
...โ ๏ธ Warning โ ๏ธ...
...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf ๐คซ๐คญ๐๐...
...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran ๐คญ๐๐ค...
...โกโกโกโกโกโก...
Vori menjelaskan semuanya tanpa terkecuali. Seketika wajah Gava menjadi ceria kembali dan bangkit dadi kursinya. Tubuh Gava memeluk Grace yang mana Grace terdiam dengan raut wajah bingung dan heran.
"Terima kasih, Grace. Terima kasih." Bahagia Gava.
Wajah Amel, King, Agra, Miko, Calis, Lou serta Grace hanya menampilkan raut heran, melongo dan bingung kecuali Vori san Leo tetap datar.
"Istriku kenapa?! gak kesambet kan?! tadi raut wajahnya dingin, datar, kecewa?! setelah diberitahu Vori mala bahagia." Batin Leo mengenyitkan dahi.
"Wajah lo kok aneh Gav." Batin Lou bingung.
"Sahabat gue kenapa?! Jangan-jangan kesambet lagi." Batin Amel bertanya-tanya.
"Kakak tidak marah?" Tanya Grace takut.
"Awalnya sih hehehe" Gava cengengesan. "Tapi kakak berterima kasih sama lo, lo udah buat adek gue kaya laki seutuhnya." Lanjut Gava semangat.
Lou yang mendengar hal itu memasang wajah tak terima.
Tak
"Aauu anak setan lo ngapain jitak dahi gue." sengit Gava mengusap dahinya.
"Jitakan setimpal buat lo tau gak. Lo udah bikin gue merasa bersalah ternyata itu hanya akal-akalan lo doang, nyesel gue." decak Lou kesal.
"Hehehehe lagian ya, lo suka sama Grace kenapa harus gengsi sih." Ceplos Gava polos.
"Ck... nyesel gue curhat sama lo." decak Lou tak suka.
"Kak Lou suka sama Grace kapan?" tanya Grace polos.
Lou terdiam bingung saat ditanya Grace.
"Gue apa lo yang jawab." tantang Gava jahil.
Hampir 3 bulan, Lou selalu curhat ke Gava mengindahkan Leo yang mencak-mencak saat Lou seenak jidat mengganggu moment romantis antara Leo dan Gava.
"Gue aja. Kalo lo bahaya." tolak Lou mentah-mentah.
Semuanya menunggu jawaban Lou kecuali Leo dan Gava.
"Lou masih ingat di pulau negara Y." Ucap Lou memberi clue. Grace menganggukkan kepalanya.
"Di pulau itu saat kita berada di kamar berdua." cicit Lou seperti tikus ke jepit.
Amel serta yang lain hanya bingung setelah mendengar kata kamar. Grace yang paham seketika wajahnya memerah malu.
"Setelah perburuan ini. Kalian akan mengadakan resepsi pernikahan." Ucap Gava bahagia.
__ADS_1
Ucapan Gava mengagetkan semua orang. Leo tersenyum amat tipis. Grace dan Lou saling pandang kemudian mengangguk.
"Aaron dan para anteknya secepatnya kita ringkus. Mereka sudah menyentuh sesuatu yang ada di dalam diri gue." Seringai Gava layaknya psikopat.
Amel, Miko, Grace, Lou, Vori dan Leo meneguk saliva kasar karena tau seringai macam Gava seperti ini. Berbeda dengan King dan Agra yang masih polos dan tak tau menahu seringai Gava.
"Kita ke markas Alaskar. Grace hubungi organisasi kita. Lou, hubungi ketua tim mafia Askala. Leo kau paham kan maksudku?" Titah Gava mutlak kemudian mengkode Leo.
Leo mengangguk paham maksud dari perkataan Gava. Lou dan Vori juga paham maksud dari kode Gava dan Leo. Amel dan yang lain masih bingung. Mereka semua keluar dari restoran VVIP menuju ke markas Alaskar.
...โกโกโกโกโกโกโก...
Markas Mafia Alaskar
Semua orang berkumpul diruang pertemuan. Aura yang di keluarkan raja dan ratu saat ini benar-benar mengerikan.
"Aaron sudah menyentuh orang-orang kesayangan saya. Bahkan menyuruh jalangnya bernama Clari menjebak sepupu saya, sehingga Grace dan Lou melakukannya tanpa ikatan pernikahan." Tegas Gava dengan aura kepemimpinan yang kuat.
"Maksud nona Gava?" Tanya Shafa heran.
"Clari membuat Lou meminum obat pe*******g dosis tinggi. Sehingga Lou dan Grace melakukan hubungan terlarang." Lirih Gava.
Semua yang berada di ruang pertemuan seketika menahan napas saat mendengar berita menggemparkan itu.
Bbbbuuukkkk
Satu pukulan mendarat di pipi Lou yang disebabkan oleh Adam membuat tubuh Lou tersungkur.
"Kak Adam !!!!"
Adam yang kalap dan Murka terus saja memukul Lou, Lou yang mempunyai skill bela diri menangkis serangan Adam layaknya banteng mengamuk. Grace ingin menghentikan mereka tetapi Shafa menghadangnya. Gava yang tak tahan melihat pertarungan ini.
Perkelahian Adam dan Lou berhenti. Mereka sama-sama babak belur.
"Sudah puas?" Tanya Gava rendah.
Adam dan Lou diam, Grace melepaskan pelukannya dari Shafa kemudian berlari memeluk Lou sambil menangis di dekapannya.
"APA KALIAN PUAS???" bentak Gava.
"Tenanglah sayang, jangan marah dan emosi." Sahut Leo berusaha menenangkan Gava.
Gava terus menghela napas berulang kali. Adam dan Lou menatap sengit.
"Kak Adam, ini semua hanya ketelodoran saja. Seperti Aaron dan para anteknya sudah mulai bergerak." Jelas Gava datar dan tegas.
Adam menatap Gava dengan penuh tanda tanya.
"Salah satu antek Aaron bernama Clarinta Ramaniya Mahatama sudah bergerak. Dia menjebak Lou saat meeting di hotel XX. Dia menaburkan obat pe*******g dengan dosis tinggi sehingga membuat nafsu tinggi Lou tak terkontrol sama sekali. Vori sudah melakukan segala cara untuk menekan nafsu tinggi Lou. Tetap tidak bisa, jadi jalan satu-satu Grace berkorban." Terang Gava panjang lebar.
Semua mendengar penjelasan Gava memasang wajah syok, kaget, dan marah.
"Kak Adam, gue dan Grace sudah menikah kemaren." Tegas Lou sambil mengadahkan tangannya.
Adam memijit kepalanya. Orangtua Grace menitipkan Grace kepadanya.
__ADS_1
"Tuan Lou, maafkan saya tiba-tiba menyerang anda. Saya kaget dan marah saat anda sudah mengambil harta berharga Grace. Grace sudah saya anggap sebagai adik saya sendiri. Orangtua Grace menitipkan Grace kepada saya.Tetapi karena anda sudah bertanggung jawab tolong lindungi Grace." Ucap Adam menyambut tangan Leo.
"Iya kak Adam. Kak Adam tenanglah, Gue akan menjaga Grace. Setelah perburuan Aaron akan ada pesta pernikahan kami." Senyum Lou lembut.
Gava mengeluarkan air matanya. Akhirnya Grace bisa menaklukkan hati sepupunya.
"Apa rencana lo Gav?" Tanya Amel merusak moment bahagia.
"Baiklah dengarkan baik-baik." Ucap Gava serius.
Gava dan Leo memberikan rencana mereka untuk meringkus mafia Xlevanos, Aaron beserta para anteknya. Semuanya mendengarkan dengan seksama.
Ting
Tablet Gava berbunyi. Tangan Gava melihat sebuah berkas dan membacanya. Tiba-tiba saja wajah Gava menyeringai layaknya psikopat.
"Ada apa sayang?" Tanya Leo lembut.
"Kak Hide sudah mendapatkan apa yang aku cari sayang." Ceria Gava.
Gava menyodorkan tabletnya ke Leo. Leo membaca berkas seperti identitas putri kandung Aaron di negara D.
"Kau menggunakan dia sebagai umpan Aaron?" Tanya Leo serius.
"Ya. Kau jangan tertipu dengan wajah polos dan lugunya. Dia seorang jalang nomor 1 di negara D. Aaron sama sekali tidak tau tentang putrinya." Jawab Gava menyeringai.
"Kalian berdua berdiskusi apaan? Asyik bener sampai kami semua seperti manusia yang tak dianggap." Cibir Amel.
Gava dan Leo menoleh kemudian Gava tersenyum amat manis ke Amel. Amel curiga karena senyum itu berbeda dari senyum Gava.
"Mel." Panggil Gava manis banget.
Amel mengernyitkan dahinya dengan pandangan curiga.
"Gue mau lo ke negara D." Ucap Gava.
"Hah?! Lo suruh gue ke negara D?! Buat apaan?!" Kaget Amel saat mendengar ucapan Gava.
"Putri sah Aaron sekarang di negara D. Kita akan menjadikannya umpan untuk memancing Aaron." Seringai Gava.
"Putri Sah Aaron?! Aaron memiliki putri lain?! Kok gue dan yang lain gak tau?!" Tanya Amel bingung dan syok.
Gava memberikan tabletnya ke Amel. Amel dan King membaca dengan seksama biodata Zanna Kirana.
Zanna Kirana, gadis berusia 18an dengan wajah cantik terkesan manis dan kalem. Sikap ramah pada sekitar, pemalu, manja, polos dan ceria. Sebenarnya hi**s**, serakah, licik dan picik.
"Nona Gava, kamu tidak kasian dengan si Kiran. Aku rasa dia terlalu polos dan lugu. Dia seperti remaja pada umumnya." Nasehat Miko.
"Jangan tertipu sama wajahnya Miko. Dia seorang jalang nomor 1 di negara D. Wajahnya dan Sikapnya itu hanya sebuah topeng saja." Jelas Gava panjang lebar.
"Terus mau lo apain nih anak?! Bunuh, ayok gue siap." Semangat Amel.
"Rencana gue mau lo dan King nangkep nih anak bawa ke markas terus Aaron menyaksikan seberapa jalangnya anak kesayangannya ini." Ucap Gava menyeringai.
"Maksud lo?! Lo ingin membuat Aaron mati secara perlahan-lahan." Ucap Amel syok. Gava mengangguk membenarkan.
__ADS_1
...โคโคโคโคโคโค...
...Jangan lupa di follow terus tinggal jejak dengan tekan vote, like serta koment agar author semangat up ๐ฅฐ๐๐คฉ๐...