Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)

Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)
[S2] Page 64


__ADS_3

...⚠️ Warning ⚠️...


...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🀫🀭😚😘...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran πŸ€­πŸ˜ŒπŸ€—...


...🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼...


Tiga hari berlalu, mansion RR di tinggal oleh keluarga Gava-Leo dikarenakan liburan. Perusahaan AG Crop untuk sementara dipegang oleh Pasangan Adam-Shafa dan pasangan Miko-Agra berbeda dengan perusahaan Ramos Corp untuk sementara dipegang Zafar-Miya.


Hari ini Keluarga Atmaja akan kembali ke kerajaan karena Gava maupun Leo benar-benar tidak mau memberitahukan kemana mereka berlibur. Sebelum Keluarga Atmaja kembali ke negara S, mereka sedang berada di ruang keluarga untuk menanyakan kepada Zafar dan Adam sekaligus memberikan kado saja untuk ulang tahun sikembar Radith dan Resmi.


"Tuan Adam, tuan Zafar. Bisa anda beritahukan kami dimana lokasi Gava dan Leo? Kami ingin ikut merayakan ulang tahun Radith dan Resmi." Ucap Kaisar Awan dengan nada bertanya sekaligus memohon.


"Maafkan kami yang mulia kaisar Awan, yang mulia permaisuri permaisuri Genia. Saya maupun Adam tidak bisa membantu. Nona Ayya dan tuan Leo sepertinya sangat menjaga privasi liburan mereka." Ucap Zafar mewakili dan meminta maaf.


"Tuan Agra, apa anda bisa menghack ponsel Gava maupun Leo agar bisa menemukan titik lokasi liburan mereka?" tanya kaisar Awan menatap Agra.


"Maaf yang mulia kaisar Awan. Setiap saya berusaha melacak nomor ponsel nona Ayya maupun tuan Leo. Saya diberi peringatan oleh seseorang agar tidak mengganggu liburan keluarga nona Ayya dan tuan Leo." Agra memberikan penjelasan sambil menggelengkan kepala.


Permaisuri Genia menundukkan kepala. Didalam hatinya dia benar-benar kecewa atas sikap Gava yang tidak mau diganggu liburan keluarga.


Sebenarnya bukannya hanya permaisuri Genia saja, pangeran Ello dan Lou yang notabene saudara sepupu kandungnya juga tidak diberitahukan oleh Gava.


Gava hanya membalas pesan singkat tanpa menelpon mereka berbeda dengan Leo juga menelpon secara singkat membuat pangeran Ello dan Lou frustasi akibat ulah pasangan Gava-Leo.


Jangan tanyakan Si kembar Alana dan Alan? Merska dijemput suruhan Gava-Leo untuk ikut merayakan ulang tahun si kembar Radith dan Resmi.


"Sikembar Alan dan Alana mana?" tanya putri Mahkota Aina.


"Si kembar dan pasangannya di jemput oleh suruhan nona Ayya, yang mulia putri mahkota Aina." jawab Miya sopan.


"Kak Ratu Gava maunya apa sih?! Kenapa kita semua tidak tau lokasi liburan mereka?! Bahkan kita keluarganya aja gak ada satupun diberitahukan?!" kesal Selir Irene agak emosi dengan memasang wajah ditekuk akibat hormon kehamilan.


"Sayang, jangan emosi. Kasian anak kita." Ucap pangeran Ello mengelus punggung istri keduanya.


"Tuan Zafar, tuan Adam. Kami nitip hadiah untuk Radith dan Resmi jika mereka kembali nanti." Ucap kaisar Awan agak kecewa lalu menyerahkan beberapa hadiah ulang tahun untuk si kembar Radith dan Resmi.


"Baik, akan saya sampaikan kepada tuan Leo dan nona Ayya. Maafkan sikap nona Ayya dan tuan Leo yang membuat yang mulia kaisar Awan dan keluarga kecewa." Zafar menerima hadiah yang diberikan keluarga Atmaja dan memohon maaf.


"Saya sudah memaafkan tuan Zafar. Jujur saya kecewa dengan sikap mereka tetapi saya tau maksud mereka kenapa tidak mau memberitahukan liburan mereka." Ucap Kaisar Awan mengerti.


"Gava dan bang Leo memiliki sikap susah di tebak. Bang kaisar, aku aja sebagai sepupunya kadang-kadang bingung dengan jalan pikiran mereka. Kok kak Adam dan bang Zafar paham ya sikap absurd dan unik pasangan tersebut." Ucap Leo memprotes sekaligus mencibir.


"Mi, fa. Kalian paham dengan sikap absud, seenak jidat, dan unik kak Gava?" tanya Grace seperti meminta penjelasan.


"Tergantung situasi kondisi Grace. Kak Gava emang susah ditebak apalagi tuan Leo. Kadang kala kami harus cepat dan tepat dalam hal apapun seperti dituntut." jelas Miya panjang lebar.


"Lantas tuan muda kecil Bintang memiliki sikap nyonya Gava ternyata turunan toh." celetuk Alfa menganggukkan kepala.


"Jangan tuan muda kecil, nona muda kecil Neira perpaduan sikap antara tuan Leo dan nyonya Gava." timpal Noe.


Para orang tua menatap Alfa dan Noe bergantian seperti meminta penjelasan.


"Maksud kamu apa son? bisa bilang ke ayah?" tanya Agra heran dan memandang putra semata wayangnyan

__ADS_1


"Iya, son. Bilang juga ke ayah." timpal Zafar ke putranya, si Alfa.


Alfa dan Noe saling pandang kemudian Noe menjelaskan secara detail sikap Bintang notabenenya sikap Gava sedangkan Neira perpaduan sikap Gava-Leo. Para orang tua mendengar penjelasan Noe seketika memijit kepala masing-masing.


"Semoga saja saat kedua anakku nanti saat sudah dewasa tidak membuat kita semua darah tinggi dan jantung keluar tiba-tiba." Ucap Lou berdoa dengan dramatis.


"Amin." Ucap para orang tua.


"Sebaiknya kita pulang ke kerajaan Moonlight. Tuan Zafar, tuan Adam sampaikan salam kami ke Gava dan Leo." Kaisar Awan bangkit disusul permaisuri Genia dan yang lain lalu menitip salam.


"Akan saya sampaikan yang mulia Kaisar." Ucap Zafar sopan.


Zafar dan Miya mengantar keluarga Atmaja ke bandara pribadi mansion RR.


...🐊🐊🐊🐊🐊🐊🐊,...


Satu hari kemudian, sama seperti hari kemaren. Mansion RR dikejutkan kedatangan keluarga Amel dan King beserta Intan dan Kenzo. Para anak-anak pergi ke ruang bermain berbeda dengan para orangtua pergi ke ruang keluarga. (Orang terdekat Gava-Leo berasa mansion RR seperti mansion sendiri πŸ˜‚)


"Kalian serius tidak tau kemana perginya keluarga Gava dan tuan Leo serta keempat anaknya?" tanya Amel menginterogasi.


Mereka semua menggelengkan kepala.


"Terus gue gimana dong, gue kan ingin memberikan kartu ulang tahun anak gue si Intan." Ucap Amel bingung.


"Nitip aja Mel. Gak usah loe ambil pusing. Loe tau sendiri sahabat loe gimana kalo sudah sama keluarga kecilnya." Ucap Lou santai seperti tanpa beban.


Pletak


"Aduh .... " ringis Lou sambil mengelus jidatnya.


"Makanya kalo loe ngomong di filter pinter." Sungut Amel agak sebal.


"Pertanyaan kamu sama dengan yang mulia kaisar Awan."


"Aku jawab maaf gak bisa menghack nomor ponsel nona Ayya maupun tuan Leo karena aku sudah diberi peringatan oleh seseorang agar tidak menganggu liburan nona Ayya dan tuan Leo."


Agra memberikan penjelasan sambil menghela napas.


"Sia-sia dong gue kesini." Lirih Amel.


"Hem.. lo sia-sia datang ke mansion." angguk Lou membenarkan.


"Ya sudah, nih undangan ulang tahun anak gue, si Intan. Gue dan suami gue pamit pulang. Kalo ada kabar dari Gava maupun tuan Leo. Kalian bilang ya." Ucap Amel bangkit dari sofa.


Para orang tua menganggukkan kepalanya. Lou menyuruh kepala maid untuk memanggil Intan dan Kenzo. Keluarga Amel dan Kingpun pamit pulang ke mansion mereka.


Satu hari setelah ulang tahun Intan. Kenzo berangkat bersama Gilang dan Bintang ke kota C secara diam-diam karena Hide yang mengabari Amel dan King serta Adam dan Shafa.


...🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻...


5 hari sudah, perusahaan AG corp dan Perusahaan Ramos Corp ditinggal Gava dan Leo berlibur membuat pasangan Zafar-Miya dan pasangan Adam-Shafa kewalahan.


Radith, Resmi dan Neira pulang ke mansion sehari setelah ulang tahun Intan dan sekolah seperti biasa diantar para pengawal pilihan Gava-Leo. Gava-Leo melanjutkan liburan alias bulan madu tanpa gangguan anak-anak.


Perusahaan AG Corp

__ADS_1


Di ruangan asisten, Adam dan Shafa sedang menelpon Gava dengan menggunakan earphone. Saat panggilan sudah tersambung tetapi malah disambut suara ******* Gava dan Leo memenuhi telinga mereka.


"Ya Allah ... ternyata sedang membuat adonan. Sepertinya aku dan suamiku menelpon di waktu yang salah." batin Shafa meringis mendengar suara ******* Gava dan Leo bersahutan dibalik earphone.


"Ada apa Adam, Shafa. Apa ada masalah?" tanya Gava diseberang ponsel dengan mendesah.


"Iya, perusahaan asing."


"Kerja sama."


"tanpa diwakilkan."


Singkat Adam dan Shafa.


"Tolak." balas Gava tegas sekaligus mendesah dibalik ponsel.


Tut


Earphone dimatikan secara sepihak oleh Gava. Adam dan Shafa saling pandang kemudian menghela napas setelah mendengarkan ucapan TOLAK.


Adam menekan earphone untuk memberitahukan direktur untuk menolak kerja sama dengan perusahan asing. Sang direktur pun mengiyakan dari Adam.


"Dek."


"Hem."


"Pengen." lembut Adam memelas.


"Masih ada waktu." Kode Shafa melihat jam.


Adam menggendong Shafa ala bridal style menuju ruangan pribadinya.


Perusahaan Ramos Corp


Di ruangan asisten, Zafar dan Miya mengerjakan berkas-berkas menggunung bahkan meeting penting diwakili Zafar untuk kali ini.


"Apa ada meeting lagi?"


"Tidak ada. Hanya memeriksa berkas saja. Berkas penting Hide sudah mengambilnya untuk tuan Leo."


"Baguslah."


"Hon, kita main yuk."


"Isshh ... masih pagi dan di kantor."


"Gak ada penolakan hon."


Zafar dengan sigap mengangkat tubuh Miya ala bridal style menuju ruangan pribadinya.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...Akhirnya author baru selesai bikin satu episode, mau nambah sanggup gak yah?...


...Sepertinya gak deh πŸ˜‚...

__ADS_1


...Sampai Ketemu Lusa 😘😘...


...Jangan lupa tekan Rate, Favorit dan Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❀❀, like πŸ‘πŸ‘ dan komentar πŸ’¬πŸ’¬...


__ADS_2