
...⚠️ Warning ⚠️...
...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭😚😘...
...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...
...🍀🍀🍀🍀🍀...
Leo bangkit dari kursinya dan keluar kamar hotel. Perusahaan Ramos Corp bekerja sama dengan perusahaan Mahatama Corp. Leo sebenarnya malas kalo berurusan dengan Clarinta Ramaniya Mahatama, Ceo Mahatama Corp karena selama meeting terus saja mencari kesempatan dalam kesempitan.
Saat di ruang meeting di perusahaan Mahatama Corp, Leo tetap memasang wajah datar dan dingin. Clari, terus saja menggoda Leo tetapi sama sekali tidak mempan.
"Dasar jalang sialan, beraninya goda tuan Leo. kalopun gak ingat kerja sama dengan perusahaan ini. Udah sejak tadi saya siksa." Batin Zafar geram.
"Kok sejak tadi gue goda, gak ada responnya sama sekali. Pria ini sangat menarik. Gue harus mendapatkannya." Batin Clari tersenyum manis.
"Baby, kasian kamu di bully oleh keempat pasangan yang lagi di mabuk asmara." Batin Leo terkekeh melihat CCTV di ponselnya.
Setelah selesai rapat, Leo mendatangani berkas proyek tersebut. Saat ingin keluar ruangan meeting, tiba-tiba saja mendapat pesan melalui ponselnya. 'Tuan, segeralah ke negara A. Nona Ayya tiba-tiba saja kecelakaan.'
"Zafar. Siapkan jet pribadi sekarang juga. kita pulang ke negara A segera." Teriak Leo dengan nada panik dan khawatir.
"Ada apa tuan?" Tanya Zafar khawatir.
Beberapa ceo perusahaan lain yang ikut meeting terperanjat saat mendengar suara Leo yang panik terutama Clari hanya memandang heran.
"Pulang ke negara A. Istri ku kecelakaan." Ucap Leo dengan pandangan kosong.
"Istri tuan Leo dibawa kerumah sakit. Hahahaha bagus aku bisa mendekatinya perlahan-lahan." Batin Clari smirk.
Zafar menelpon bandara untuk mempersiapkan jet pribadi keluarga Ramos.
Di dalam mobil leo terus saja menatap kosong, zafar hanya diam dan berdoa. Lalu ponsel Zafar berbunyi dan menampilkan pesan:'ini aku, ayya. Kau ikuti saja perintahku. Aku baik-baik saja. Jangan bilang ke Leo. Aku ingin kasih kejutan ulang tahun Leo ke 26 tahun.'
"Ternyata ini ide jahil anda nona Ayya. Lantas tuan Leo begitu panik dan pandangan kosong saat anda dikabarkan masuk rumah sakit." Batin Zafar tersenyum tipis.
Sampai bandara, Leo tergesa-gesa menuju jet pribadi Ramos dengan pengawalan super ketat. Zafar hanya mengikuti dari belakang.
__ADS_1
Mansion Utama AG di negara A.
Gava, gadis yang mengirim pesan itu terkikik geli lewat ponsel bodyguard yang ditugaskan selama Leo tidak ada di sisinya. Empat pasang sejoli, sepasang pasutri paruh baya hanya memasang wajah datar dan menggelengkan kepala.
"Ay, kau serius melakukan hal ini?!" Tanya Fira khawatir.
"Serius, Mi. Ayya ingin kasih surprise dimana hari bersejarah dalam hidupnya selama ulang tahun ke-26." Angguk Gava manja.
Kemudian Gava menjelaskan rencana ulang tahun ke-26 tahun untuk Leo. Bahkan Gava meminta bantuan Calis untuk membuat kue. Amel dan miko membeli pernak pernik ulang tahun. Mansion Utama AG menjadi perayaan ulang tahun.
...🍂🍂🍂🍂🍂🍂...
Sebelum perayaan Ultah Leo Ke-26 tahun, kita liat waktu mereka di markas Askala terlebih dahulu dimana Gava, Vori, Lou dan Amel melihat adegan Live antara pria tua berusia 50an dan seorang jalang di kamar hotel.
"Hampir 4 jam, si tua bangka itu asyik bermain ranjang dengan jalang." Ucap Gava mengipaskan wajahnya memerah.
"Iya, gue aja ngelihatnya panas dingin lagi." Timpal Amel sambil mengipasi wajahnya.
Leo dan Zafar yang baru saja datang ke markas Askala. Leo menatap Gava dengan dahi mengkerut saat wajah Gava agak memerah.
Tubuh Leo perlahan-lahan mendekati Gava dan memeluknya dari belakang. Gava merasakan pelukan dan aroma kayu manis yang menenangkan membuat kepalanya menoleh.
Tetapi ada fakta mengejutkan membuat Leo, Fira, Dewa, King, Agra, Zafar, Miko dan Calis bahwa Gava, Lou dan si kembar keturunan Rajendra. Vori keturunan Everson. Amel keturunan Maherson.
Pernikahan Gava dan Leo pun akan diadakan dua minggu lagi dimana semua resepsi di urus oleh Fira untuk menyambut calon menantu mereka. Pernikahan keenam pasangan sejoli ini juga seminggu setelah pernikahan bos besar mereka.
"Ada apa?" Lembut Leo menumpukan wajahnya di bahu kanan Gava.
"Menonton adegan panas, hot dan live buat melihat pergerakan si tua bangka." Ceplos Gava dengan wajah polos dan manja.
Amel, Lou dan Vori menepuk jidat saat Gava dengan entengnya keceplosan. Zafar yang paham maksud dari perkataan Gava karena zafar sedikit mengintip ke layar laptop.
Leo mendengar bahwa Gava menonton adegan yang tak pantas langsung saja menggendong Gava ala bridal style. Dia menuju kamar yang bertuliskan AG tetapi dihalangi oleh Lou.
"Kalian ngapain?" Tanya Lou curiga dan berusaha menghalangi agar tidak terjadi apa-apa kepada saudara sepupunya.
"Minggir." Singkat Leo.
__ADS_1
"Gak, gak. Kalian belum SAH." Tolak Lou sambil menutup pintu kamar AG.
Leo dan Gava sama-sama melongo melihat tindakan Lou. Akhirnya Leo mengalah dan membawa Gava ke kursi. Dia bodo amat padahal mau mesra-mesraan dengan calon istrinya.
Saat di sopa panjang, Leo duduk sambil memangku Gava. Kepala Gava bersandar di dada bidang Leo. Leo sangat memanjakan Gava bahkan memeluk posesif calon istrinya.
"Gav, lo gak kasian apa sama kaum JOMBLO disini hah?" Sahut Amel dengan wajah pias.
"Siapa suruh gak bolehin gue dan leo masuk kamar. Gue dan Leo mah mau berduaan, jadi yang JOMBLO harap bersabar." Kesal Gava.
Tangan Gava terus saja melingkar dipinggang Leo. Leo terus saja mengelus rambut Gava dengan lembut dan perhatian. Leo membuka jasnya dan menutupi paha mulus Gava karena Gava memakai celana pendek.
Amel memalingkan wajahnya menatap layar laptop. Dia membulatkan saat adegan Hot dan panas masih terus berlanjut.
"Ya Allah kalo dihitung-hitung si tua bangka itu hampir 5 jam asyik main kuda-kudaa." Komentar Amel takjub.
Amel langsung memperlihatkan adegan kuda-kudaan ke yang lain. Gava yang di pangku Leo menggeserkan pantat semoknya tanpa sengaja mengenai juni Leo. Leo mengeram saat Juni kesenggol.
Gava yang tidak peka terus saja menonton adegan kuda-kudaan itu. Salah satu tangan Leo masuk ke dalam baju Gava dan bermain di gunung kembar Gava. Tangan satunya lagi sudah masuk kedalam celana pendek Gava. Bahkan Leo dengan mudah membuka kakinya membuat kaki Gava melebar di balik jas Leo yang kebesaran. Leo dengan telaten melepas celana pendek dan celana pantai Gava di balik jasnya.
Tubuh Gava menegang saat Leo dengan kemesumannya mulai bereaksi. Amel, vori, Zafar dan Lou sama sekali tidak tau adegan intim Gava dan Leo karena terlalu fokus dengan adegan kuda-kudaan.
"Leo, apa yang kau lakukan?" bisik Gava mend***h saat Leo menekan rumah Gava dengan jarinya.
Jari Leo terus maju mundur di rumah Gava. Gava merasakan sensasi berbeda saat Leo bermain di rumahnya. Gava menahan d***han agar tidak ada curiga.
"Aku sedang main." bisik Leo santai sambil bermain dirumah Gava.
Setelah beberapa menit, Gava mengeluarkan semburan air dari rumahnya. Tubuh Gava lemes seketika. Leo membersihkan sisa semburan air menggunakan tisu.
Kemesuman Leo benar-benar tidak ada yang tau bahkan Gava saja bingung sendiri. Bermain di tempat umum dan banyak orang, Leo melakukannya.
"Dasar om mesum gak tau tempat." bisik Gava mengumpat.
"biarpun mesum kamu menikmatinya." bisik Leo sensual. "Aku akan ke kamar mandi untuk menuntaskan juni ku." lanjutnya berbisik.
Tubuh Leo bangkit dari sopa panjang kemudian pergi ke kamar mandi untuk bermain solo. Amel, Vori, Lou dan Zafar hanya menatap bingung saja. Dipikiran mereka paling Leo cuman mau buang air kecil.
__ADS_1
...Jangan lupa di follow terus tinggal jejak dengan tekan vote, like serta koment agar author semangat up 🥰😍🤩😘...