Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)

Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)
{S2} Page 47


__ADS_3

...⚠️ Warning ⚠️...


...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭😚😘...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...


...🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊...


Ddddrrrrrrtttttttt


Gava dan Leo melepaskan pelukan mereka saat mendengar ponsel berdering. Ternyata yang mengganggu acara pelukan mereka adalah ponsel Gava yang tak jauh dari sofa bak kasur.


Gava ingin mengambil ponsel tersebut tetapi pinggangnya di tahan oleh kedua tangan Leo bahkan Leo langsung menarik tubuh Gava agar terduduk dipangkuannya.


"Eeee.... Kenapa?" tanya Gava malu dan heran saat terduduk di pangkuan Leo.


"Jangan gerak baby, boy masih di dalam. Takutnya aku khilaf dan kita akan berakhir nikmat dunia lagi." Serak Leo meringis saat tubuh Gava bergerak sedikit.


"Eeeehhhh ... boy !!!!!" histeris Gava dipangkuan Leo membuat Leo menutup kedua kupingnya.


"Biarkan aku melepaskannya. Kalo kamu yang melepaskan boy, takutnya aku yang khilaf sayang." Ucap Leo mengecup bibir Gava sekilas.


Leo melepaskan boynya pelan-pelan dari rumah Gava. Gava menahan desahan agar tidak memancing gairah dan nafsu Leo. Setelah boy Leo terlepas dari rumah Gava.


Tubuh Leo terlentang bahkan memberikan kemejanya agar tubuh polos Gava tertutupi. Gava mengambil kemeja itu dan memakainya tanpa mengacingnya lalu membelakangi Leo.


Kemudian Gava dengan gesit bergerak untuk mengambil ponselnya yang sejak tadi menangis minta di angkat. Gava baru saja menekan tombol hijau dimana Amel menelpon sejak tadi:


"GAVA !!!!! LO DARI MANA HAH?! INI SUDAH SORE, SETAN !!!! KEEMPAT ANAK LO DARITADI CARI EMAK BAPAKNYA !!! LEBIH TEPATNYA NEIRA DAN BINTANG." toa Amel di seberang ponsel membuat Gava menjauhkan kupingnya dari ponsel.


"Gila suara lo, Mel !!!!!!! Kuping gue bisa budek !!!!! Masa iya gue harus ke RS lalu mampir ke dokter THT." semprot Gava tak kalah toa.


"GAK USAH BANYAK BACOT LO !!!! PULANG GAK LO !!! BINTANG DAN NEIRA CARI EMAK DAN BAPAKNYA !!! KEDUA ANAK LO, EEEEE BUKAN KEEMPAT ANAK LO BIKIN GUE DAN YANG LAIN PUSING DAN STRESS !!!" semprot Amel di seberang ponsel.


"IYA, GUE PULANG. TUNGGUIN SEJAM ATAU DUA JAM LAGI !!!" Sewot dan ngegas Gava.


"Gue tunggu lo, awas aja lama." ancam Amel diseberang ponsel.


Amel mematikan teleponnya secara sepihak membuat Gava mendengus. Tubuh Leo sejak tadi sudah terduduk saat mendengar suara toa Gava dan Amel.

__ADS_1


Perlahan-lahan Leo mendekati Gava. Bahkan memeluknya dari belakang, kepalanya juga berada di ceruk leher Gava.


"Apa ada masalah?" manjanya sambil mengelus perut Gava.


"Anak-anak mencari kita sayang." balas Gava berbalik, memeluk serta menghirup aroma maskulin tubuh Leo.


"Ya, kamu benar. Hari sudah mulai sore. Sebaiknya kita kembali ke mansion RR. Sebainya, baby mandi terlebih dahulu." angguk Leo mencium bibir Gava sekilas.


"Mandi, apa ada kamar mandi di ruangan rahasia ini?" tanya Gava melototkan matanya.


"Ada baby. Sebelum aku membangun ruang rahasia layaknya rumah singgah. Aku meminta bantuan Karim dan Imran untuk membuat sebuah rumah singgah seperti gubuk padahal dalamnya kamu tau sendiri, seperti rumah biasa yang bisa ditempati." jelas Leo gemes dan singkat.


Gava menganggukkan kepala saja mendengar penjelasan singkat Leo. Gava bangkit dari sofa berbentuk kasur dan melepaskan kemeja suaminya. Leo yang melihat tubuh Gava polos seketika jakunnya naik turun.


"Baby." panggil Leo serak.


Tubuh polos Gava berbalik ke arah Leo dengan pandangan polos dan gak peka pada sekitar.


"Kamu menggodaku baby. Kenapa tidak kamu lepas di kamar mandi saja kemejaku." serak Leo menaikturunkan jakunnya.


Gava repleks berjongkok dan mengambil kemeja suami sendiri untuk menutupi tubuh polos depannya.


"Kyaaaa.. Leo." Ucap Gava replek mengalungkan tanganya di leher Leo dan kemeja Leo terhempas begitu saja.


"Baby, ayok kita lakukan dikamar mandi." serak Leo dengan tubuh polos menggendong Gava.


(Akhirnya Leo dan Gava melakukan lagi 😌, Gava mah kebiasaan mancing, gak pekaan jadi Leo menerkam lagi deh 🤭)


Sejam kemudian, Gava dan Leo keluar dari kamar mandi dengan menggunakan jubah mandi. Gava duduk di sofa berbentuk kasur dengan wajah kelelahan berbeda dengan Wajah Leo yang berseri-seri setelah mendapat suntikan Vitamin.


Leo berjalan ke arah lemari pakaian dan mengambilkan pakaian dirinya terlebih dahulu. Setelah berpakaian, Leo bergerak ke lemari satunya dan mengambil pakaian istrinya dari kaos, celana panjang sampai pakaian dalam.


Leo berjalan ke arah istrinya yang masih terduduk disofa, dia membuka jubah mandi istrinya perlahan-lahan terpampanglah tubuh polos dan seksi membuat pikiran dan matanya tak pernah lepas serta meneguk saliva kasar.


"Seksinya tubuhmu baby. Coba di kamar kita kamu cuman polos gini, aku pastikan kamu gak jalan selama seminggu. Aduh, boy malah berontak lagi. Boy, jangan tegak dulu ya. Kasih istriku istirahat. Kalo sakit nanti kamu puasa lagi." batin Leo berusaha menenangkan piktor yang bersarang di kepalanya.


Gava yang merasakan tak ada pergerakan dari Leo langsung menepuk dadanya dengan keras.


"Aaauuu, sayang kenapa kamu memukulku?" ringis Leo mengusap dadanya

__ADS_1


"Makanya jadi suami jangan piktor terus. Kasih istrinya istirahat kek." cibir Gava dengan tatapan tajam.


"Kalo aku gak piktor dan mesum, kita gak akan mempunyai anak sayang. Apalagi anak kita ada 4." Ucap Leo mengeles.


"Ngeles aja terus. Apa Kamu mau nambah anak lagi?" Gava menyindir dan bertanya.


"Hehe ... sebenarnya aku mau kamu hamil lagi tetapi ... " Leo terkekeh dan tidak melanjutkan kalimat.


"Tetapi apa?" desak Gava menatap mata Leo.


"Aku cemburu sayang dan boy pasti gak akan bisa masuk ke sarangnya alias puasa." Ucap Leo cemberut dan kekanakan.


Gava terkikik dan gemes bersamaan saat melihat wajah Leo cemberut dan kekanakan. Leo hanya akan mengeluarkan berbagai berekspresi kalo berduaan dengan Gava.


"Sini celana pantaiku sayang." Ucap Gava meminta ke Leo.


"Tidak baby, biarkan aku yang melakukannya. Cukup kamu ikuti saja suaraku." tolak Leo menyembunyikan celana pantai Gava.


Gava hanya mengangguk saja. Leo memakaikan pakaian dalam ke tubuh Gava baru pakaian Luar.


"Terima kasih raja di hatiku, kamu suami terbaik, tersabar, termesum, dan pokoknya ter ~ . Kamu juga membahagiakanku dan memperlakukanku bak ratu." batin Gava menatap Leo dengan penuh cinta.


Leo yang melihat Gava melamun hanya heran. Dia mengusap wajah Gava membuat Gava tersadar dari lamunannya.


"Ayok, kita kembali." lembut Leo menggendong tubuh Gava ala bridal style.


Leo dan Gava keluar dari ruang rahasia dimana Imran, Karim dan 3 orang manusia robot lagi berada di ruang tamu. kelima orang itu menunduk hormat kepada kedua pasangan yang baru saja melewati adegan panas dan hot.


Leo yang menggendong tubuh Gava ala bridal style memakai sepatu yang sudah dimodifikasi. Rumah gubuk itu hanya 1 setengah km dari mansion utama RR. Tidak ada yang tau rumah gubuk ini selain Pasutri Gava-Leo, Lucas, Imran, Karim dan ketiga orang manusia robot.


Rumah gubuk ini berada di daerah Selatan dan tersembunyi bahkan banyak binatang buas peliharaan berada di empat mata angin mansion RR.


...🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉...


...Akhirnya selesai, beberapa tokoh ada visualnya nanti deh di update 🤭🤭...


...Selamat Weekend dan Sampai ketemu Lusa 😊😊...


...Jangan lupa tekan Favorit kemudian Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❤❤, like 👍👍 dan komentar 💬💬 agar author semangat update 🥰😍🤩😘...

__ADS_1


__ADS_2