Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)

Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)
Chapter 73


__ADS_3

...โš ๏ธ Warning โš ๏ธ...


...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf ๐Ÿคซ๐Ÿคญ๐Ÿ˜š๐Ÿ˜˜...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran ๐Ÿคญ๐Ÿ˜Œ๐Ÿค—...


...โ™กโ™กโ™กโ™กโ™กโ™กโ™ก...


Beberapa bulan kemudian, Lou dan Zafar yang baru saja tiba di mansion RR melihat pemandangan mansion sangat ramai bahkan terlihat Fira di temani Dewa menyuruh para maid sejak tadi kesana kemari membuat Lou dan Zafar saling pandang.


Lou dan Zafar menuju ruang keluarga dimana Mizan (Amzar), Zain (Ahsan), Lani (Neira) serta Noe sedang asyik bermain ular tangga bersama Agung, Grace dan Miya.


"Bun." Panggil Lou lembut.


"Kalian akhirnya datang." Lega Fira.


"Ada apa? Kok sibuk banget?" Tanya Lou.


Saat Fira ingin menjawab:


"SAYANG !!!"


"Kak Gava !!!"


"Ooooeeeeeeeekkkkk !!!!!"


Suara 2 teriakan dan 1 tangisan bayi dari lantai 2 membuat 2 pasangan paruh baya dan 2 orang pria berlari ke lantai 2 menggunakan tangga. Agung, Grace dan Miya memeluk para anak-anak.


"Mama !!! Uncle Agung, Mama !!!" Nangis Neira berontak dari pelukan Agung.


Sementara di lantai 2


Bbbraaaakkkkkkk


Pintu kamar Gava dan Leo di buka secara tak elit oleh Lou. Fira melihat Gava pucat pasi bak mayat hidup di pelukan Leo. Tubuh Shafa kaku saat melihat wajah Gava seperti mayat hidup.


"Tuan Leo bawa nona Ayya ke rumah sakit." Ucap zafar panik melihat keadaan Gava.


Leo mengangkat tubuh Gava ala bridal style, Fira mendekati box bayi. Dia mengangkat cucu bungsunya. Grace dan Miya melihat wajah Gava seperti itu langsung memeluk anak mereka. Agung memperat pelukan Neira yang berontak. Di belakang di susul Lou, Zafar serta Shafa. Mobil sudah terparkir di depan pintu masuk mansion RR.


Di perjalanan Leo terus mendekap tubuh Gava yang mulai dingin, Shafa memeriksa denyut nadi Gava yang kian hari melemah.


"Kak Zafar percepat kecepatan mobil. Kita harus secepatnya menolong nyawa kak Gava." Sahut Shafa berusaha tenang padahal panik.


Zafar menancap gas mobil. Tidak sampai setengah jam, mobil mereka sambil di depan rumah sakit Ramos. Para dokter spesialis sudah berjejer rapi untuk menyambut pemilik rumah sakit.


Tubuh Gava di baringkan di ranjang dorong menuju IGD. Beberapa menit kemudian, rombongan Amel dkk menghampiri Leo, Lou, Zafar dan Shafa.


"Apa yang terjadi tuan Leo? Kenapa Gava seperti ini?" Tanya Amel serak dan air matanya terus keluar.

__ADS_1


Leo hanya bungkam dipikirannya saat terbayang wajah pucat pasi Gava. Leo benar-benar sangat menderita dan frustasi.


Beberapa jam kemudian, dokter IGD keluar mengalihkan pandangan mereka agar dokter tersebut memberi kabar untuk mereka.


Rumah sakit Ramos saat ini di jaga super ketat oleh organisasi Zero Zone, mafia Askala dan mafia Alaskar. Bahkan para penjaga bayangan Tom, Hide, Kin dan Haris juga bertugas.


"Bagaimana istriku?" Datar Leo dengan wajah cemas.


"Anda bersyukur tuan muda, nyawa nyonya muda terselamatkan bahkan situasi kritis sudah terlewati bahkan racun yang berada di dalam tubuh nyonya muda Ayya tidak ada sama sekali. Nyonya muda Ayya akan sadar beberapa hari lagi." Ucap dokter tersebut tersenyum.


Semua yang menunggu bahkan mendengar hal itu menghela napas lega saat ini terutama Leo dan Lou. Shafa langsung memeluk Adam, suaminya.


(Pernikahan Adam-Shafa, setahun setelah pernikahan Zafar-Miya. Kenapa mereka bisa menikah itu campur tangan Gava-Grace-Miya ๐Ÿคญ)


"Bawa Kak Gava ke ruang VVIP." Serak Lou sambil merangkul pundak Leo yang rapuh.


Saat diruang VVIP, wajah Gava masih terlihat pucat pasi. Leo terus mengelus pucuk kepala istrinya dengan sayang bahkan mengecup dahinya lembut sambil menyalurkan kehangatan dan kenyamanan.


"Gav, cepatlah sadar. Gue gak sanggup liat suami lo seperti manusia tak bernyawa." Batin Amel berdoa.


"Cepatlah sadar kak. Keenam anak lo masih membutuhkan lo." Batin Lou berdoa.


Dddrrttt dddrrrtttt


Ponsel Leo bergetar dan salah satu tangan Leo membuka ponselnya. Leo mengecek ponselnya tertera nama Fira.


"Leo. Bagaimana mantu mami?" Tanya Fira sesegukan di seberang telpon.


"Sudah melewati masa kritisnya mami. Bahkan Ayya sudah terbebas dari racun itu." Balas Leo menangis.


Di seberang telpon Fira menangis dan mengucapkan terima kasih kepada Tuhan.


"Tuan besar Dewa, tuan muda Alan sudah berhasil menangkap orang yang sudah memberi racun ke makanan dan minuman nona Gava." Ucap Ryker datar diseberang ponsel.


"Leo, sebaiknya kau berada disana. Mami akan mengurus orang itu." Ucap Fira diseberang telpon dengan nada rendah.


"Lakukanlah mi. Kalo bisa siksa dia sampe Ayya sadar." Lembut Leo tetapi nadanya terselip kemarahan luar biasa.


Fira dan Leo sama-sama mematikan ponselnya. Semua mendengar percakapan Leo dan Fira menggeram marah.


"Tuan Leo tetap berada disini. Biarkan saya yang mengurusnya. Saya diberitahu oleh tuan muda Alan." Tegas Kin di balik gorden.


"Lakukanlah." Perintah Leo datar.


"Kau tidak ikut?" Tanya Amel sesegukan.


"Mami, papi, akan mengurusnya." balas Leo datar.


Leo yang diam sebenarnya ingin membunuh maid penyusup itu.

__ADS_1


...โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†...


Mansion Utama RR


Siang hari Twin A, Twin R dan Noe baru saja pulang dari sekolah. Mereka berlima saling pandang satu sama lain saat mansion agak sepi dan tidak seberisik biasanya. Mereka mendengar suara tangisan di ruang keluarga membuat mereka menuju arah mereka.


"Oma, opa, mommy Grace, aunty Miya." Panggil TwinA dan TwinR kecuali Noe.


Pasangan paruh baya dan dua orang wanita menoleh dengan sesegukan. Twin A dan Twin R melihat Neira dan bintang dipelukan sang oma menangis.


"Kenapa Neira dan Bintang menangis oma?" Tanya Alana mewakili semuanya.


Wanita paruh baya itu bungkam. Alana dan Alan memandang yang lain.


"Mama kalian diracun sayang. keracunan sayang bahkan sekarang berada dirumah sakit." Grace terbataa-bata.


"Maksud mommy Grace, mama... mama ...." sahut Alana ingin menangis.


Tubuh Alana terduduk ke lantai. Twin R saling berpelukan. Alan pergi ke ruang CCTV untuk menemukan pelakunya.


"Alan kamu mau kemana ???" teriak Fira saat Alan pergi begitu saja.


Alan menuju ruang CCTV kemudian memeriksa isi mansion. Jari lihai Alan dalam komputer patut di acungin jempol. Alan melihat seorang maid atau penyusup yang mencurigakan.


Jari tangan Alan lagi-lagi dengan lihai mengkopi file ke tabletnya. Ryker baru saja memasuki ruang CCTV. Dia syok dan kaget saat Alan dengan lihainya memainkan komputer. Padahal usianya baru 12 tahun untuk saat ini.


"Apa tuan muda mendapatkan sesuatu?" Tanya Ryker datar.


"Ya uncle Ryker. Seorang maid mencurigakan yang baru saja dua minggu bekerja di mansion ini." Balas Alan acuh tanpa menoleh dan asyik dengan komputernya.


Alan memasang earphonenya. Dia menghubungi Kin untuk menangkap maid penyusup itu. Kin yang mendapat perintah menganggukkan kepala.


"Oma, telpon papa di rumah sakit." Ucap Alana khawatir.


Fira menyerahkan Bintang ke Agung untuk sementara. Fira mencari nama Leo. Dia menekan nama itu beberapa menit kemudian Leo mengangkat dan menceritakan tentang kondisi Gava. Lalu Ryker menghadap bahwa Alan menemukan seorang maid penyusup itu. Fira dan Dewa bangkit ingin menyusul Alan ke ruang penyiksaan dekat mansion RR.


"Alana ikut." Sahut Alana dingin + tajam.


Fira menganggukkan kepala saja. Membiarkan kedua cucunya yang menyelesaikan hal ini. Fira dan Dewa memantau saja.


Di ruang penyiksaan sinilah seorang maid atau penyusup di ikat di sebuah kursi bahkan disiksa habis-habisan oleh Fira, Dewa, Ceilo, Ryker dan Twin A.


...โ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™ค...


...Bau-bau tamat nih ๐Ÿคญ...


...Kelanjutannya season 2 ๐Ÿคฉ๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜...


...Jangan lupa di follow terus tinggal jejak dengan tekan vote, like serta koment agar author semangat up ๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜๐Ÿคฉ๐Ÿ˜˜ ...

__ADS_1


__ADS_2