Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)

Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)
Chapter 34


__ADS_3

...โš ๏ธ Warning โš ๏ธ...


...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf ๐Ÿคซ๐Ÿคญ๐Ÿ˜š๐Ÿ˜˜...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran ๐Ÿคญ๐Ÿ˜Œ๐Ÿค—...


...โ™กโ™กโ™กโ™กโ™กโ™ก...


"Lucu aja. Kalian ini aneh-aneh aja. Gue dan Leo masih belum apa-apa juga, leo dari tadi ngurut pergelangan kaki gue karena kaki gue bengkak." Sahut Gava geleng-geleng kepala sambil menunjukkan pergelangan kakinya yang biru dan membengkak akibat high heel.


"Sejak tadi gak ngelakuin hal-hal aneh?! terus suara itu karena pergelangan kaki Ayya bengkak dan di urut oleh Leo?!" kecewa Fira.


"Iya mami." polos Gava.


"Yah gagal deh dapat cucu secepatnya." Sahut Fira memelas.


"Astaga mi, Leo dan Ayya belum malam pertama juga. Leo aja belum grep-grep tubuh Ayya." frontal Leo.


Gava menunduk malu mendengar nada frontal suaminya ini.


"Mami request ya, kalian kalo bisa punya 12 anak." Sahut Fira berlalu kemudian menarik Dewa untuk menjauh.


Wajah Gava dan Leo seperti kepiting rebus kemudian:


"Mami kira istriku kucing apa?!"


"Mami, Ayya manusia bukan kucing!!"


Semua yang disana tertawa terbahak-bahak. Lalu mereka pamit karena kelelahan.


...โ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™ค...


Kita kembali di kamar pengantin baru, sebelum Amel dkk menguping.


Gava sejak tadi menggerutu karena aksesoris yang berlebihan apalagi bagian kepala.


"Kalo tau perhiasan kepalanya berat, lebih baik aku tadi minta yang simpel. Kepala ku pengen copot rasanya. Udah pake high heel, Syukur gaun pengantin aku simple jadi gak ribet." Cerocos Gava saat melepaskan perhiasan dibantu Leo.


Leo hanya tersenyum mendengar ocehan tak bermutu dari istri ajaibnya ini. Setelah semua perhiasan Gava terlepas, Leo melihat pergelangan kaki Gava membengkak.


"Eeehh ... kenapa sayang?" Tanya Gava kaget saat Leo menggendongnya ala bridal style.


Leo menundukkan tubuh Gava diatas ranjang, lalu mengangkat salah satu kaki Gava yang membengkak kemudian memegang pergelangan kaki yang membengkak tersebut.


"Aaaa .... sssshhhhh .... sakit leo ..." sahut Gava meringis saat Leo memegang pergelangan kaki Gava yang bengkak.


"Apa begitu sakit. Maaf aku akan pelan-pelan sayang?" tanya Leo hati-hati. Gava mengangguk membenarkan.

__ADS_1


"pelan-pelan Leo. sakit ini." Sahut Gava memegang tangan Leo.


"ini sudah pelan sayang." Sahut Leo lebih berhati-hati lagi.


Leo terus saja mengurut pergelangan kaki Gava tanpa sengaja tangannya mengurut agak kencang.


"Ssshh ... jangan mencakarku sayang. Aku akan pelan-pelan." ringis Leo saat Gava memukul pundak Leo tiba-tiba.


"Leo, sakit. Berhenti, sakit hiks, hiks. Sakit." Tangis Gava.


Leo memberhentikan acara mengurut pergelangan kaki Gava agar Gava merasa tidak kesakitan. Tubuh Gava dipeluk Leo agar Gava tenang.


"Apa kau sudah enakkan sayang?" tanya Leo "mau lanjutkan lagi" lanjutnya.


Saat Leo mengurut pergelangan kaki Gava. Gava merasakan mulai nyaman di pergelangan kaki yang membengkak tadi.


"Ya. Teruskan enak banget. Jangan berhenti." gumam Gava keenakan.


Sebenarnya Gava dan Leo tau kalo ada yang menguping dibalik pintu kamar mereka. Gava membisikkan sesuatu Ke Leo. Leo hanya mengangguk sekali-kali mengikuti saran istrinya.


"Uuuhhh... enak banget,, kau jago juga ya, sayang."


"Lanjutkan apa berhenti sayang?" Puji Gava agak teriak.


Leo menggelengkan kepalanya saat Gava memulai permainannya.


"Berhenti sayang. Kamu gak capek?." tanya Gava menggoda.


Gava memberi kode untuk membuka pintu agar mereka yang menguping kaget.


Ceklek


Seketika pintu kamar Gava dan Leo terbuka. Semua yang ada disana membeku dan melotot karena Leo masih memakai pakaian pengantin lengkap tanpa jas. Lalu melirik Gava yang melambaikan tangannya dari ranjang masih memakai gaun pengantin lengkap tanpa riasan atau apapun.


"Kalian ngapain disini?" Tanya Leo heran terkesan datar.


"Kok masih lengkap, tuan Leo?" Tanya King ambigu sekaligus kaget.


"Maksud kalian?! Eeh,, kenapa banyak orang di depan kamar kami?!" Cerocos Gava heran sambil mengernyitkan dahi.


"Kalian gak lakuin malam pertama gitu." Ceplos Agra kecewa.


"Hah?!" Kaget Leo dan Gava.


Kemudian ide jahil Gava terlintas dibenaknya, Leo hanya menghela napas panjang melihat wajah istrinya yang akan menjahili mereka.


"Oh, jadi kalian didepan kamar kami hanya untuk nguping nih?" Jahil Gava dengan wajah serius.

__ADS_1


"Emm, gak nona Ay. Kami gak nguping kok." Gugup Agra terbata-bata.


"Kalo gak?! Kenapa kalian semua didepan?! Lalu mami papi juga ada disini?! Kalian mau lihat adegan LIVE kami?! iya?!" Jahil Gava memicingkan matanya.


"Itu kami hanya lewat. Ya kami hanya lewat terus mendengar suara aneh dari dalam kamar kalian." Elak Amel gugup.


"Kenapa kalian gugup sih?!" Goda Gava jahil.


"Yes mereka sudah termakan umpan gue. Siapa suruh nguping terus dengerin kamar pengantin baru. Nanti gue akan balas kalian karena udah berani nguping sama kepo urusan gue." Batin Gava bersorak.


"Maaf Gav. Karena kami penasaran jadi kami ingin menguping." Cicit Amel layak tikus ke jepit.


"Hahahahahahaha" Tawa Gava terbahak-bahak karena berhasil mengerjai semuanya.


"Lo ngapain tertawa?" Tanya Amel heran.


"Lucu aja. Kalian ini aneh-aneh aja. Gue dan Leo masih belum apa-apa juga, leo dari tadi ngurut pergelangan kaki gue karena kaki gue bengkak." Sahut Gava geleng-geleng kepala sambil menunjukkan pergelangan kakinya yang biru dan membengkak akibat high heel.


"Jadi tadi kalian gak ngelakuin hal-hal aneh?! terus suara itu karena pergelangan kaki Ayya bengkak dan di urut?!" Sahut Fira dengan wajah meredup.


"Iya mami." polos Gava.


"Yah gagal deh dapat cucu secepatnya." Sahut Fira memelas.


"Astaga mi, Leo dan Ayya belum malam pertama juga. Leo aja belum grep-grep tubuh Ayya." frontal Leo.


Gava menunduk malu mendengar nada frontal suaminya ini.


"Mami request ya, kalian kalo bisa punya 12 anak." Sahut Fira berlalu kemudian menarik Dewa untuk menjauh.


Wajah Gava dan Leo seperti kepiting rebus kemudian:


"Mami kira istriku kucing apa?!"


"Mami, Ayya manusia bukan kucing!!"


Semua yang disana tertawa terbahak-bahak. Lalu mereka pamit karena kelelahan. Setelah kepergian mereka. Leo menutup pintu dan mengunci sekaligus menekan tombol kedap suara.


"Ngapain kamu?" Tanya Gava curiga karena Leo menyeringai.ย 


Leo terus mendekati tubuh Gava diatas ranjang dan tiba-tiba saja tubuh Gava berada dikukungan Leo.


"Sesuai request mami sayang." Serak Leo.


"Tapi aku masih pake gaun pengantin." Sahut Gava terbata-bata.


"Pake ini juga cantik." Serak Leo terbawa nafsu.

__ADS_1


Mata Gava dan mata Leo beradu. Setelah itu hanya mereka dan Allah yang tau.


...Jangan lupa di follow terus tinggal jejak dengan tekan vote, like serta koment agar author semangat up ๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜๐Ÿคฉ๐Ÿ˜˜...


__ADS_2