Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)

Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)
Chapter 52


__ADS_3

...⚠️ Warning ⚠️...


...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭😚😘...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...


...☘☘☘☘☘☘...


"Apa ada masalah?" Tanya Leo lembut sambil mengecup pucuk kepala Gava.


"Kita harus kembali ke mansion, si kembar mencari orangtuanya." Balas Gava bersandar di tubuh Leo.


Leo melepaskan dekapannya dari tubuh Gava kemudian menggendong Gava ala bridal style. Gava yang mendapatkan perlakuan seperti itu kedua tangannya mengalungkan di leher Leo.


"Kamu ini kebiasaan Leo, syukur aku memiliki repleks yang bagus jadi aku tidak akan takut jatuh karenamu." Rajuk Gava manja.


Cup cup cup


Leo mencium bibir Gava sekilas kemudian terkekeh karena kemanjaan Gava.


"Sayang aku sungguh tidak sabar ingin kau segera mengandung anak kita." Goda Leo menuju arah kamar.


"Baru aja nikah 2 bulan, kamu kira bayi seperti adonan kue, cepat jadi." manja Gava cemberut. "Tapi kamu mau punya anak berapa?" lanjutnya penasaran.


"11 anak sayang." Jawab Leo polos.


Pppuukk


Seketika mulut Leo dipukul Gava.


"Kamu kira aku hewan apa?! Melahirkan anak itu butuh perjuangan?! Kalo gitu kamu aja yang hamil terus lahirkan 11 anak sekaligus?!" Protes Gava di gendongan Leo.


Leo masuk ke dalam bathup dimana Gava masih di gendongannya. Leo memutar tubuh Gava. Wajah Gava benar-benar kesal.


"Hahaha kau sangat menggemaskan sayang saat sedang kesal, marah atau apapun." Batin Leo tersenyum bak orang gila.


"Leo, leo. Sayang, hubby, baby, love." Panggil Gava.


"Ya sayang." Sadar Leo.


"Kamu mikirin apa?" Tanya Gava curiga.


"Mikirin istri aku yang lagi hamil anak-anak aku." Jawab Leo polos bak anak kecil.


Wajah Gava seketika seperti kepiting rebus. Leo yang melihat wajah Gava memerah hanya terkekeh. Tangan Gava tanpa sengaja menyenggol kepemilikkan suaminya bak tiang listrik.


"Yah bangun deh?! nyesel gue mandi bareng si suami mesum. Gue pengen istirahat dari kuda-kudaan." batijln Gava meronta.


"Sayang." Serak Leo.

__ADS_1


Leo yang tak sabar langsung mengangkat tubuh Gava ke pangkuan. Bahkan kepemilikan Leo bak tiang listrik masuk ke rumahnya.


Leo menggerakkan perlahan dan sangat lembut serta tak pernah kasar dan brutal. Sejam mereka di kamar mandi, tubuh Gava dan Leo sudah berpakaian lengkap.


Mereka keluar dari kamar AG menuju ruang makan.


"Akhirnya pasangan hibernasi lain keluar juga." Ledek Amel.


"Pasangan hibernasi lain. Maksud lo?" Tanya Gava bingung.


"Lo dan suami lo lah siapa lagi selain Vori dan Calis. Pasangan kalian kalo lagi kuda-kudaan, lupa jam." Frontal Amel kesal.


"Kenapa gak makan duluan aja?" tanya Gava heran kemudian duduk di kursinya.


"Ck... Lo lupa atau apa sih?! heran gue, lo kira kita dengan gampangnya makan selagi si bos markas lagi asyik ngedekam di kamar." Ngegas Amel.


"Itu ada interkom, kenapa gak pake itu aja." tunjuk Gava menunjukkan interkom.


"O iya ya, kenapa gue lupa. dasar Amel bego bin lola." Batin Amel menepuk kepalanya.


"Ckckck punya bawahan otaknya rada miring kali ya. Ini bukan Zaman Kerajaan, ini zaman modern. Gue capek-capek pasang interkom tapi gak digunain." Batin Gava menggerutu.


Yang lain hanya menggelengkann kepala saat melihat perdebatan tom and jerry antara Gava dan Amel.


...♤♤♤♤♤♤♤...


Mansion Utama RR


"Oma, mama papa kok lama datang?" Tanya Alana cemberut.


"Princess. Mama papa lagi ada urusan. Sebentar lagi juga sampai sayang." Jawab Fira sambil mengelus pucuk kepala Alana lembut.


"Urusan apa sih oma?" Tanya Alana polos dan penasaran.


"Urusan yang tidak boleh di ketahui anak kecil." Jawab Fira lembut.


"Mama pulang !!! Yuhuuuuu !!! Anak kembar mama yang cantik dan tampan mana nih!!!!!" Teriak suara seorang gadis cempreng saat memasuki mansion.


Semua yang ada diruang keluarga maupun baru saja memasuki mansion menutup telinga rapat-rapat. Lalu mendengar lagi suara teriakan gadis lain gak kalah cempreng.


"Yuuuhuuuuu !!! Aunty Amel pulang ini!!! Mana red carpetnya!!!!!" Teriakan seorang gadis lain.


Wajah Alana dan Alan menoleh kemudian wajah mereka gembira dan senang.


"Mama !!!!!!" Teriak si kembar berlari ke arah Gava.


"Gak istriku, cucuku, menantuku. Kalo teriak pasti bikin telinga hampir budek. Semoga saja calon cucuku nanti gak seperti mereka." Batin Dewa berdoa sambil mengelus dada.


Gava merentangkan tangannya untuk menyambut kedua anak kembarnya.

__ADS_1


"Mama, papa, para uncle, para aunty kok lama?" Tanya Alana polos.


"Maafkan mama ya sayang. Mama, papa, para uncle, para aunty sedang membasmi orang jahat makanya lama." Jelas Gava lembut.


"Penjahat itu sudah ditangkap ma?" Antusias Alana. Gava mengangguk membenarkan.


"Teman-teman kami gimana?" Tanya Alan datar.


"Mereka sudah pulang kerumah masing-masing. Mama bangga sekali sama anak-anak mama, masih kecil tetapi jiwa pemberani dan tolong menolong kalian sudah ada." Tulus Gava memeluk kedua anak kembarnya.


Alana dan Alan memeluk Gava manja. Leo juga memeluk ketiga orang kesayangannya. Semua yang melihat pemandangan itu terharu terutama Fira.


"Terima kasih Ayya. Kau sudah membuat perubahan untuk Leo. Leo sekarang menunjukkan berbagai ekspresi." Batin Fira tulus.


"Sebaiknya kalian istirahat, kalian pasti capek. Ayok, Alana. Alan. Ikut oma dan opa." Ucap Fira melihat wajah lelah mereka semua.


Alana dan Alan tersenyum senang saat akan tidur bersama kakek dan neneknya.


Kamar Utama Gava dan Leo


Gava merebahkan tubuhnya terlentang di atas ranjang sedangkan Leo di atasnya, kedua siku Leo menahan tubuhnya agar istri mungilnya tidak terluka. Gava menghela napas karena besok kerja sama proyek dengan perusahaan White.


"Sayang." Manja Leo mendusel kepalanya di gunung kembar Gava. Gava hanya berdehem kemudian mengelus kepala Leo.


"Besok pertemuanmu dengan si tua bangka itu." Sahut Leo cemburu.


Gava hanya memutar matanya malas saat sikap cemburu akut Leo keluar.


"Aku hanya membahas pekerjaan saja sayang. Lagi pula si tua bangka itu sudah termakan rencana kita." Ucap Gava menangkup wajah Leo.


Leo hanya mengerucutkan bibirnya. Gava terkekeh melihat ekspresi wajah Leo bak anak kecil. Lalu dua orang pria datang lewat balkon kamar Gava dan Leo.


"Hide, Kin."


Hide dan Kin menunduk hormat. Tubuh Gava dan Leo duduk tegak. Wajah Leo menjadi dingin dan datar sedangkan wajah Gava acuh dan cuek seperti biasa. Hide dan Kin merasakan aura didepannya sangat mengerikan.


"Apa ada berita?" Tanya Leo datar.


"Saya mendapatkan kabar bahwa Aaron memiliki anak lain dari istri kesayangannya yang sudah meninggal." Jawab Hide datar terkesan tegas.


"Cowok apa cewek?" Tanya Gava penasaran.


"Cewek."


"Dimana Aaron menyembunyikan anaknya?"


"Di negara D, nona Ayya. Bahkan anak Aaron satu ini terkenal polos, lugu dan tak tau apa-apa bagaimana pekerjaan ayahnya." Jawab Kin tegas.


"Nona Laila hanya pion saja, nona Ayya. Nona Laila walaupun anak kandung, dia adalah anak .....

__ADS_1


...♤♤♤♤♤♤♤♤...


...Jangan lupa di follow terus tinggal jejak dengan tekan vote, like serta koment agar author semangat up 🥰😍🤩😘...


__ADS_2