
...⚠️ Warning ⚠️...
...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭😚😘...
...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...
...💞💞💞💞💞...
Di depan pintu mansion, Gava dengan seenak jidat melemparkan kunci mobil ke arah Fidel.
"Saya lagi nona besar yang menyetir? Ini kan mobil yang di pakai anda kemaren?" Tanya Fidel dengan mengernyitkan dahi.
"Yap, selama gue dan suami gue berada disini, lo jadi supir pribadi untuk sementara kecuali urusan perusahaan Sanjaya Corp baru deh bebas." Balas Gava tersenyum manis.
Wajah Fidel seketika memelas dan meminta pertolongan ke arah Kenan dan Irsyad tetapi dibalas Kenan dengan tatapan datar serta Irsyad mengalihkan pandangannya.
"Sorry ya del, mumpung gue berada disini sesekali jahilin lo. Soalnya wajah lo gemesin gitu, kalo gue melihat berbagai ekspresi lo." Batin Gava terkikik.
"Lebih baik kita masuk nona Ayya, tuan Leo. Kita harus secepatnya ke mansion Oliver." Ucap Agra membuyarkan lamunan Gava.
"Tunggu, Gra. Lo bawa mobil ini." Gava mencegah lengan Agra kemudian memberikan kunci mobilnya.
"Ini kan kunci mobil keluaran terbaru, nona Ayya?"
"Ya, bawa mobil ini. Nanti gue dan suami gue akan menaiki mobil itu. Miko, lo bersama suami lo. Irsyad masuklah, duduk paling belakang, biarkan Fidel berada di balik kemudi lalu Kenan di sebelah kursi penumpang." Perintah Gava panjang lebar.
Miko dan Agra menganggukkan kepalanya, mereka berjalan menuju ke arah mobil sport keluaran terbaru. Sedangkan Fidel mencebik bibirnya bak bebek karena Gava dengan seenak jidat memerintahkan menjadi supir pribadi selama Gava dan Leo berada disini.
Puluhan mobil keluar dari mansion Sanjaya. Mobil yang di tumpangi Gava, Leo, Fidel, Kenan dan Irsyad berada di nomor 3 setelah mobil sport yang di kendarai Miko dan Agra.
Sepanjang perjalanan menuju mansion Oliver, di kursi tengah terjadi perdebatan antara Gava dan Leo.
"Apa harus sekarang aku bilang ke nih anak? Kenapa gak nanti aja setelah dari mansion Oliver?" Bisik Gava manja tetapi masih di dengar 3 manusia jomblo di dalam mobil menampilkan berbagai ekspresi.
"Iya, sekarang baby. Kamukan tau anaknya seperti diriku." Bisik Leo lembut tanpa memperdulikan sekitar.
"Nona besar, tuan besar. Kalo kalian bermesraan nanti dulu ya. Tolong hargai para jomblo di mobil." Timpal Fidel agak memelas di balik kemudi.
"Sirik ya hahahaha makanya cari pasangan dong Del, mau usia 24an masih jomblo hahahaha" Ledek Gava tertawa puas.
"Sirik?! Bagi saya gak sama sekali, nona besar. Biarpun saya jomblo, saya termasuk jomblo happy." Ucap Fidel santai di balik kemudi.
"Jomblo happy, jomblo happy. Mau gue cariin gak?" Cibir dan Goda Gava menaik turunkan alisnya.
"Gak, nona besar. Biarkan saya cari sendiri." Tolak Fidel mentah-mentah.
Irsyad terkekeh dan Kenan tersenyum amat tipis mendengar tolakan mentah-mentah Fidel.
"Kalo boleh tau. Nona besar dan tuan besar sedang berbisik tentang apa?" Tanya Kenan datar.
Mata Gava memandang mata Leo meminta pertolongan berbeda dengan mata Leo mengisyaratkan untuk memberitahukan ke Kenan.
__ADS_1
"Kenan."
"Ya, nona besar?"
"Gue dan suami gue ingin menjodohkan kamu dengan nona Vivi dari keluarga Oliver." Ucap Gava hati-hati dengan jantung berdebar.
Bbwaaaahahahahaha
Irsyad dan Fidel mendengar hal itu seketika tertawa terbahak-bahak. Kenan hanya mengernyitkan dahinya.
"Haha Kenan di jodohin haha." Sembur Fidel tertawa mengejek di balik kemudi.
"Hahahaha aduh, aduh, Nona besar apa anda tidak salah ngomong hahahaha?" Tanya Irsyad sambil tertawa laknat.
"Gue gak salah ngomong, gue serius kalo Kenan akan di jodohkan dengan nona Vivi." Jawab Gava membenarkan.
Seketika aura Kenan berubah Kelam, suram dan dingin. Irsyad dan Fidel memberhentikan tawanya dan bergidik ngeri. Berbeda dengan Gava dan Leo yang sama sekali tak takut dengan aura yang di keluarkan Kenan.
"Kenapa harus saya nona besar?" Tanya Kenan dingin + datar.
"Sifat kalian bertolak belakang terus gue dan suami gue mencari data-data nona Vivi dari keluarga Oliver ternyata keluarga Oliver bukan keluarga sembarang seperti keluarga Rajendra. Lalu gue mencari tau keluarga lo, dapat satu fakta mengejutkan antara kakek nona vivi dengan kakek lo yaitu bersahabat sejak kecil sehingga membuat kesepakatan antara kakek nona vivi dan kakek lo jika salah satu keturunan mereka ada keturunan perempuan maka kalian akan di jodohkan. Karena semua keturunan kakek nona vivi cowok semuanya dan keturunan kakek lo pun sama, jadi saat nona Vivi lahir dan lo lahir, kakek nona Vivi dan kakek lo senang bukan main." Jelas Gava panjang lebar.
Fidel dan Irsyad mendengar penjelasan itu menganga tak percaya. Berbeda dengan Kenan yang diam tanpa satu katapun yang keluar dari mulutnya.
"Jadi apa keputusanmu?"
"Saya akan memikirkan nona besar. Terima kasih anda telah perduli terhadap saya."
Gava tersenyum puas mendengar jawaban Kenan.
"Iya, dia anggota organisasi Zero Zone yang di bawah kepemimpinan Shafa."
"Kak Fay menikah dengan siapa?"
"Liam Salvador, si playboy kelas kakap."
"Kamu benar sayang, tetapi apa kau masih ingat dengan adik perempuan kak Fay?"
"Ingatlah sayang, Kak Fay dan adik perempuannya merupakan anggota Zero Zone. Kamu kenapa jadi bertele-tele. To the point aja deh sayang, jangan bikin aku penasaran." desak Gava kesal.
"Adik perempuan kak Fay menikah dengan salah satu putra keluarga Oliver. Mereka memiliki seorang putra bernama Reiner Putra Oliver."
"Apa?! Jadi, jadi adik perempuan kak Fay menikah dengan salah satu anak laki-laki keluarga Oliver?! Terus keluarga Salvador dan Oliver berbesanan?!"
"Iya, sayang."
"Apa kau ingat tentang pembantaian keluarga Oliver beberapa tahun yang lalu?"
"Ya, aku masih ingat."
"Adik perempuan kak Fay termasuk jadi korban pembantaian itu."
__ADS_1
"Pasti Kak Fay saat itu sangat terpukul."
"Ya, kamu benar. Saat ini kak Fay dan Kak Liam sedang berada di mansion Oliver karena trauma nona Vivi kambuh kembali."
Seketika Gava mengeluarkan ponsel dan menekan salah satu nomor di ponselnya.
"Nona Ayya, ada yang bisa saya bantu?" Sapa dan tanya suara perempuan to the point di seberang ponsel.
"Lo sibuk?" Tanya Gava balik.
"Tidak, saya lenggang nona Ayya." Jawabnya.
"Bagus, datanglah ke mansion Oliver. Gue membutuhkan lo disana." Titah Gava memandang jalanan.
"Baik, nona Ayya. Saya akan berangkat." Jawabnya tegas.
Tut
Gava mematikan ponselnya. Dia memandang heran saat Irsyad, Kenan dan Leo memandangnya dengan penuh tanda tanya sama halnya dengan Fidel, matanya beberapa kali memandang Gava di balik kaca mobil.
"Siapa sayang?" Tanya Leo memandang penuh selidik.
"Aku menghubungi Lusi." Jawab Gava polos.
Kenan dan Fidel menatap tak percaya bahwa Lusi akan turun tangan. Fidel yang dibalik kemudi pun juga menatap tak percaya.
"Maksud nona Lusiana Radella, nona Lusi yang susah di perintahkan oleh orang lain selain anda dan nona Shafa?" Tanya Fidel tak percaya di balik kemudi.
"Yup, 100 buat lo."
"Nona besar, kenapa nona Lusi harus turun tangan bukannya nona Lusi susah untuk di perintah?" Kepo Fidel di balin kemudi.
"Dia yang akan menjadi dokter pribadi sementara untuk nona Vivi. Kalo mengandalkan dokter pribadi mereka akan membutuhkan waktu yang sangat lama." Jawab Gava tenang.
"Lalu dokter Naomi anda suruh buat apa?" Tanya Irsyad penasaran.
"Gue akan menyuruh dokter Naomi agar belajar dan bekerja sama dengan Lusi."
"Bukannya dokter Naomi lebih senior dari nona Lusi. Kenapa jadi dokter Naomi yang di ajarin nona Lusi?" Tanya Irsyad dan Fidel bersamaan dan tak mengerti.
"Gue melihat berdasarkan kemampuan. Biarpun dokter Naomi, dokter terbaik di kota C, belum tentu dia terbaik menurut gue." Jawab Gava acuh sambil memeluk dan bersandar di dada bidang Leo.
"Fidel, kapan kita sampai ke mansion Oliver?" Lanjut Gava bertanya.
"Sekitar 20 menit nona besar." Jawab Fidel melihat jam yang melingkar di tangan kirinya.
Gava menganggukkan kepala lalu bermanja ria tanpa peduli 3 jomblo ngenes di dalam mobil.
...🍂🍂🍂🍂🍂🍂...
...Akhirnya selesai 😌...
__ADS_1
...Nanti beberapa episode mama Gava dan Papa Leo gak disini untuk sementara, kan menjalankan tugas di kota C jadi banyak berinteraksi dengan cast Young Grandmom 😊 Digantikan anak-anak Gava dan Leo yang ditinggal selama tugas 🤭🤭...
...Jangan lupa tekan Favorit lalu Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❤❤❤, like 👍👍👍 dan komentar 💬💬💬 agar author semangat update 🥰😍🤩😘...