
...⚠️ Warning ⚠️...
...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭😚😘...
...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...
...🎥🎥🎥🎥🎥🎥...
Selamat hari Senin 😘 Author flashbacknya perepisode yee agar bisa nyambung 😊
Episode 74 sedikit cerita : Organisasi AZZA dipimpin oleh Adam dan Zafar berhasil memukul mundur mafia Shadow bahkan gedubg tua arah Selatan negara A sudah diambil alih oleh organisasi AZZA lalu pasangan Zafar-Miya Vori, Lou, pasangan Amel-King memasuki gedung tua itu untuk membebaskan anak-anak yang diculik tapi tidak dengan pasangan Adam-Shafa, pangeran Ello dan pasangan Miko-Agra menunggu kedatangan pasangan Gava-Leo.
Miko memeriksa mayat yang masih utuh lalu mengatakan mafia Shadow membuat pangeran Ello menekan earphone memastikan Gava-Leo baik-baik saja. Karena tidak ada sahutan dari seberang earphone pangeran Ello, Adam dan Shafa bergegas kebelakang gedung tua meninggalkan pasangan Miko-Agra.
Di dalam gedung tua, pasangan Zafar-Miya, Vori, Lou dan pasangan Amel-King menemukan Amzar dan Alfa dengan keadaan tergeletak pingsan disebuah ruangan. Miya lemes tak berdaya dibantu oleh Amel untuk berjalan kearah Alfa dan Zafar.
Pasangan Amel-King dan Vori memandang sekitar ruangan yang terdapat sebuah kurungan dan mafia Shadow. Salah satu anak buah organisasi AZZA memberitahukan helikopter ada beberapa meter atas perintah Leo.
Miya mencari keberadaan Neira tetapi Amel memberitahukan kalo mafia Shadow sudah mengambilnya membuat Miya, Zafar dan Lou tidak bisa berkata-kata lagi.
Dibelakanv gedung tua pangeran Ello bersama dengan pasangan Adam-Shafa memeriksa keadaan pasangan Gava-Leo dengan menggunakan tablet isinya titik merah tetapi hanya menemukan sebuah kalung Gava yang terlepas.
Pangeran Ello, Adam, Shafa memeriksa tablet kembali titik merah tersebut ternyata titik merah tersebut adalah jurang membuat pangeran Ello tidak percaya. Adam memanggil pasangan Amel-king dan pasangan Miko-Agra untuk ke belakang gedung tua.
Kedua pasangan itu sampai hanya dalam beberapa menit dan sama-sama bertanya : "Ada apa?"
Shafa dan Adam memberi kode ke arah jurang. Amel dan Miko histeris karena tubuh Gava dan Leo berada dijurang membuat king dan Agra menenangkan Amel dan Miko. Adam memberikan perintah ke anak buah organisasi AZZA agar mencari keberadaan tubuh Gava dan Leo di jurang.
Pencarian memakan waktu hampir sejam tetapi hanya tubuh Leo yang ditemukan tidak dengan tubuh Gava.
Pangeran Ello berlutut seperti tidak percaya kalo kakak sepupu perempuan satu-satunya keluarga Atmaja dan keluarga Rajendra hilang seperti ditelan bumi. Akhirnya mereka hanya membawa pulang tubuh Leo dengan menggunakan helikopter.
...🎞🎞🎞🎞🎞🎞...
Episode 75 sedikit cerita : rumah sakit pribadi RR, tubuh Amzar dan Alfa sudah berada di UGD dengan 3 dokter dan 10 perawat. Di luar ruangan UGD pasangan Zafar-Miya, Lou dan Vori dengan perasaan campur aduk menunggu kabar dari dokter.
Grace, Calis dan yang lain datang ke rumah sakit pribadi karena mendapat kabat dari salah satu ketua pengawal. Grace memeluk erat tubuh Lou dengan isakan lirih dan menyanyat hati.
Alana dan Sekar memeluk Ceilo dan Alan dengan air mata mengalir deras. Tidak jauh dari lorong UGD, Radith dan Resmi memakai pakaian hitam mengawasi para orang tua.
"Bang, aku ingin memeluk mommy Grace dan daddy Lou untuk mengabarkan bahwa Ahsan kritis akibat racun yang disebabkan oleh mantan kaisar Awan dan mantan permaisuri Genia." Isak Resmi dengan mengepalkan kedua tangannya.
__ADS_1
"Gak kamu aja. Abang juga ingin memeluk mereka. Tetapi kalo kita muncul sekarang, takutnya akan terjadi masalah. Lebih baik kita pantau saja." Ucap Radith memeluk Resmi.
Ddddrrrrrtttttt
Ponsel Radith berbunyi.
"Halo"
"Tuan muda, nona muda. Anda harus ke markas sekarang, kita menemukan obat untuk tuan muda Ahsan." Ucap dokter dibalik ponsel.
"Ya." singkat Radith.
Tut
"Ada apa?" tanya Resmi ke Radith setelah mematikan ponsel secara sepihak.
"Mereka sudah menemukan obat untuk Ahsan, adik kita. Ayok kita ke markas ke sebelah Timur." Balas Radith menarik Resmi.
Radith memberikan kabar ke Alana, Alan, Sekar dan Ceilo bahwa mereka akan ke markas sebelah timur karena ada obat untuk Ahsan.
Di sebuah ruangan dengan peralatan medis lengkap markas sebelah Timur, Radith dan Resmi serta Yusran dan Malik memasuki dengan 8 dokter, 3 profesor dan 20 perawat untuk memantau perkembangan kelima orang berbeda usia.
"Bagaimana?" tanya Resmi.
"Apa yang dikatakan senior benar nona muda, obatnya tidak bisa sepenuhnya bekerja." jelas dokter profesor junior 1.
"Diantara keempat orang terbaring disana siapa yang akan kritis?" tanya Radith memastikan.
"Tuan muda Ahsan, tuan muda Radith. Kemungkinan bertahan hanya 2 minggu karena tuan muda Ahsan harus mendapatkan jantung, hati dan ginjal."
"Kenapa hanya Ahsan?"
Dokter Profesor Senior itu menjelaskan keadaan Dewa, Fira dan Edward membuat Radith dan Resmi tidak bisa berkata-kata lagi. Radith memerintahkan Yusran untuk menghubungi Gava dan Leo agar Ligth, dokter seperti waria itu bisa mendapatkan donor jantung, ginjal dan hati yang pas untuk Ahsan.
Berbeda di rumah sakit pribadi organisasi AZZA, pangeran Ello dan yang lain membawa tubuh Leo yang sudah pucat diatas brangkar.
Sebelum masuk ke ruang UGD, Alana berlari dan menahan brangkar Leo sebenarnya memeriksa tubuh Leo ternyata bukan tubuh Leo tapi tubuh Hansa asli.
Alana berakting menangis histeris bahkan Alan pun sama sambil memeluk sekar. Alana di dekap oleh Ceilo agar tubuh Leo bisa diperiksa oleh tim dokter UGD. Alan yang beberapa hari ini kelelahan akhirnya tidak sadarkan diri membuat Sekar panik. Sama halnya Alana akting tidak sadarkan diri.
Gedung tua lain arah Selatan Negara A, Jacob, Jeslin dan Meli tidak tau kalo sepasang anak kembar yang menyerupai Radith dan Resmi adalah Friska dan anak Gita-Hansa. Gava ~ Gita berada ditengah mereka dengan kondisi tidak sadarkan diri serta tubuh, kaki dan tangan diikat jangan lupakan mulut di lakban bahkan di ujung ruangan ada sebuah ruangan lain.
__ADS_1
"Mah ... Masa iya harus tante jelek itu yang jadi mama Nei ,, rencana mama dan papa gak asyik. Masa Neira yang imut dan cantik ini harus berakting nangis." batin Neira meronta-ronta.
Flashback beberapa jam yang lalu, saat ini Gava terikat di kursi masih dalam keadaan tidak sadarkan diri akibat pengaruh obat bius alias tidur karena ngantuk. Leo, Light, Lucas dan Karim sambil membawa Gava palsu alias Gita memasuki ruangan yang ditempati Gava, Neira serta Friska dan anak laki-laki Gita.
"Baby bangun." panggil Leo menepuk pipi Gava.
Gava merasakan terusik dan perlahan-lahan membuka matanya. Leo melepaskan lakban yang berada dimulut Gava dan ikatan yang berada ditubuh Gava dibantu Chan, Karim dan Lucas ~ Hansa.
"Tuan besar Leo, sebaiknya kita bergegas. Waktu kita tidak banyak." sahut Light centil.
Leo bergidik ngeri saat mendengar nada centil Light dan Gava terkekeh lirih. Leo mengangkat tubuh Gava ala bridal style. Karim dan Chan meletakkan Gita ~ Gava yang pingsan ke kursi tersebut.
"Light."
"Gak usah dibilangin say. Aike tau kok ganteng." Centil Light ke Leo yang paham maksud perkataan Leo.
Light menyuntikkan sebuah obat ke kepala Gava palsu dan mensugesti kalo dia adalah Gava bukan Gita. Samahalnya Friska dan anak laki-laki Gita juga disuntikkan oleh Light.
"Obat ini bertahan selama seminggu say. Jadi aike berharap tuan ganteng dan nyonya cantik secepatnya melakukan pembalasan. Aike juga tadi dikabarin oleh Yusran kalo tuan muda Ahsan membutuhkan donor hati, ginjal dan jantung secepatnya dalam waktu seminggu." jelas Light panjang lebar dengan nada mendayu.
Gava yang sudah diberi ramuan oleh Leo mengernyitkan dahinya. Light menjelaskan ke Gava dan Leo bahwa kedua mertuanya dan edward tidak bisa diselamatkan karena racun yang diberikan sudah masuk ke organ-organ dalam.
Gava dan Leo saling pandang sambil menatap satu sama lain lalu ada celetukan :"papa, mama. Nanti saja ya kalo mau mesra-mesraan keadaan sekarang sedang genting."
Gava dan Leo menoleh ke Neira yang berada didalam kurungan. Karim membuka kurungan Neira, Neira keluar dan memeluk Gava dan Leo.
"Bagaimana keadaan kamu, baby girl?"
"baik mama, papa."
Gava memeluk Neira dengan sangat rindu samahalnya Leo. Gava dan Leo memberikan rencana ke Neira membuat Neira hanya menghela napas pasrah.
Beberapa menit kemudian Gava, Leo, Lucas, Light, Karim dan Chan keluar dari ruangan dengan penyamaran meninggalkan Neira.
Flahback berakhir.
Baru 30 menit lalu ditinggal Jacob, Meli, Jeslin, Gita ~ Gava dan Hansa ~ Lucas memasuki ruangan tersebut dengan tersenyum sinis dan meremehkan.
Jacob menatap Gava palsu dengan tatapan lapar tetapi diperingati oleh Jeslin. Jacob langsung mencium bibir Jeslin agar tidak cemburu. (Selebihnya baca sendiri episode 75 season 2)
Adakan di episode 75 season 2, yang terakhir dimana kedatangan pasangan paruh baya ternyata mantan kaisar Awan dan mantan permaisuri Genia datang ke gedung tua itu. Gava ~ Gita, Neira, Leo ~ pengawal yang menyamar menyebutkan kata PENGHIANAT.
__ADS_1
...🔜🔜🔜🔜🔜🔜...
...Jangan lupa tekan Rate, Favorit dan Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❤❤, like 👍👍 dan komentar 💬💬...