Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)

Hot Young Mom And King Mafia (S1 Dan S2)
[S2] Page 33


__ADS_3

...⚠️ Warning ⚠️...


...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭😚😘...


...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...


...🌐🌐🌐🌐🌐🌐🌐...


Masih Pov Alana Ya Guys 😊😊


Bag bug bag bug


Bag bug bag bug


Tubuh Kak Ceilo terpelanting ke belakang karena tangan seseorang. Gue masih bersandar di bawah sofa dengan tubuh polos dan lemes tak berdaya hanya memandang Kak Ceilo yang di pukul habis-habisan oleh Alan.


Gue merasakan ada seseorang yang menyelimuti tubuh polos gue. Gue mendongakkan wajah dan melihat wajah Sekar yang menampilkan wajah cemas dan khawatir.


"Brengsek, jahanam, iblis, lo kak !!!! Lo hampir saja merebut mahkota kembaran gue, setan biadap !!!!" murka Alan marah.


Kak Ceilo sama sekali tidak bisa melawan karena pukulan Alan membabi buta. Alan dengan beringasnya seperti iblis pencabut nyawa kepada siapapun baik itu pria maupun wanita yang sudah membuat keluarganya dalam terusik.


"kau baik-baik saja, na?" tanya Sekar memeluk gue.


"ya." sahut gue lemah. "Sebaiknya lo hentikan Alan, takutnya tunangan gue mati akibat pukulan Alan yang membabi buta." lanjut Gue melihat wajah dan tubuh Kak Ceilo yang babak belur.


Sekar menganggukkan kepalanya lalu membantu gue bangkit. Gue berusaha menutupi tubuh polos gue dari selimut yang diberikan Sekar.


"baby sudah, kak Ceilo bisa mati. Biarkan mama Gava yang mengurus masalah ini." Ucap Sekar memeluk pinggang Alan erat.


Alan yang merasakan pelukan dipinggangnya menghentikan aksi pukulannya kemudian memeluk Sekar dengan lembut dan hangat untuk meredakan amarahnya yang masih di ubun-ubun.


"Apa kamu sudah merasa lebih baik?"


"Ya, terima kasih sayang. Bagaimana dengan Alana?"


"Alana baik dan tidak apa-apa, Alana masih aman dan kehormatannya masih terjaga. Kita datang tepat waktu sayang."


"Kamu benar sayang."

__ADS_1


Alan melepaskan pelukannya dari tubuh Sekar lalu memandang sinis kak Ceilo dan gue. Dada gue merasakan sakit saat tatapan sinis dan kecewa Alan. Gue semakin menunduk dan merasa bersalah.


"Ya allah, seharusnya gue menolak saat kak Ceilo memberikan kenikmatan surga dunia, seharusnya gue lawan bukan pasrah. Ya allah maafin dosa Alana ya Allah." Batin gue dimana air mata mengalir di kedua mata gue.


Alan dan Sekar duduk di sofa panjang, Sekar terus saja mengelus punggung Alan agar meredamkan amarah yang masih diubun-ubun.


Saat ini tubuh gue sudah berpakaian lengkap sama halnya dengan tubuh kak Ceilo. Gue semakin menunduk berbeda dengan kak Ceilo yang meringis di wajah dan semua tubuhnya.


"Gue gak habis pikir dengan otak kalian berdua, bisa-bisanya nafsu kalian lepas kontrol begitu saat melakukan surga dunia. Seharusnya kontrol nafsu kalian terlebih dahulu, kalian masih status TUNANGAN belum SAH dan TERIKAT." Kecewa Alan menatap gue dan Kak Ceilo bergantian.


"Lan hiks ... maafin hiks... gue hikss..." mohon gue terisak dan merasa bersalah.


"Gue sudah memaafkan lo, Na. Tetapi gue kecewa sama lo, lo hampir saja kehilangan mahkota berharga lo. Apa kata papa mama nanti saat lo udah jebol? Lo pengen buat mereka kecewa dan merasa bersalah hah?! Pikir pakai otak Na, jangan pakai hati !!!!!" bentak Alan dengan nada marah dan kecewa.


Gue hanya bisa menangis saat bentakan Alan yang menusuk hati gue.


"Jangan bentak Alana, Lan !!!" Murka kak Ceilo tak terima.


"LO DIAM !!!!! JANGAN BANYAK BACOT !!!!!" Bentak Alan tak kalah nyaring.


Gue dan Sekar berjengkit kaget saat Alan dengan suara membentak. Beberapa menit kemudian, 4 orang dengan wajah datar memasuki villa kak Ceilo. Gue, Sekar, Alan dan Kak Ceilo mengernyitkan dahi.


"Apa kalian orang suruhan papa mama?" Tanya Alan datar.


"Kemana?" Tanya Alan datar tanpa ekspresi.


"Lebih baik anda diam dan jangan banyak tanya. Ikut saja dengan kami, kalian akan bertemu nyonya besar dan tuan besar." Sahutnya lagi.


"Tuan muda, nona muda, nona muda Sekar, tuan Ceilo sebaiknya kalian gunakan penutup mata ini." Sahut salah satu dari 4 orang tersebut sambil menyerahkan 4 penutup mata ke kami.


Kami menerima penutup mata masing-masing, sebenarnya hati gue merasakan ketakutan yang luar biasa untuk bertemu papa mama nanti.


"Tuan muda Alan, pegang tangan saya. Kalian berdua bantu tuan Ceilo. Nona muda Alana dan nona muda Sekar, sebaiknya tangan kalian saling berpegangan." Perintah salah dari 4 orang tersebut dengan nada tegas dan datar.


Tangan gue dan Sekar berpegangan tangan, tangan sekar yang lain juga berpegangan dengan tangan Alan. Kami semua digiring keluar dari villa kak Ceilo kemudian masuk ke mobil.


Alana Pov Off


...🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴...

__ADS_1


Di dalam mobil TwinA, Ceilo dan Sekar masih memakai penutup mata. Mobil berhenti setelah 2 jam perjalanan, sekali lagi TwinA, Ceilo dan Sekar di giring ala militer ke tempat yang tidak mereka ketahui.


"Duduklah dan buka penutup mata."


TwinA, Ceilo dan Sekar duduk di kursi lalu kedua tangan mereka membuka penutup mata. Kedua mata mereka berusaha menerima cahaya yang berada di depan mereka.


Sekar dan Alan duduk bersebelahan, kedua tangan Sekar melingkar di lengan kanan Alan. Tangan kiri Alan yang bebas mengusap telapak tangan Sekar yang berkeringat dingin.


"Selamat datang putra putriku, kedua calon menantuku." Sinis Gava tanpa ada nada lembut sama sekali sambil menatap Ceilo dan Alana, sedangkan Alan dan Sekar menatap lembut layaknya seorang ibu.


"Mama/kak Gava/mama Gava"


Ucap mereka kompak dengan nada terkejut dan tak percaya.


"Iya ini mama. Ada apa hem?" Tanya Gava datar sedatar tembok.


"Ma hiks maafkan Alana hiks Alana khilaf hiks seharusnya Alana hiks menolak hiks melakukan hubungan yang tak sah hiks." Mohon Alana dengan derai air mata dengan wajah benar-benar bersalah.


"Maaf kamu bilang !!! Apa permohonan maafmu bisa bikin mama tidak kecewa !!! Mama kecewa kepadamu, Alana !!! Kamu hampir saja melepaskan mahkota berhargamu !!! Ceilo belum tentu jodohmu, Alana !!! Mama ingin kamu dan Ceilo bertunangan agar kalian bisa saling menjaga satu sama lain bukan untuk melakukan hal yang tidak pantas !!!" Bentak Gava marah sambil menggebrak meja.


KKKKRRRAAAAKKKK


Meja terbelah menjadi dua akibat gebrakan tangan Gava yang sangat kuat, Leo juga menatap datar dan dingin kepada Alana dan Ceilo.


Alana, Ceilo, Alan dan Sekar serta beberapa orang yang berada diruangan rahasia terlonjak kaget.


"Baby hiks aku takut hiks mama marah sangat mengerikan hiks." isak Sekar sambil mempererat gengaman tangannya di lengan kanan Alan.


"Tenanglah, baby. Jangan menangis." Bujuk Alan lembut sambil mengusap telapak tangan Sekar yang berada di lengan kanannya.


"Ma hiks aku tau hiks aku salah hiks berikan aku sama kak Ceilo kesempatan ma hiks." Isak Alana sambil memohon kepada Gava.


"Gak, mama tidak akan memberikan kamu maupun Ceilo kesempatan tetapi mama dan papa sepakat akan menikahkan kalian berdua 5 hari lagi. Lalu seminggu kemudian disusul pernikahan Alan dan Sekar. Kalian akan menikah tanpa resepsi karena Alana, Alan dan Sekar masih sekolah. Setelah Alana, Alan dan Sekar lulus sekitar 2 bulan lagi maka kalian akan mengadakan resepsi besar-besaran." Jelas Gava panjang lebar membuat Alana, Ceilo, Alan dan Sekar menganga tak percaya.


"Ma, maksud mama kami akan dinikahkan bukannya pernikahan kami setelah lulus?" Tanya Alana tak percaya.


...🔱🔱🔱🔱🔱🔱🔱🔱...


...Author baru nyelesain cerita ini karena otak author seketika ngeblank 🙄🤭...

__ADS_1


...Jadi kalo author cuman salah satu dari kedua novel yang update berarti author gak ngeblank, tapi kalo lama update kedua novelnya dipastikan author ngeblank 🤭🤭...


...Jangan lupa tekan Favorit dan Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❤❤❤, like 👍👍👍 dan komentar 💬💬💬 agar author semangat update 🥰😍🤩😘...


__ADS_2