Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)

Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)
[S2] Page 17


__ADS_3

...⚠️ Warning ⚠️...


...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🀫🀭😚😘...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran πŸ€­πŸ˜ŒπŸ€—...


...β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘...


Markas Organisasi AZZA di kota C


Menjelang sore hari, rombongan Gava baru saja datang ke markas akibat mobil tangki minyak terbalik dan terbakar disertai kecelakaan parah membuat jalanan tiba-tiba mengalami macet total di tengah perjalanan, seharusnya perjalanan dari kota sebelah menuju kota C menempuh 4 jam menjadi 6 jam.Β 


Di depan markas berdiri Irsyad, Darius, Kenan, Fidel, Hana, Arwan, dan Bobby (Cast Young Grandmom) berjejer rapi di depan pintu markas guna menyambut pemimpin tertinggi mereka.


Mobil yang ditumpangi Gava, Leo, Bintang, Anita, Ben, Agra dan Miko tepat berada di depan 7 orang Cast Young Grandmom. Leo menurunkan jendela mobil dan wajahnya mengabsen satu persatu 7 orang cast Young Grandmom.


Gava yang duduk disebelah Leo gregetan dan tubuhnya condong ke jendela dekat Leo.


"Hallo." Sapa Gava dengan senyum merekah dan manis.


Leo menahan tubuh Gava dengan kedua tangannya agar tidak jatuh. Cast Young Grandmom menampilkan berbagai wajah tak bisa digambarkan.


"Nona Gava, tuan muda kecil Bintang bagaimana?" Suara Anita di samping kemudi membuat Gava menolehkan kepalanya.


Dia melihat wajah putranya tertidur pulas dengan wajah damai.


"Bawa aja ke kamar kami. Dan kau tunggulah di kamar kami." Ucap Gava tersenyum manis.


7 orang cast Young Grandmom memasang wajah tak bisa diartikan. Gava yang melihat dari sudut ekor matanya tersenyum amat tipis. Sudut bibir Leo juga sama.


"Leo, ayok kita turun. Masa harus di mobil, pegal tau tubuhku." Lanjut Gava manja sambil memundurkan tubuhnya.


Leo membuka pintu mobil, tubuhnya keluar dari dalam mobil diikuti Gava, Miko dan Agra. Anita membuka pintu mobil depan sambil menggendong Bintang. Leo memeluk pinggang istrinya posesif dan protektif.


"Selamat datang tuan besar Leonard, nona besar Alayya, tuan muda kecil Bintang, nona Emiko, dan tuan Agra." Sahut Irsyad mewakili yang lain.


Gava tersenyum manis kemudian melepaskan pelukan suami di pinggangnya lalu berjalan ke arah tubuh Darius, Irsyad, Hana, Kenan, Fidel, Arwan, dan Bobby.


"Darius bagaimana keadaanmu?" Tanya Gava tersenyum manis dengan robot manusia di depannya ini.


"Saya baik, nona Ayya. Anda selalu mengirimkan seseorang untuk memantau keadaan saya." Datar DariusΒ hormat.


"Baguslah." Angguk Gava tersenyum manis sambil memeluk Darius.


Leo hanya memasang wajah datar karena Leo tak cemburu dengan Darius. Setelah Gava melepaskan pelukan dari tubuh manusia robot Darius, tubuhnya bergeser ke arah Irsyad. Salah satu tangan Gava mengelus lengan Irsyad. Saat ingin memeluk Irsyad, tubuh Gava ditarik Leo ke pelukannya.


"Baby, kamu apa-apaan sih." Protes Gava berontak saat dipeluk Leo tiba-tiba.


"Jangan memeluk lelaki lain, baby. Aku tidak suka. Kau hanya boleh memeluk manusia robot, keluargamu sama anak-anak." Datar Leo menatap tajam dan menusuk kepada Irsyad, Bobby, Kenan, Fidel dan Arwan kecuali Darius dan Hana sambil memeluk tubuh mungil Gava.Β 


Irsyad, Bobby, Kenan, Fidel dan Arwan meneguk saliva kasar saat di tatap tajam oleh iblis pencabut nyawa. Miko dan Agra hanya menggelengkan kepala saja.


"Nona, nona. Gak lihat situasi apa?! Sudah tau tuan Leo pencemburu akut?! Masih saja memeluk lelaki lain?!" Batin Miko memandang Gava dipelukan Leo.

__ADS_1


"Tapi lepasin dulu, gak malu apa pelukan di depan para anak buah." Protes Gava memberontak.


"Gak. Buat apa malu?! Yang aku peluk istriku juga. Halal ini, pahala. Kecuali aku memeluk wanita lain." Goda Leo lembut tanpa melepaskan pelukannya.


Gava yang mendengar ucapan Leo Seketika mencubit perut Leo dengan sangat panas.


"Aauu ... sayang kenapa kamu mencubit perutku." Ringis Leo melepaskan pelukannya sambil mengusap perutnya di luar pakaian.


Semua yang melihat hal itu seketika meringis melihat cubitan maut dari sang iblis betina.


"Oooo kamu mau selingkuh?! Iya?! Kalo kamu berani selingkuh?! Ingat hukuman apa yang akan kamu dapat nanti?!" Ancam Gava dengan nada marah dan serius.


"Aduh aku lupa. Ya allah bantu aku. Kalo dia marah gak bisa di kelonin dan ehem-ehem." Batin Leo panik.


"Baby, jangan marah ya. Yang tadi itu hanya bercanda, sayang." Bujuk Leo dengan puppy eyes.


"Makanya omonganmu di filter." Decak Gava sambil menyilangkan kedua tangannya di dada.


"Iya, iya. Maafkan aku ya baby." Bujuk Leo sambil memeluk tubuh Gava.


Semua yang berada disana hanya terkikik mendengar drama hiburan yang baru saja dimainkan oleh Gava dan Leo.


"Nona Besar Ayya, tuan besar Leo, semuanya, lebih baik kita masuk. Gak baik kita ngobrol di depan pintu." Ucap Bob mendayu.


"Ayuk ~ cin ~ " angguk Gava mendayu menggandeng tangan Leo sambil masuk ke markas.


"Anita bawa aja tubuh putraku ke kamar kami." Titah Gava ke Anita. Anita menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


Darius dan Ben berada di depan menunjukkan arah jalan ke ruang rapat. Di baris kedua pasangan Leo-Gava, di baris ketiga pasangan Agra-Miko, di baris keempat Irsyad, Hana, Kenan, sedangkan di baris keempat Fidel, Bob dan Arwan.


Sesampai di ruang rapat, pasangan Leo-Gava duduk di kursi kebesaran mereka. Di ikuti Agra-Miko duduk di samping Gava, Irsyad dan Darius di samping Leo. Yang lainnya duduk di kursi yang sudah disediakan.


Darius menekan sebuah tombol warna biru di depannya. Terpampanglah layar besar dimana menampilkan data Barter, Gama dan keluarga Oliver. Semua memasang wajah serius sambil memperhatikan data Barter, Gama dan Keluarga Oliver.


"Sayang." Panggil Gava manja.


"Ya ada apa?" Lembut Leo menatap wajah Gava.


"Sudah aku putuskan. Kamu mau ikut apa di belakang layar saja?" Manja Gava bertanya balik.


"Aku akan di belakang layar sayang. Aku akan membuat rencana cadangan saat kita semua dalam bahaya." Lembut Leo menjelaskan.


"Kau memang terbaik." Manja Gava dengan senyum lebar.


"Apa kalian disini siap?" Ucap Gava dengan wajah serius.


Semua yang berada di ruang rapat menganggukkan kepalanya.


"Gue, suami gue, Agra, Miko, Irysad, Kenan, dan Fidel datang ke mansion Oliver besok. Darius dan Agra tetap berada di markas AZZA untuk mengatur strategi nanti Irsyad akan bergabung setelah dari mansion Oliver. Bob dan Arwan mencari keberadaan Gama dan Barter. Hana, kau berada di markas AZZA bantulah yang lain. Ben, kau jaga putraku dengan Anita." Jelas Gava panjang lebar.


"Nona besar Ayya, bisakah saya tidak ikut ke mansion Oliver." Protes Fidel hati-hati.


Gava menolehkan wajahnya ke Fidel dengan pandangan bertanya-tanya.

__ADS_1


"Kenapa?"


"Perusahaan Sanjaya Corp baru saja bekerja sama dengan perusahaan Oliver Corp beberapa hari yang lalu."


"Bisnis dan pemerintahan berbeda masalah. Bisnis ya bisnis, pemerintah ya pemerintahan. Tidak ada sangkut pautnya dalam hal ini."


Bibir Fidel bungkam mendengar penjelasan Gava yang menusuk. Bahu Fidel di tepuk oleh Bobby.


"Lo protes sama nona besar Ayya salah besar, Del. Kita sekarang tidak menjalankan bisnis tetapi membantu pemerintahan dan manusia." Bisik Bobby bijak tanpa mendayu.


"Gue tau." Bisik Fidel paham.


"Apa ada protesan lain?" Tanya Gava saat ini.


"Kenapa Hana tidak pernah turun tangan nona besar?" Polos Hana.


...β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘...


Disini ada sekilas info dari author:


Kenapa panggilan Alayya Gavaputri berbeda-beda tidak sama?


Penjelasannya dibawah ya:


Gava di panggil oleh Lou dan Amel


Ayya di panggil oleh Dewa, Fira dan Leo


Nona Gava di panggil Ryker, Adam dan Miko


Nona Ayya di panggil King, Zafar, dan Agra


Kak Gava di panggil Grace, Ceilo, Shafa dan Miya


Kalo Leonard bagaimana? Mereka semua memanggil tuan Leo, kalo di panggil Leo hanya Gava, Dewa dan Fira.


Kalo anak-anak gimana memanggil para orangtua:


Para anak Leo-Gava memanggil Lou-Grace dengan sebutan daddy mommy, Adam-Shafa dengan papi mami, zafar-miya dengan sebutan ayah bunda selebihnya uncle dan aunty berbeda dengan kerajaanΒ paman kaisar dan bibi permaisuri untuk Awan dan Genia, Kakak putra Mahkota untuk Saguna, Paman Pangeran untuk Ello.


Anak Lou-Grace juga sama memanggil Leo-Gava dengan sebutan papa mama, Adam-Shafa dengan sebutan papi mami, Zafar-Miya dengan sebutan ayah bunda


Kalo anak Adam-Shafa serta Zafar-Miya tidak bisa memanggil Gava-Leo dan Lou-Grace seperti anak Gava-Leo dan Lou-Grace. Anak lou-Grace juga tidak bisa memanggil keluarga Atmaja dengan panggilan seperti anak Gava-Leo.


...πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€...


...Author Comeback pemirsa 😘😘😘 ...


...Kangen gak sama author 🀭...


...Tiap episode selalu ada aja kelucuan pasutri Gava-Leo serta anak-anaknya jangan lupakan para sahabatnya serta anak-anaknya, masalah action jangan tanyakan ada aja nanti 🀭...


...Jangan lupa di follow terus tinggal jejak dengan tekan vote, like dan koment agar author semangat up πŸ₯°πŸ˜πŸ€©πŸ˜˜...

__ADS_1


__ADS_2