
...โ ๏ธ Warning โ ๏ธ...
...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf ๐คซ๐คญ๐๐...
...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran ๐คญ๐๐ค...
...โกโกโกโกโกโกโก...
Semua yang ada disana terkekeh saat perdebatan antara Gava dan salah satu anaknya seperti tom and jerry.ย
"Ya allah, anak gue kok gini amat ya?! Mulutnya lemes banget?! Gak Radit, Resmi, Neira, Bintang, mulut mereka pada lemes semua?!" Gumam Gava yang hanya di dengar Leo.
"Berkacalah sayang. Mulut lemesmu turun ke empat anak kita." Bisik Leo lembut dan tersenyum.
Gava mendelikkan matanya seperti tak suka. Dia menatap tajam Leo bak seorang singa betina yang ngamuk.
Gava teringat kembali bahwa hari sabtu-minggu, keenam anaknya libur sekolah. Kemudian Gava menyeringai dimana Leo sambil menghela napas panjang dan pasrah.
"Bantu aku berdiri." Ucap Gava tersenyum manis.
Leo malah menggendong Gava ala bridal style. Tangan Gava langsung memukul dada bidang suaminya.
"Aku menyuruhmu untuk membantuku bukan menggendongku." Cebik Gava dengan wajah masam.
"Haha maaf sayang. Lebih baik kau digendong aja, tubuhmu masih lelah." Sahut Leo terkekeh.
"Papa jangan gendong-gendong mama?! Mama punya tangtang." Cemburu Bintang merajuk.
Seketika ide jahil Leo terlintas, dia malah memperat gendongan tubuh Gava.
"Perang lagi ini." Batin Gava memutar matanya malas saat melihat wajah Bintang seperti mau menangis.
"Hhhuuaaaaa papa tulunin mama, Mama punya tangtang." Tangis Bintang cadel sambil memukul paha Leo.
Leo meringis saat kedua tangan Bintang memukul pahanya agak keras. TwinA, TwinR, Neira, Alfa, Shafa, Adam, Lou, dan Grace juga meringis saat Bintang memukul paha Leo agak keras.
Leo memberi kode ke Grace agar menarik tubuh berisi Bintang. Grace menarik tubuh Bintang dan memeluknya.
"Bintang jangan begitu sama papa. Masa kamu memukul papa seperti itu. Gak kasian sama papa. Papa menggendong mama karena mama kelelahan baby." Nasehat Grace lembut.
"Tapi bisakan gak acala gendong mama." Cadel Bintang keras kepala dan cemburu.
Leo menurunkan kaki Gava hati-hati. Setelah tubuh Gava berdiri tetapi di topang tubuh Leo. Kedua tangan Leo mengusap pahanya.
__ADS_1
"Bintang mirip siapa sih sayang?! Apa kita salah buat ya?! Apa kita salah gaya juga ya waktu itu sehingga Bintang cemburu kalo kita bermesraan." Bisik Leo frontal.
Seketika Gava kesal dan mendelik saat nada frontal Leo. Gava mencubit pinggang Leo.
"Aauu sayang, kenapa pinggangku di cubit." Bisik Leo meringis.
"Mulutmu itu sayang. Ada anak-anak. Kelakuan Bintang mirip kamulah." Bisik Gava memperingati dan agak kesal.
"Benarkah?! Aku kira mirip kamu baby." Bisik Leo tak percaya dan menaikkan turun alis.
Gava memutar matanya malas. Saat ini Gava malas berdebat dengan suaminya. Seketika Gava teringat bahwa besok hari sabtu dan minggu yang mana Gava dan yang lain akan membawa anak-anak mereka ke markas AZZA.
"Besok sabtu kan." Tebak Gava ke 6 anak dan yang lain.
"Ya, kenapa Gav?" Tanya Lou heran.
"Lupa ya, tiap hari sabtu sama minggu anak-anak pasti ke markas AZZA." Ucap Gava.
Semua yang berada disana seketika menepuk jidat masing-masing kecuali Adam dan Leo. Alfa, TwinA, TwinR, Neira dan Bintang hanya meneguk saliva kasar.
"Ma, latihan bela dili tangtang bisa di pending dulu gak?" Rayu Bintang cadel + polos.
"Ma, latihan senjata neira besok lusa aja ya." Rayu Neira manja.
"Ma, latihan Resmi dan Radit minggu depan ya." Rayu Resmi manja sambil menyikut lengannya agar Radit paham kode.
"Ma, Alana dan Alan juga mau istirahat ya dari uncle Ryker." Rayu Alana manja.
"Gak, kalian semua besok latihan. Bintang asah kemampuan bela dirimu, Neira fokus dan bidik senjatamu. Twin R fokus ke latihan kalian. Dan kalian TwinA tetap latihan bersama uncle Ryker." Tolak Gava sambil tersenyum manis.
Seketika bahu keenam anak Gava dan Leo merosot ke bawah. Gava, Leo, Adam, Shafa, Zafar, Miya, Grace dan Lou terkekeh.
"Syukur kedua anak kembar gue penurut saat latihan." Gumam Grace terkekeh tetapi masih di dengar Gava.
"Gimana gak nurut?! Lo kalo latih anak-anak lo keras banget bahkan sampe mau patah tulang. Lou aja gak tega, lah lo." Cibir dan Cebik Gava.
Grace dan Lou mendelik saat Gava mencibir dan mencebik.
"Gav, lo gak sadar apa kalo lo lebih ngeri daripada kami. Bahkan dari keenam anak lo hanya Neira dan Bintang yang gak sampe masuk rumah sakit." Sindir Lou saat mengingat TwinA dan TwinR masuk rumah sakit akibat latihan Gava ataupun Leo bak neraka.
"Artinya mereka masih membutuhkan latihan yang lebih keras." Sahut Gava sinis dan kesal.
Miya dan Shafa yang tau kalo Gava, Grace dan Lou akan berdebat kembali seketika membawa keenam anak Gava dan Leo ke arah mobil.
__ADS_1
Leo juga menuntut tubuh Gava ke arah mobil yang berbeda dengan keenam anaknya. Leo, Gava, Lou dan Grace satu mobil, di kursi depan dan kemudi Hide dan Ben. Sedangkan keenam anak Gava satu mobil dengan Agung dan Anita.
Di dalam mobil yang di tumpangi Gava, Leo, Lou dan Grace. Leo terus saja mengelus pucuk kepala Gava.
"Gav." Panggil Lou.
"Saat gue ikut bertarung tadi, gue lihat lambang organisasi Shadow." Lanjutnya menebak.
"Tebakan lo sama seperti gue. Tuan Agus sepertinya meminta bantuan dengan organisasi Shadow." Ucap Gava bersandar di tubuh Leo.
Tangan Lou seketika mengepal erat dengan wajah mengeras. Satu tangan Grace menggenggam tangan Lou dan satunya mengelus pipi Lou. Lou merasakan elusan lembut di pipinya mulai merasa tenang dan tangannya mengggenggam tangan Grace.
Mata Lou dan Grace menatap satu sama lain. Mata Grace memancarkan ketenangan sedangkan mata Lou berkabut saat ini. Gava melihat hal itu tiba-tiba berbisik ke Leo.
"Kita pindah ke tengah. Lou ingin berolahraga." Bisik Gava peka. (tumben peka mak ๐)
Leo mengangguk tanda setuju. Lagipula dia tidak ingin berolahraga karena tubuh Gava kelelahan. (gak tau kalo di kamar ๐)
"Lou, Grace." Panggil Gava.
Lou dan Grace memutuskan kontak mata mereka kemudian kepala mereka menoleh ke belakang.
"Kalian pindah kebelakang." Lanjut Gava menaik turunkan alis.
"Akhirnya lo paham juga Gav." Senang Lou dengan tersenyum manis.
Kedua pasangan itu berpindah tempat duduk. Hampir semua mobil keluarga Rajendra dan Ramos yang ditumpangi mereka sudah di modifikasi oleh Haris dan Kin agar kalo para majikannya bisa beristirahat.
"Tekan kedap suara agar gue dan suami gue gak mendengar suara kalian." Peringat Gava.
Lou dan Grace terkekeh kemudian mengangguk. Lou menekan 3 tombol dimana kursi layaknya kasur kecil, layar depan tertutup tapi sedikit ada lubang dan warna kaca mobil lebih gelap serta kedap suara.
Di kursi tengah, Leo dan Gava malah berpelukan. Hide dan Ben terus mengawasi sekitar.
"Ke markas apa ke mansion?" Tanya Gava manja didekapan Leo.
"Markas." Balas Leo lembut.
"Hide, beritahu Ryker agar latihan Alan dan Alana lebih keras dari biasanya. Gauri juga melatih para anak perempuan, Malik melatih para anak lelaki. Untuk Bintang, Kenzo dan Gilang hanya di latih oleh Kin." Perintah Gava.
Hide mengangguk kemudian menekan earphonenya agar perintah Gava tersampaikan. Gauri dan Malik merupakan robot manusia yang diciptakan oleh Gava, Grace dan Shafa. Gauri dan Malik tugasnya sebagai bayangan yang tak terlihat. Gauri dan Malik memiliki banyak kloning hampir ribuan tetapi hanya bisa diperintahkan pasangan Gava-leo, lou-Grace, para anak-anak Rajendra dan Ramos.
...โกโกโกโกโกโกโกโก...
__ADS_1
...Revisi sedikit aja ๐...
...Jangan lupa di follow terus tinggal jejak dengan tekan vote, like dan koment agar author semangat up ๐ฅฐ๐๐คฉ๐...