Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)

Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)
[S2] Page 30


__ADS_3

...⚠️ Warning ⚠️...


...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🀫🀭😚😘...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran πŸ€­πŸ˜ŒπŸ€—...


...🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊...


Selamat hari Senin 😊 baru selesai ini ngerjainnya, novel Young Grandmom belum selesai beneran ya jadi harap bersabar 😚😘


Cus langsung saja cekidot πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰


Perusahaan Pusat AG


Sebuah mobil baru saja tiba di depan gedung perusahaan, pengawal memakai jas hitam keluar dari pintu depan lalu membuka pintu belakang.


Resmi keluar dari dalam mobil tersebut dengan wajah datar dan polos seperti biasa. Pakaian Resmi seperti pakaian sekolah SD yaitu merah putih.


Resmi memasuki gedung perusahaan dengan wajah datar dan polosnya. Semua karyawan perusahaan menunduk hormat bahwa anak perempuan ceo mereka tiba. Resmi dan pengawal berjas hitam memasuki lift lalu menekan tombol lantai 50.


Ting


Pintu lift terbuka menandakan Resmi yang di kawal pengawal berjas hitam sudah sampai di lantai 50. Resmi keluar dari pintu lift menuju ruangan asisten ceo.


Ceklek


Pintu di buka oleh pengawal berjas hitam masuklah Resmi dengan wajah ceria dan manis berbeda saat di lobby tadi datar dan polos.


"Papi Adam, mami Shafa. Resmi datang. Yuhu !!!!!!! mana red carpetnya." Teriak Resmi ceria saat memasuki ruangan asisten.


Adam dan Shafa, sama-sama menampilkan wajah datar dan dingin sebenarnya di hati mereka sudah berdegub kencang tak karuan saat Resmi yang turun langsung. (Nanti ada sekilas info dibawah guys 😊)


"Aduh ... malah malaikat berwujud iblis yang datang." Batin Shafa meringis.


"Semoga saja tuan Faiz Bagaskara tidak membuat emosi nona muda Resmi meledak. Kalo meledak bersiap-siap deh." Batin Adam berdoa.


"Papi Adam, mami Shafa kalian kenapa melamun?" Tanya Resmi polos menyadarkan lamunan Adam dan Shafa.


"Kami tidak apa-apa nona muda." Balas Shafa tersenyum lembut.


Resmi duduk di sofa dimana Gilang lagi asyik memakan cemilannya dengan menampilkan wajah sedatar jalanan aspal.


"Gilang, kak Res kangen." Ucap Resmi memeluk tubuh gempal Gilang. Gilang yang di peluk hanya tersenyum SANGAT tipis.


"Mi, Gilang di kasih apaan saat di dalam kandungan?! Gilang di kasih es ya?! Senyum aja gak pernah?!" Protes Resmi sebal.


Shafa hanya mengedikkan bahu acuh, Gilang bodo amat dan memakan cemilan yang berada di hadapannya, Adam memeriksa berkas.


"Gini ya kalo bersama keluarga gunung es berjalan, aku ngomong panjang lebar, cuman jawab singkat. Mama anakku dicuekin oleh ketiga orang gunung es berjalan." Batin Resmi ingin menangis. (Gak nyadar kamu Res, papamu, Radith, Alan, Neira, Ello, anak Ello, kaisar Awan, layaknya gunung es berjalan πŸ˜’)

__ADS_1


"Nona Muda Resmi sebaiknya anda ganti pakaian terlebih dahulu." Sahut Shafa membuyarkan lamunan Resmi. (Gantian ya nak πŸ˜‚)


"Aaaa ... eeee.. iya mi." Sahut Resmi lalu berlari ke arah kamar pribadi.


"Resmi !!! Jangan lari !!!" Tegur Shafa panik hampir jantungan saat melihat Resmi dengan lincahnya berlari ke arah kamar pribadi.


"Sudahlah sayang, nona muda Resmi sama persis seperti nona Gava." Sahut Adam terkekeh. Gilang terkekeh saat melihat wajah panik maminya.


Di dalam kamar asisten pribadi, Resmi memakai earphone pemberian orangtuanya. Earphonenya hampir mirip seperti telinga jadi tidak ada yang tau kalo keempat anak Gava-Leo memakai earphone.


"Hallo little princess. Ada apa?" Tanya suara lembut di seberang earphone.


"Ma, pa. Resmi berada di perusahaan mama." Sahut Resmi ceria.


"Mama, papa tau little. Perusahaan mana lagi yang seenaknya ingin bertemu mama?" Tanya suara bass di seberang earphone.


"Perusahaan Bagaskara Corp. Kata papi Adam, ceonya bernama Faiz Bagaskara. Resmi harus apa dong?" Tanya Resmi manja sambil memasang pakaian yang diberikan Shafa.


"Seterah kamu sayang mau kamu apain si Faiz, Faiz itu. Kan kamu yang menghadiri, papa mama mendukung saja. Asal kamu jangan terluka." Pesan Gava lembut diseberang earphone.


"Yes, makasih mama." Sahut Resmi senang.


"Papi Adam bersamamu kan?"


"Iya, mah. Papi nanti mendampingi Resmi kok." Sahut Resmi ceria.


"Ya sudah selamat bersenang-senang little princess, mama dan papa masih di kota C sepertinya agak lama." Ucap Gava lembut tetapi terkesan khawatir.


"Hahaha kamu ini sayang. Mama papa matikan ya." Ucap Gava terkekeh.


"Iya mah." Sahut Resmi ceria.


Tut


Earphone dimatikan oleh Resmi dan Gava bersamaan. Resmi bergegas membereskan pakaian sekolahnya.


Hampir 30 menit kemudian, Resmi keluar dari kamar pribadi dengan pakaian yang sama persis dengan Gava.


Shafa dan Adam tersenyum tipis saat melihat pakaian itu seperti nostalgia. Pakaian yang di pakai Resmi hanya kaos lengan pendek, celana jeans panjang dan hoodie berwarna biru (kesukaan).


"Ayok, papi. Kita keruang meeting. Resmi gak sabar pengen melihat wajah si om Faiz, Faiz itu." Sahut Resmi tersenyum manis.


Adam dan Shafa meneguk saliva kasar saat senyum manis Resmi terpatri dibibir mungilnya.


"Gembul, kak Res pergi ya." Sahut Resmi mencubit pipi tembem Gilang.


Gilang hanya mengangguk saja dengan wajah datar sedatar jalan tol. Adam dan Resmi yang memakai hoodie untuk melindungi wajahnya bergegas ke ruang meeting.


Di ruang meeting, sudah ada Faiz dan asistennya yang menunggu sekitar 5 menit yang lalu.

__ADS_1


"Maaf tuan Faiz, saya dan nona muda terlambat datang." Datar Adam.


"Nona muda? Kemana nona Ayya?" Tanya Faiz heran dengan nada angkuh dan sombong.


"Cih ... wajahnya sombong dan angkuh sekali. Buat apa juga nanyain mama." Batin Resmi sebel.


"Perkenalkan tuan Faiz, di depan anda adalah anak dari nona Ayya, namanya nona muda Resmi." Datar Adam memperkenalkan Resmi.


"Kau bercanda tuan Adam?! Apa perusahaan ini tidak profesional?! Kenapa harus anak-anak yang memimpin rapat?! Dimana nona Ayya?!" Bentak Faiz tak terima.


Resmi yang di balik hoodie seketika menyeringai. Kedua tangan Resmi seketika bersidekap dada layaknya bos besar dan aura yang di keluarkan benar-benar suram dan mencekam.


"Om tidak terima kalo saya memimpin rapat?! Seharusnya perusahaan kami yang tak terima?! Om dengan seenaknya mengubah jadwal pertemuan terus ingin bertemu nona Ayya, mama saya?! Bukannya setiap rapat besar-besaran selama 6 bulan sekali mama selalu ikut rapat ya om?!" Ketus dan sindir Resmi.


"Om kamu bilang?! Ehh ... bocah kecil sebaiknya kamu di rumah saja deh. Bocah kecil kamu tidak tau seluk-beluk perusahaan?!" Murka dan Ejek Faiz angkuh dan sombong.


"Biarpun saya bocah kecil, papa mama saya kok percaya ya sama saya. Dari pada om main dengan para jalang." Sindir Resmi pedas.


Dimana Resmi bisa tau tentang Faiz Bagaskara? Dari Ryker dan Tom saat diperjalanan menuju perusahaan AG.


"APA KAMU BILANG !!!! hei bocah kecil, kamu tau apa tentang saya hah!!!" Bentak Faiz murka.


Resmi hanya mengangkat bahu acuh. Faiz yang benar murka luar biasa, langsung bangkit dan ingin menyerang Resmi. Tetapi dengan sigap dan keterampilan Resmi, pisau kecil mengenai leher Faiz.


"Aaarrggghhh dasar bocah sial. Kau sudah melukaiku." Ringis Faiz menekan lehernya yang terluka cukup dalam.


Sang asisten Faiz sudah tidak sadarkan diri akibat Adam dengan mudahnya memukul tengkuk asisten tersebut. Resmi sekali lagi mengedikkan bahu acuh lalu bangkit dari kursi kebesaran Gava.


"Papi Adam, urus ya mereka. Kalo bisa bawa ke markas saja biar jadi mainan para orang tua. Jangan lupa hancurkan perusahaan Bagaskara Corp." Titah Resmi sebelum keluar dari ruang meeting.


Adam mengangguk dan melaksanakan perintah Resmi. Adam memanggil beberapa pengawal berdatangan ke ruang meeting.


...🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎...


Sekilas info lagi ya guys :


Anak-anak kandung Gava-Leo ini sikapnya akan berbeda kalo ada yang mengusik keluarganya :


Radith seperti iblis berwujud malaikat atau penjaga neraka. Walaupun masih bocah dia akan membuat lawannya tak bergerak sama sekali karena gen Leo sangat kuat di diri Radith.


Resmi seperti malaikat berwujud iblis atau penjaga surga. Sama seperti Radith, gennya si Gava sangat kuat di diri Resmi bahkan di juluki si psikopat karena ada gen Leo walaupun sedikit.


Neira seperti malaikat dan iblis bersamaan, bisa santai tapi kejam, tenang tapi menghanyutkan. Gen Leo agak kuat dari Gen Gava.


Bintang seperti perpaduan malaikat dan iblis sekaligus, gen Gava dan Leo seimbang, makanya di sebut bocah malaikat dan iblis.


Gava dan Leo tidak pernah mempublikasikan keenam anaknya kepada siapapun. Biarpun tidak dipublikasikan, hanya orang-orang perusahaan dan organisasi yang terikat kepada mereka saja yang tahu wajah keenam anak Gava-Leo. Bahkan kalo ada perusahaan lain yang ingin seenak jidat menemui kedua sang penguasa, hanya keempat anak Gava-Leo yang akan turun tangan.


Kalo mau sequel, author belum dapat gambarannya soalnya novel Hot Young Mom and King Mafia season 2 belum selesai 🀭🀭

__ADS_1


...🍿🍿🍿🍿🍿🍿🍿🍿...


...Jangan lupa tekan Favorit dan Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❀❀❀, like πŸ‘πŸ‘πŸ‘ dan komentar πŸ’¬πŸ’¬πŸ’¬ agar author semangat update πŸ₯°πŸ˜πŸ€©πŸ˜˜...


__ADS_2