Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)

Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)
Chapter 59


__ADS_3

...โš ๏ธ Warning โš ๏ธ...


...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf ๐Ÿคซ๐Ÿคญ๐Ÿ˜š๐Ÿ˜˜...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran ๐Ÿคญ๐Ÿ˜Œ๐Ÿค—...


...โ™กโ™กโ™กโ™กโ™กโ™กโ™ก...


Di mobil yang ditumpangi Lou, Grace, Leo dan Gava. Leo terus mengeluarkan air mata. Pikirannya saat ini kacau dan khawatir bersamaan.


"LOU !!! PERCEPAT MOBILNYA !!! JANGAN LELET!!" bentak Leo dengan nada panik.


"KAK ES BALOK BISA JANGAN BENTAK KAK LOU?! KAK LOU LAGI NYETIR?! JANGAN GANGGU KONSENTRASI KAK LOU?! BAHAYA?!" geram Grace saat ini.


Lou yang di balik kemudi juga panik dan khawatir. Grace sama halnya menampilkan wajah panik, cemas dan khawatir.


"TAPI ISTRIKU PINGSAN?! KALO TERJADI APA-APA KAU YANG TANGGUNG JAWAB." Marah Lou dengan membentak.


"JUSTRU ITU KAK ES BALOK?! INI AJA KAK LOU UDAH BERUSAHA NGEBUT?! KALO NAMBAH KECEPATAN LAGI GAK CUMAN KAK GAVA YANG TERBARING, KITA SEMUA YANG TERBARING DIRUMAH SAKIT." geram Grace emosi.


Leo bungkam karena perkataan Grace ada benarnya. Leo mendekap tubuh Gava lemes tak berdaya.


30 menit kemudian, puluhan mobil sudah sampai di lobby Ramos Hospital. Para dokter sudah siap siaga karena kedatangan sang pemilik rumah sakit.


Gava, Vori dan Miko di bawa ke ugd terlebih dahulu. Di depan pintu, Leo dan Agra sejak tadi mondar mandir tak karuan. Calis berada di dekapan Grace. Leo dan Agra terus berdoa dan di kuatkan Lou.


"Mi, kenapa lama sekali para dokter di dalam?" Frustasi Leo sambil bersandar di dinding.


Fira mengelus pundak putranya berusaha untuk menenangkan dan menguatkan putranya.


Pintu UGD terbuka, menampilkan tiga orang dokter keluar dengan tersenyum tulus.


"Bagaimana keadaan istriku dok?" Tanya Leo datar tetapi wajahnya kentara sekali cemas dan khawatir.


"Sebaiknya nona Ayya dan nona Miko diperiksa ke dokter kandungan. Lalu nona Calis anda juga harus ikut ke dokter kandungan." Jelas salah satu dokter.


Semuanya mengernyitkan dahi kebingungan.


"Maksud dokter apa?! Kenapa Gava, Miko dan Calis harus ke dokter kandungan." Geram Lou dingin dan ingin memukul dokter tersebut tetapi di halangi Adam.


"Kalian akan tau saat berada disana." Jelas dokter tersebut.


"Mibun sudah meminta pihak rumah sakit untuk keruang VVIP serta dokter kandungan agar kalian paham." Jelas Fira dengan senyum cerah.

__ADS_1


3 brangkar di dorong menuju kamar VVIP Ramos Hospital.


Di ruang VVIP, Gava di periksa terlebih dahulu oleh dokter kandungan. Lalu Miko dan terakhir Calis. Vori baru beberapa menit yang lalu sadar dan bingung kenapa berada dirumah sakit.


"Selamat tuan muda Leo, anda akan menjadi seorang ayah. Nona Ayya sedang mengandung usianya 3 minggu. Selamat juga untuk nona Miko dan tuan Agra, kalian akan menjadi orang tua. Usia kandungan nona Miko baru memasuki 1 minggu. Selamat nona Calis dan tuan Vori, kalian akan menjadi orang tua, nona Calis mengandung usia baru 4 hari." Jelas dokter kandungan tersebut.


Semua disana menyambut kehamilan 3 bumil baru dengan perasaan tak biaa digambarkan.


"Wa, kita akan memiliki cucu." Senang Fira ceria. Dewa mengangguk membenarkan.


"Tuan Muda Leo saya mengucapkan selamat bahwa nona Ayya mengandung 2 pewaris sekaligus." Jelas dokter tersebut tersenyum hangat.


Leo dan yang lain melebarkan matanya saat Gava mengandung anak kembar. Lou memeluk Grace saat ini di dalam hatinya berharap semoga Grace cepat mengandung.


Fira dan Dewa sangat senang dan bahagia bahwa menantunya memberikan dua cucu sekaligus. Lalu ponsel Fira berbunyi mendapat kabar bahwa Amel juga mengandung dengan usia 2 minggu.


"Sepertinya gak hanya mereka bertiga, Mibun baru dapat kabar bahwa Amel juga sedang hamil bahkan baru menginjak 2 minggu." Jelas Fira bahagia.


Semua disana merasakan perasaan senang, bahagia dan terharu. Empat pasangan menikah dengan jarak seminggu akhirnya istri mereka mengandung.


"Leo, kehamilan Ayya saat ini kamu harus siaga sayang. Bahkan kalo istrimu ngidamnya aneh-aneh turutin. Kalo bisa tahan nafsumu untuk sementara." Jelas Fira lembut.


Leo menganggukkan kepalanya mengerti. Gava dan Miko sadar akibat pengaruh obat bius. Gava mengerjapkan matanya melihat sekitar.


"Ha..us." ucap Gava terbata-bata.


Leo menyodorkan gelas air putih untuk Gava. Setelah Gava meminum air putih itu dia langsung saja memeluk Leo. Leo terus saja mengusap punggung Gava dengan lembut dan sayang.


Fira sangat tau kalo kehamilannya dan kehamilan Gava sangat sama. Dimana Fira dulu suka bermanja-manja dengan Dewa. Sekarang Fira bisa melihat Gava sedang bermanja-manja dengan Leo.


"Kenapa aku disini?" Manja Gava.


"Kau pingsan, jadi kami semua membawamu ke rumah sakit." Lembut Leo.


Gava melepaskan pelukan Leo. Dia mendongakkan kepalanya meminta penjelasan melalui kode matanya.


"Kau akan menjadi seorang ibu sayang. Bahkan mereka sudah disini selama 3 minggu." Jelas Leo lembut dan bahagia sambil mengusap perut agak berisi Gava.


Wajah Gava tak bisa di gambarkan lagi untuk saat ini. Tangannya memegang perut agak buncit. Karena kondisi para bumil sudah stabil, Gava, Calis dan Miko dipersilahkan pulang.


Di dalam mobil, Leo terus mengelus perut istrinya dengan sayang dan penuh perhatian.


"Baby peluk." Manja Gava.

__ADS_1


Leo memeluk Gava dengan sayang. Bahkan Lou dan Grace menggelengkan kepalanya.


Beberapa menit kemudian, puluhan mobil sampai di mansion utama RR. Leo dan Gava keluar dari dalam mobil. Gava melihat Vori yang di papah oleh Adam dan salah satu pengawal heran.


"Vo, kenapa sayang? Kok di papah begitu?" Tanya Gava heran.


"Calis hamil tetapi yang mengalami morning sick Vori." Balas Leo lembut.


"Hahahahahahaha" Gava tertawa terbahak-bahak saat mendengar Calis hamil yang kena morning sick Vori.


"Kak Gava suka banget nistain kak Vori. Kak, ingat kakak lagi hamil. Jangan sampai anak kakak kelakuannya mirip kak Vori." Bijak Calis polos.


Gava terdiam kemudian merajuk manja ke Leo. Semuanya terkikik saat perkataan Calis menjadi tamparan keras.


"Amit-amit ya allah. Nak kelakuannya jangan mirip seperti uncle Vori ya. Kalo bisa kelakuannya mirip papa mama aja tetapi jangan mesum dan jahil." Gumam Gava berdoa sambil mengelus perutnya agak membuncit tetapi di dengar semua orang.


"Ya allah. Kabulkan doa istriku. Jangan sampe anak-anakku nanti kelakuannya mesum, ca**l dan jahil. Bisa-bisa aku dan Gava selalu darah tinggi." Batin Leo berdoa.


"Leo. Aku ingin es krim rasa tomat." Sahut Gava ngidam.


Semua yang mendengar keinginan Gava mengernyit bingung.


"Es krim rasa tomat, emang ada sayang?" Tanya Leo terbata-bata.


"Ya bikin. Pokoknya harus ada di lemari esnya itu es krim rasa tomat." Ucap Gava berkaca-kaca.


"Aku malah mau jambu biji dan air." Ucap Vori berbinar.


"Agra, sayang. Aku mau es krim rasa jeruk nipis." Manja Miko.


"Emang ada es krim rasa tomat dan rasa jeruk nipis." Batin Leo dan Agra bersamaan.


"Tuan muda Leo, tuan Agra sebaiknya kita membeli bahan buat bikin es krim yang di inginkan oleh nona muda Ayya dan nona Miko." Balas kepala maid.


"Bikin, bikin. Ayok bi, kita ke dapur." Sahut Gava dan Miko gembira sambil berlari.


"Sayang, jangan lari. Ada anak kita." Teriak Leo dan Agra bersama sambil frustasi.


"Ayya, Miko hati-hati kalian lagi hamil sayang." Teriak Fira memberi peringatan.


Gava dan Miko yang sadar saat mereka hamil berjalan kembali. Semua disana menggelengkan kepala. Shafa turun dari lantai dua .....


...โ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™ค...

__ADS_1


...Jangan lupa di follow terus tinggal jejak dengan tekan vote, like serta koment agar author semangat up ๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜๐Ÿคฉ๐Ÿ˜˜...


__ADS_2