
...⚠️ Warning ⚠️...
...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭😚😘...
...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...
...💞💞💞💞💞💞💞...
Perusahaan Pusat AG Crop
Di ruangan Ceo Gava sedang pacaran dengan berkas menggunung tiap hari. Kedua tangan Gava dengan gesit dan lincah membolak balik kertas bahkan kedua matanya fokus membaca isi berkas itu. Saat jam menunjukkan waktu makan siang, Gava sama sekali tidak beranjak dari kursi kebesarannya.
Ceklik
Pintu ruangan terbuka tidak membuat Gava beralih dari berkas yang berada dihadapannya. Seorang pria perlahan-lahan mendekati Gava yang sedang fokus dengan berkasnya.
"Kak Adam, berkas baru taruh di meja sebelah kiri. Kakak, ambil kembali berkas yang sudah gue periksa di meja sebelah kanan." titah Gava tidak melihat seorang pria di hadapannya.
Pria tampan terkesan dingin dan datar di hadapan Gava sama sekali tidak bergerak bahkan bibirnya tersenyum lebar meninggalkan kesan hangat dan lembut.
"Kak Adam, ngapain masih di depan gue? Ini kerjaan masih banyak? Gue mau selesaiin pacar gue dulu baru ngurus anak-anak gue dan suami gue?" omel Gava tanpa melihat pria dihadapannya itu.
"Baby." panggil pria dihadapan Gava dengan suara bass dan seksi.
Gava mengernyitkan dahi saat mendengar suara familiar dihadapannya. Gava mendongakkan kepalanya seketika membulatkan matanya melihat Leo berada dihadapannya.
Gava bangkit dari kursi kebesarannya dan berjalan ke arah Leo lalu memeluk Leo alias gendong ala koala. Pakaian yang dikenakan Gava kaos biasa dengan celana kain panjang.
Leo menahan tubuh istrinya lalu berjalan kearah sofa di ruangan ceo. Leo mendudukkan tubuhnya dimana Gava berada dipangkuannya.
"Baby, kapan datang? Kok gak kabarin aku sih? kan aku bisa siap-siap menyambutmu?" cerocos Gava manja sambil menatap manik mata Leo.
Cup Cup Cup
Leo yang gemas akibat kecerewetan Gava langsung mencium 3 kali bibir Gava sekilas.
INGAT HANYA SEKILAS.
"Baby, jangan cari kesempatan dalam kesempitan ya. Jawab pertanyaan aku tadi baby." rajuk Gava manja dan merengek.
"Surprise baby. Mana ada surprise harus bilang dulu." lembut Leo sambil menahan pinggang Gava.
"Iya sih gak boleh bilang. Tapi kan kamu tau ruanganku berantakan." angguk Gava dan mengerucutkan bibirnya.
Leo melihat ruangan istrinya ini bahkan meja kebesaran Gava setumpuk berkas menggunungpun Leo melihatnya. Belum lagi dua meja kanan kiri juga berkas.
"Ternyata pekerjaan istriku lebih banyak ketimbang pekerjaanku. Kemana Tuan Adam, nona Shafa dan nona Miko? Apa pekerjaan mereka selama ini?." Sindir Leo halus menatap lekat mata Gava.
__ADS_1
Puk
Gava memukul dada Leo manja terkesan agak keras membuat Leo sedikit meringis.
"Kenapa kamu menyalahkan mereka?"
"Kamu tidak ingat apa, aku sering bolos akibat ulahmu?!"
"Jadi jangan salahkan mereka kalo pekerjaan istrimu ini menggunung luar biasa."
jelas Gava dengan berbagai ekspresi seperti jengkel, kesal dan marah.
"Gara-gara aku." beo Leo menunjuk dirinya sendiri.
"Iya, gara-gara kamu." Ucap Gava gemes ingin menggeplak kepala suaminya.
"Apa?" tanya Leo pura-pura gak tau padahal dia tau maksud dari ucapan Gava.
Gava mencubit perut Leo membuat tubuh Leo geli. Leo yang gemes langsung membalikkan tubuhnya membuat Gava berada di bawah kukungan Leo.
Gava meneguk saliva kasar saat melihat tatapan Leo seperti ingin menerkam mangsa.
"Baby, kamu mau apa?" tanya Gava terbata-bata.
"Makan kamu." Serak Leo dengan mata berkabut.
Kedua tangan Leo sudah bergerilya kesana kemari di tubuh Gava bahkan kaos Gava sudah tersingkap keatas memperlihatkan gunung kembar dibungkus kain mini.
Saat ingin melepaskan pengait kain mini di punggung istrinya, Leo dan Gava mendengar suara ketukan pintu brutal.
Tok tok tok tok
Dugh dugh dugh
Tok tok tok tok
"Nona ayya, tuan Leo. Ada berita gawat !!!" teriakan seorang pria dari balik pintu ruangan
"Nona Gava, tuan Leo. Buka pintunya !!!!" teriakan seorang wanita dari balik pintu ruangan.
Gava dan Leo menyudahi ciuman mereka saat mendengar suara teriakan familiar.
"Ck. dasar pengganggu." lirih Leo menggeram padahal dirinya sudah mengebu-ngebu ingin dipuaskan.
"Selamat. Aman. Gak jadi main di kantor. Gak encok, gak remuk redam." batin Gava bersorak gembira.
Leo yang melihat wajah Gava gembira seketika mendekati wajahnya dan berbisik serak :
__ADS_1
"Baby, nanti kita lanjutkan di rumah ya. Aku pastikan kau tidak akan bisa jalan selama seminggu."
Gava mendengar bisikan seperti ancaman meneguk saliva kasar. Gava bangkit dari rebahannya lalu duduk disofa bahkan memperbaiki penampilannya begitupun dengan Leo.
Gava mengambil remote yang terletak diatas meja lalu menekan tombol open. Pintu ruangan ceo otomatis terbuka masuklah 3 pasutri dengan ekspresi berbagai wajah.
"Ada apa? Kenapa wajah kalian gelisah dan cemas?" tanya Gava curiga lalu menatap Miya dengan air mata terus bercucuran di kedua matanya bahkan dia mendekap Zafar, suaminya.
"Miya, kenapa kamu menangis? Kak Zafar, katakan ada apa sebenarnya?" panik Gava lalu menatap Zafar, Adam dan Agra bergantian.
"Nona muda kecil Neira, tuan muda Amzar, tuan muda Ahsan, Alfa dan Nona Meli diculik nona Ayya. Korbannya tuan Edward yang sekarang menjalani operasi mendadak dirumah sakit RR." jelas Agra dengan wajah menahan marah.
"A, APA MAKSUDMU AGRA?! ANAK-ANAK DICULIK TERUS TUAN EDWARD OPERASI?!" teriak Gava syok dan terduduk lemes mendengar anak-anak di culik.
Leo yang mendengar pun memasang wajah marah dan kesal. Dia mengepalkan tangannya saat mendengar salah satu anaknya diculik.
"Organisasi bergerak." singkat Adam datar.
Leo paham ucapan singkat Adam menganggukkan kepala.
"Adam. Rumah sakit. Kami. Pulang." singkat Leo dingin dan datar lalu menggendong istrinya ala bridal style.
Zafar juga sama menggendong istrinya ala bridal style diikuti Agra dan Miko. Berbeda dengan Adam dan Shafa menuju rumah sakit untuk mendampingi pasutri muda.
...💖💖💖💖💖💖...
...Sedikit ya 🤔...
...Yang sabar ya ,, author habis vaksin terakhir jadi author istirahat dulu 🤭...
...Author mau pisahin kisah Alana dan Alan dengan Gava dan Leo?...
...Kalo disini kisah Alana dan Alan minim banget, masa iya sudah nikah aja lalu kuliah 😂...
...Jadi author bikin deh tapi taun depan 🤭...
...Soalnya kisah Gava dan Leo masih belum kelar sama Kenan dan Vivi 😊...
...Jadi taun depan antara novel si kembar A, Neira atau Bintang yang author update 😁...
...Kalo kisah Radith dan Resmi ada juga sih author kepikiran 😅...
...Nanti liat tahun depan ya, cuman salah satu aja author update. Author fokuskan dua novel ini dulu ya, lalu kalo tamat author istirahat 🤭😊...
...Sampai Ketemu Lusa 😘😘...
...Jangan lupa tekan Rate, Favorit dan Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❤❤, like 👍👍 dan komentar 💬💬...
__ADS_1