Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)

Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)
Chapter 71 [Revisi]


__ADS_3

...โš ๏ธ Warning โš ๏ธ...


...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf ๐Ÿคซ๐Ÿคญ๐Ÿ˜š๐Ÿ˜˜...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran ๐Ÿคญ๐Ÿ˜Œ๐Ÿค—...


...โ™กโ™กโ™กโ™กโ™กโ™กโ™ก...


Mansion Utama RR


3 bulan sudah sejak kelahiran anak Gava, Amel, Miko dan Calis. Di ruang keluarga, mereka semua berkumpul dengan para anak-anak mereka. Dewa dan Fira bulan madu ke negara J.


"Gav." Panggil Amel.


"Ya."


"Gue dan King akan pindah ke mansion MaLec." Sahut Amel.


Gava yang mendengar hal itu mengernyitkan dahinya.


"Ngapain Mel, Lo gak senang tinggal disini?" tuduh Gava tiba-tiba.


"Ck ngomong asal nyeblak aja. Bukan itu maksud gue. Kita kan sudah bekeluarga nih. Gue dan King mau bangun keluarga kecil kami di mansion MaLec. Lagipula perusahaan MaLec corp sudah termasuk perusahaan terkenal di negara A." Jelas Amel sedih.


Perusahaan Malec Corp merupakan perusahaan gabungan antara marga Maherson dan Lacerta. Perusahaabn MaLec terkenal di negara A bahkan hampir sejajar dengan perusahaan Rajendra Corp, Everson Corp. Kalo perusahaan AG corp dan perusahaan Ramos corp masih di bawah.


Gava yang mendengar hal itu hanya menampilkan wajah biasa saja.


"sahabat laknat. seenggak nangis kek atau apa gitu. Malah biasa aja." batin Amel menggerutu.


"Calis dan Kak Vori juga akan pindah ke mansion Everson." Sahut Calis mantap.


Wajah Gava juga sama biasa gak seantusias atau apapun.


"Kalo itu keputusan kalian. Gue dukung tapi kita jangan putus komunikasi ya." Sahut Gava berdiri memeluk Amel dan Calis.


Ooooeeeeeekkk oooeeeekkkk


Oooeeeekkkkk oooooeeeekkk


2 suara bayi menangis membuat atensi Gava, Amel dan Calis menoleh. Resmi dan Intan menangis sangat kencang. Leo dan King menggendong putri mereka masing-masing.


"Gav, gue ada ide. Gimana Intan, putri gue dengan Radith putra lo kita jodohin aja." Ucap Amel tiba-tiba.


Ppuukkk Aauu sshhh


Tepukan maut Gava di pundak Amel membuat Amel meringis.


"Lo kalo ngomong tolong disaring. Seenaknya jodohin anak gue dan anak lo. Kalo masalah hati dan perasaan, gue gak mau ikut campur. Gue gak mau ngekang mereka suatu saat nanti." Sindir Gava sekaligus Nasehat.


"Lo gak mau besanan sama gue." Ucap Amel memelas.


"Jodoh sudah ada yang ngatur Mel. Kalo anak kita berjodoh pasti kita jadi besanan nanti." Nasehat Gava.


"Akhirnya kedua mak-mak barbar bisa akur juga. Ya allah, mudahan aja Radit sama Intan berjodoh. Amin." Sahut Lou berdoa.

__ADS_1


"Amin ya Allah. Mudahan anak gue dan anaknya Gava berjodoh jadi gue dan Gava bisa besanan." Doa Amel agak nyaring.


Semua disana mengamini doa Amel dan Lou. Gava benar-benar dongkol.


"Doa kalian dua bisa bagusan dikit kenapa sih?" Protes Gava karena Lou dan Amel berdoa seenak jidat.


"Kan usaha Gav." Santai Amel dengan wajah manis.


2 hari kemudian, King dan Amel pindah ke mansion MaLec. Lalu di susul Vori dan Calis serta Lucas dan Ine.


...โ™กโ™กโ™กโ™กโ™กโ™กโ™กโ™กโ™ก...


2 tahun kemudian, setelah seminggu pernikahan Zafar-Miya. Si bocah kembar lagi aktif + nakal sehingga membuat Leo dan Gava sepakat mempekerjakan baby sitter untuk membantu merawat bocah kembar aktif + nakal.


Siang hari, mansion di gemparkan hilangnya si bocah kembar, membuat semua penghuni mansion mencari mereka.


"Leo kemana Radith sama Resmi." Lirih Gava dengan air mata mengalir.


"Tenanglah sayang. Mereka masih berada di mansion." Lembut Leo sambil memeluk Gava agar tenang.


Lou, Zafar dan Agung bahkan melihat CCTV mansion. Lou menemukan kedua bocah kembar menuju arah kamar Gava dan Lou.


"Gav, kedua anak lo pergi ke kamar kalian." Sahut Lou di earphone.


Gava dan Leo mendengar hal itu langsung bergegas ke kamar mandi. Mereka takutnya si kembar masuk ke kamar rahasia yang banyak senjata.


Leo menekan tombol tak terlihat di dekat kaca wastafel. Toilet dan kaca wastafel terbuka. Leo dan Gava memasuki lorong panjang sambil menemukan ruangan rahasia itu.


Pintu ruangan terbuka, menampilkan bocah kembar tertawa senang dimana pedang di tangan Radith dan pistol di tangan Resmi. Jantung Gava dan Leo seketika mencelos saat melihat pemandangan di depan mereka.


"Mama, papa." Senyuman polos si kembar membuat Gava dan Leo beberapa kali mengerjapkan mata.


"Kemungkinan besar sayang, aku jawab iya." Angguk Leo memastikan.


"Kalo seperti ini mau tidak mau kita ajarkan mereka bela diri sejak usia dini." Ucap Gava memijit hidungnya.


Gava dan Leo berjalan ke arah si kembar. Gava menggendong radith dan Leo menggendong Resmi. Gava dan Leo meminta dengan lembut dan hangat senjata yang di pegang si kembar.


Setelah si kembar menyerahkan senjata ke Gava dan Leo. Salah satu tangan Gava dan Leo meletakkan senjata itu di tempat seharusnya.


Keluarga kecil itu keluar dari tempat ruang rahasia mereka. Disana Fira menyambut si kembar dengan tangisan bahkan Dewa memandang si kembar agak berkaca-kaca. Adam, Zafar-Miya, Lou-Grace, twinA, Ceilo, serta Agung juga berada di kamar Gava dan Leo.


"Si kembar kok bisa di kamar mandi Ay?" Tanya Fira terisak sambil memeluk si kembar.


"Mereka pergi ke ruang rahasia mi. Sepertinya takdir mereka akan sama seperti kedua orangtuanya, mi." Balas Gava mengelus pucuk kepala si kembar bergantian.


Semua yang disana mematung bak disambar petir kecuali twinA yang asyik bermain sama twinR.


"Maksud Nona Ayya mereka akan mengikuti jejak kalian?" Syok Zafar.


"Ya, Kak Zafar." Angguk Gava memelas.


"Gak twinA, twinR, kenapa mereka mengikuti dunia hitam yang cukup keras dan kejam." Sahut Lou memijit pelipisnya.


(Twin A singkatan dari Alana dan Alan, pasti mengenal bocah kembar ini. Dia keponakan kembar kandung dari Gava. Gava memiliki kakak namanya Azka, usianya 5 tahun di atas Gava. Sedangkan Twin R singkatan dari Radith (Rapa) dan Resmi (Mimi), anak kandung dari Gava dan Leo. Usia Twin A dan Twin R jauh ya hampir 7 tahun. Sekarang Twin A berusia 9an sedangan Twin R masih usia 2an)

__ADS_1


Gava dan Leo hanya saling pandang. Mereka tersenyum miris, ingin sekali di hati para orangtua memiliki anak-anak normal pada umumnya tetapi keturunan Rajendra, keturunan Ramos bahkan Keturunan Atmaja selalu saja berurusan dengan para mafia dan organisasi.


...โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†โ˜†...


Beberapa bulan kemudian saat ini Gava, Grace dan Miya di nyatakan hamil bersamaan membuat Fira heboh sendiri. Bahkan Amel-King dan Vori-Calis datang ke mansion utama RR. Para anak-anak lagi main diruang bermain yang tidak jauh dari pantauan orang tua mereka.


"Lo serius Gav hamil lagi?" Tanya Amel tak percaya.


"Gue serius. Malahan baru seminggu kok." Angguk Gava serius.


"Lo nggak pake pil KB?" Frontal Amel.


"Sering telat minum gue."


"Telat minum. Kenapa?" Bingung Amel.


"Mau minum malah di ajak olahraga jadi selalu telat." Frontal Gava.


"Wow kakak ipar terbaik." Sahut Lou mengangkat jempolnya.


"Grace berapa bulan?" Tanya Calis.


"1 minggu."


"Kalo kak Miya?"


"1 minggu."


"Apa?!" Kaget mereka semua.


Gava, Grace dan Miya menutup telinga mereka rapat-rapat.


"Kalian seperti paduan suara sumpah." Cibir Gava kesal.


"Iya, syukur Grace dan Kak Miya gak punya riwayat jantung." Sindir Grace.


"Gimana kita semua gak kaget, lo lo pada hamilnya bersamaan terus brojolnya nanti barengan gitu. Bisa-bisa rumah sakit heboh dengan suara teriakan berjamaah kalian." Cerocos Amel kesal.


"Ya kali samaan. Kita kehamilan berbeda seminggu aja berjarak beberapa hari." Sindir Gava saat mengingat kejadian heboh di rumah sakit, 2 tahun yang lalu.


"Lo gak usah ingat itu dong Gav. Mana kita tau takdir Allah malah ingin mengeluarkan anak gue selang 2 hari kelahiran si kembar." Ngegas Amel kesal.


"Ngomong ngomong nih ya, lo lo pada ngidam kagak?" Tanya Amel penasaran pada 3 bumil ini.


"Kalo Grace cuman minta rujak dikasih es krim." Sahut Grace jujur.


"Kalo gue sih malah minta suami gue cariin buah-buahan langsung dari atas pohonnya." Jujur Miya.


"Kalo gue minta suami gue pake baju pink bergambar hello kitty terus itu pake bando lalu di dandani dah." Jujur Gava polos.


"Tunggu bentar ya gue panggilin dulu suami gue. Baby !!!" Sahut dan Teriak Gava agar Leo mendengar teriakannya.


"Ya, aku datang. Bentar sayang." Teriak Leo dari lantai dua.


Ting

__ADS_1


...โ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™คโ™ค...


...Jangan lupa di follow terus tinggal jejak dengan tekan vote, like serta koment agar author semangat up ๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜๐Ÿคฉ๐Ÿ˜˜...


__ADS_2