
...⚠️ Warning ⚠️...
...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭😚😘...
...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...
...💞💞💞💞💞...
Mansion Sanjaya kota C Negara A
Pagi hari, di sebuah kamar pasutri seperti angin topan akibat pertempuran olahraga tadi malam bahkan pertempuran itu mereka lakukan di berbagai sudut kamar.
Di ranjang kingsize, pasutri tertidur berpelukan dengan terlelap damai dan wajah polos akibat kelelahan bahkan sang istri hanya di selimuti kemeja sang suami. Berbeda dengan sang suami tidak di tutupi apapun.
Kemana selimut mereka berada? Selimut berada di bawah sofa panjang yang terletak tak jauh dari ranjang kingsize.
Suara burung berkicau pun di abaikan sepasang pasutri bahkan suara gedoran sejak beberapa menit yang lalu juga di abaikan.
Duk duk duk
Brak brak brak
"Mama, papa, bangun. Tangtang udah di depan kamal. Bukain pintunya."
Duk duk duk
Brak brak brak
"Ma, pa, kalo gak bangun tangtang suluh paman Kenan, paman Fidel sama uncle Ben dobrak nih."
Pasutri yang di panggil papa mama mulai terusik lebih tepatnya sang suami akibat suara gedoran pintu dan teriakan cetar membahana putra mereka.
"Suara Bintang, baby?" Serak wanita itu khas bangun tidur tetapi matanya masih terpejam rapat.
"Iya, sayang." Serak pria itu khas bangun tidur berusaha mengumpulkan nyawanya yang masih melayang kemana-mana.
Sang suami melepaskan dekapannya dari sang istri, dia berusaha mendudukkan diri dan tanpa sengaja kemeja untuk menyelimuti tubuh polos sang istri tersingkap menampilkan rumah dan paha mulus sang istri membuat jakun sang suami naik turun dan meneguk salivanya kasar beberapa kali.
"Wow baby, maha karya yang aku buat sangat indah dan menggoda." celetuk sang suami sambil menaikturunkan alis menggoda.
"Maksudmu?!"
"Liatlah tubuhmu."
Sang istri yang lagi rebahan seketika melihat apa yang di maksud oleh suaminya. Seketika wajahnya memerah maluvWajah wanita itu menunduk seketika memerah malu dan menarik kemeja pria itu untuk menutupi bukit kembarnya.
"Hehehehe sebaiknya kamu mandi, biarkan aku mengurus putra manja kita."
Saat pria itu ingin bangkit dari ranjang kingsize salah satu lengannya di cekal. Wajah pria itu menoleh sambil bertanya-tanya.
"Sssttt ... ada yang menemui putra kita di depan kamar."
"Tuan muda kecil Bintang?"
"Paman Fidel."
"Syukurlah anda di sini tuan muda kecil Bintang. Saya tadi mencari anda kemana-mana ternyata anda di depan kamar nona besar dan tuan besar."
__ADS_1
"Tangtang mau makan sama papa mama, paman."
"Tuan muda kecil sebaiknya kita sarapan tadi terlebih dahulu. Paman Fidel lupa tadi malam mamanya tuan muda kecil ada kerjaan jadi kemungkinan telat bangun."
"Benarkah?! Yah !!!"
"Iya tuan muda kecil. Tuan muda kecil, jangan kecewa sama papa mama. Papa mama lagi kerja untuk tuan muda kecil Bintang. Ayok kita sarapan, sarapan pagi ada menu spesial."
"Ayok paman, kita sarapan. Biarkan saja papa mama istirahat."
"Ayok."
Setelah kepergian Bintang dan Fidel dari balik pintu kamar pasutri. Pasutri itu terkekeh dengan ucapan Fidel.
"Sebaiknya kamu mandi dulu baby." Ucap sang istri.
"Kita mandi bersama." Tawar sang suami menyeringai.
Sang suami mengangkat tubuh polos sang istri ala bridal style. Mandi bersama yang di maksud ya mandi 🙄🤭.
Sejam kemudian, pasutri itu baru saja keluar dari dalam kamar mandi. Wajah kesal dan bibir menggerutu terucap dari sang istri sedangkan sang suami terkekeh karena mandi bersama bukannya mandi malah ngajak olahraga kembali. Sang istri mengambilkan pakaian suaminya. Lalu baru pakaian dirinya.
Selesai berpakaian mereka keluar menuju arah dapur untuk sarapan pagi yang terlambat. Di meja makan, terdapat 4 orang pria dan seorang wanita memandang pasutri yang baru saja datang. Pasutri itu duduk terlebih dahulu.
Tempat duduknya gini ya di mansion Sanjaya. Di kursi sebelah Kanan Leo, Gava, Bintang (sudah selesai makan), Fidel, baru Irsyad. Di kursi sebelah kiri Agra, Miko, Kenan dan Ben.
Sang istri sedang melayani suaminya terlebih dahulu baru dirinya sendiri.
"Bintang mana?" Tanyanya celingak celinguk mencari keberadaan Bintang, putranya.
"Di ruang keluarga nona Ayya bersama Anita setengah jam yang lalu." Ucap Agra meminum tehnya.
"Lo ngapain disini syad?! Lo minta makan sama Kenan dan Fidel?! Arwan mana, bukannya kalian satu apartemen. Masa iya gak masakin sarapan pagi dulu kalo mau berangkat kerja?! Wah, wah, gak bisa di biarin ini. Seenak jidat Arwan gak buatin sarapan buat si dokter?! Tuh makan aja asal jangan di ambil tuh omelete, gue bunuh lo." Cerocos Gava beruntun dengan berbagai ekspresi.
Kecerocosan Gava membuat Irsyad, Kenan, Ben, Agra dan Miko hanya memasang wajah melongo tak percaya. Berbeda dengan Leo memasang wajah santai dan datar sambil menikmati makanan di depannya.
"Nona Gava ngomong kok gak ada titik sama koma." Batin Miko.
"Nona Ayya ngerap ya." Batin Agra.
"Lebih baik diam dari pada kena semprot." Batin Ben.
"Nona Ayya, anda ngerap?" Tanya Irsyad bingung + heran.
"Gue gak ngerap, gue nanya aja." Acuh Gava.
"Terus tadi apa kalo bukan ngerap, nona besar." Timpal Fidel pengen nabok sambil meminum kopi susunya.
"Diam lo." Kesal Gava sambil mengacungkan garpu ke arah Fidel. Sehingga membuat Fidel meneguk salivanya kasar.
"Nona Ayya saya bingung harus jawab apa nona?" Ringis Irsyad memelas.
"Ya udah dengerin nih. Gue gak mau ngulang pertanyaan yang sama beberapa kali. Lo ngapain disini Syad?"
"Bukannya nona Ayya sendiri yang bilang kemaren kalo saya harus sarapan pagi di mansion ini."
"Gue, kapan bilangnya syad?"
__ADS_1
"Ckck ... kemaren teriak di dalam mobil sampai di tegur tuan besar Leo siapa?!" Timpal Fidel sambil meminum kopi susunya.
Bugh
Bbbyyyuurrr
Uuhhhhuukk
Fidel menyemburkan minumannya ke arah depan tepatnya wajah kenan sambil terbatuk-batuk. Irsyad di samping Fidel menepuk bahu kanannya.
"Nona besar, saya lagi minum. Anda jangan seenak jidat langsung mukul saya. Syukur saya gak koid." Protes Fidel sambil melap mulutnya menggunakan tisu.
"Siapa suruh lo jawab, kampret. Gue ngomong sama Irsyad bukan sama lo." Decak Gava tak suka.
"Lebih baik kamu jangan ngomong Fidel." Peringat Leo datar sambil meminum teh hangat.
"Kamu juga baby -" "Ooo ... kamu mau nyalahin aku gitu, kamu mau tidur diluar?! Iya?!" Ucapan Leo terpotong akibat kekesalan dan kemarahan Gava.
Mendengar ucapan Gava membuat Leo diam seribu bahasa. Agra dan Miko hanya geleng-geleng kepala melihat drama pasutri di depan berbeda dengan Ben, Irsyad, Kenan dan Fidel memasang berbagai ekspresi.
Setelah selesai makan, mereka semua bangkit dan menuju ruang keluarga. Gava memeluk putra bungsunya.
"Baby boy, mama papa mau pergi kerja dulu ya."
"Tangtang boleh ikut gak?" Ucap Bintang dengan puppy eyes.
"Gak bisa sayang, kerjaan mama papa bukan masalah bisnis." Gava menolak lembut.
"Yah, padahal tangtang mau ikut mah." Ucap Bintang cemberut.
"Nanti baby saat usiamu sudah besar, boleh kok ikut." Tawar Gava lembut.
"Serius mah. Tangtang akan ikut kalo tangtang sudah besar seperti mama papa." Ucap Bintang berbinar.
Gava dan Leo saling pandang kemudian menganggukkan kepala tanda setuju.
"Kamu di sini jangan nakal, turuti bibi Anita dan uncle Ben. Kalo mau keluar bilang sama mereka." Nasehat Gava.
Bintang menganggukkan kepalanya dan kembali bermain mengasah otak. Irsyad, Kenan, Ben, dan Fidel bergidik ngeri melihat permainan asah otak untuk usia 7an.
Bintang dengan gampang mengerjakan permainan tersebut. Agra, Miko dan Anita hanya menatap biasa saja seolah-olah kalo keenam anak Gava dan Leo tergolong otak jenius di atas rata-rata.
"Anita, Ben, kalian jaga dan awasi putraku." Titah Gava terkesan santai.
Ben dan Anita menganggukkan kepala. Pasangan Gava-Leo, Agra-Miko, Kenan, Fidel dan Irsyad keluar dari mansion Sanjaya.
Di depan pintu mansion, Gava dengan seenak jidat melemparkan kunci mobil ke arah Fidel.
...🍂🍂🍂🍂🍂🍂...
...Yee author update 😘😘...
...Ayok kelanjutannya gimana 🤭🤭...
...Author khusus setiap hari minggu atau weekend gak update ya baik novel Hot Young Mom and King Mafia serta novel Young Grandmom karena mau menikmati liburan 😘😘...
...**Jangan lupa tekan Favorit lalu Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❤❤❤,...
__ADS_1
...like 👍👍👍 dan komentar 💬💬💬 agar author semangat update 🥰😍🤩😘**...