastikan pernikahan lo dan Sekar memakai daster." Ancam Alana kesal.

__ADS_1


Alan hanya menatap Alana malas. Sedangkan Ceilo dan Sekar hanya menggelengkan kepala karena paham maksud dari Alan selalu mengganti gaun pengantin.


Gaun pengantin kelima, gaun terakhir yang dicoba Sekar membuat Alan terpesona dan tersenyum lebar karena gaun ini sesuai dengan seleranya. Jangan tanyakan Alana dan Ceilo, mereka juga terpesona.


"Pakai ini. Sekar, Lo cantik banget." ucap Alana berbinar.


Sekar tersenyum manis membuat Alan tersenyum manis juga. Gaun pengantin kelima menjadi pilihan Alan, Sekar, Alana dan Ceilo.


"Lo kenapa sih Lan, gak kasian apa sama Sekar ganti gaun pengantin hampir 5 kali?" tanya Alana heran saat menunggu Sekar berganti pakaian.


"Gue gak suka dengan 4 gaun pengantin sebelumnya." balas Alan santai dan ambigu.


"Iya, gue tau tapi lo gak sukanya dimana sih?" tanya Alana gemes pengen geplak kepala Alan.


"Tanyakan aja abang Ceilo, pasti dia akan paham maksud gue." Ucap Alan memandang Ceilo sekilas.


"Kak Cei, maksudnya Alan apa sih? Kenapa Alan selalu menyuruh Sekar mengganti gaun pengantin sampai 5 kali?" cerocos Alana tak mengerti dengan wajah polos.


"Gaun pengantin pertama sampai keempat membuat para lelaki memandang tubuh Sekar, baby." jelas Ceilo singkat.


Alana menganggukkan kepala tanda paham. Alana memikirkan saat melihat empat gaun pengantin Sekar yang terlalu terbuka.


Ddddrrrrrttttt


Ponsel Alan berdering membuat Alan mengangkat ponselnya.


"Halo Mah."


"Sudah selesai memilih gaunnya?"


"Sudah mah. Ada apa?"


"Pulanglah, ajak Sekar. Mamah sudah menghubungi keluarga Sekar untuk berada di rumah tamu sebelum masuk ke mansion Utama. Keluarga Sekar dan Sekar akan tinggal disana sebelum hari pernikahanmu tiba."


"Baiklah."


Tut


Ponsel dimatikan secara sepihak oleh Gava diseberang ponsel.


"Siapa?" tanya Sekar yang baru selesai berganti baju biasa.


"Mamah. Kita pulang tapi bukan ke mansion kamu."


"kenapa?"


"mamah ingin kamu tinggal di rumah tamu. Kamu tenang saja, ayahmu dan opa oma sudah berada dirumah tamu sampai di hari pernikahan kita."


Sekar menganggukkan kepala. Kedua pasangan itu keluar dari butik menuju mansion utama RR.


...🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩...


Gaun Pernikahan dan Aksesoris Yang dipakai Sekar




Ini Jas Pengantin Pria (menyesuaikan gaun pengantin wanita)



...Sampai ketemu Lusa 😊😊...

__ADS_1


...Jangan lupa tekan Favorit kemudian Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❤❤, like 👍👍 dan komentar 💬💬 agar author semangat update 🤭🤗😊...


__ADS_2