
...⚠️ Warning ⚠️...
...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭😚😘...
...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...
...🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊🎊...
Mansion Athlon, tepatnya di ruangan rapat
Sepasang wanita berusia 32an dan pria berusia 35an baru saja mendapat kabar bahwa rencana mereka gagal untuk membunuh penghuni mansion RR. Kedua asisten sepasang pasutri tersebut hanya diam dan tak banyak bicara.
"Sial, rencana yang susah di bangun dan rapi ternyata gagal total. Bukannya putri Ayya dan suami berada di kota C?! kenapa mereka balik?! Apa ada yang membocorkan rencana kita?!" tanya wanita berusia 32an dengan geram dan murkas.
"Tidak mungkin baby. Anak buah kita tidak mungkin berkhianat. Kamu tenang saja sweety, masih ada ribuan cara untuk membuat keluarga putri Ayya dan suaminya tercerai berai bahkan mati." Ucap pria berusia 35an dengan seringai licik.
"Apa rencanamu Jac?" tanyanya.
"Kamu lihat saja, apa yang akan aku lakukan. Masuklah Meli, adikku." Jacob menyeringai licik kemudian memanggil seseorang bernama Meli.
Seorang gadis berusia 25an memasuki ruang rapat. Gadis itu bernama Meli Aisha Athlon, adik angkat Jacob terkenal licik, suka pria tampan, seksi dan wanita penggoda. Meli dan Jacob sering melakukan hubungan suami istri bahkan memiliki seorang putri bernama Friska Kurniasih Athlon.
"Hallo, bang Jac. kak Jeslin." sapa Meli tersenyum manis.
"Meli, kau kah itu?" tanya Jeslin tak percaya.
"Iya, ini aku kak Jeslin." balasnya dengan menaikkan turunkan alis.
Jeslin mendekati Meli dan memeluknya.
"kapan kamu tiba disini? dimana Friska? apa kamu tidak membawanya?" Tanya Jeslin senang lalu mencari sesosok gadis berusia 10an.
"Sekitar 4 jam yang lalu, aku baru tiba disini kak. Friska mana mungkin aku membawanya. Friska pewaris kekayaan Athlon dan mafia Shadow."
Jelas Meli tersenyum.
"Ya, kau benar, Meli. Friska adalah kartu AS kita." Angguk Jeslin membenarkan.
"Bang, kenapa kamu memanggilku? Apa pekerjaanku disini?" tanya Meli menggoda Jacob.
Jeslin sama sekali tidak cemburu. Jeslin memberikan foto Gava dan Leo. Meli yang melihat wajah tampan Leo seketika berbinar cerah dan memahami situasi.
"Apa rencana kak Jes dan bang Jac gagal total?" Tanya Meli santai.
"Ya, gagal total."
__ADS_1
"Wow menakjubkan kak Jes, bang Jac. Bagaimana bisa gagal total? bukannya rencana ini sudah direncanakan secara matang dan penuh pertimbangan?" kagum dan tanya Meli heran.
"Kau benar, Meli. Tapi sayang, pasangan putri Ayya dan suaminya ternyata berada di mansion itu." Ucap Jeslin mengepalkan tangannya.
"Baiklah. Aku mengerti. Apa kak Jes, bang Jac mau mengikuti rencanaku, di jamin 100% gak pernah gagal kak Jeslin, bang Jac." usul Meli dengan wajah menyakinkan.
Jeslin dan Jacob saling pandang kemudian menatap Meli. Kemudian Meli menjelaskan rencananya ke Jacob, Jeslin, Gita, Hansa dan mafia Shadow.
Hampir sejam, Meli menjelaskan rencananya membuat Jeslin dan Jacob tersenyum menyeringai licik dan puas.
"Kamu sungguh licik dan pintar, Meli. Pantas suamiku Jacob menyukaimu." Puji Jeslin tersenyum manis.
Meli tersenyum senang dan manis saat mendengar pujian Jeslin.
"Kalian semua keluarlah." Perintah Jacob ke Hansa, Gita dan para anak buah Mafia Shadow.
Para anak buah mafia Shadow, Hansa dan Gita keluar dari ruangan rapat. Jeslin dan Meli mengernyitkan dahinya mendengar perintah itu.
"Baby, Meli. Kita sudah lama tidak main bertiga. Sekarang ayok kita main bertiga." Goda Jacob dengan mata berkabut gairah dan bernafsu.
Jeslin dan Meli saling tatap kemudian mereka menganggukkan kepala. (Setelah ini biarkan 3 manusia dengan Tuhan yang tau, author malas mengintip 🤭🤭)
...💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓...
Ruang makan mansion RR
Pasangan pengantin baru dan seorang remaja laki-laki pun juga ikut membantu, jangan tanyakan pada 4 bumil diantaranya 2 bumil mengidam ke calon ayahnya yang mendadak pusing dan stress bersamaan.
"Bibi permaisuri, tolong ambilin ayam goleng tapi sayap ya."
"Paman Kaisar, Radith sarapan roti selai nanas."
"Resmi juga sama roti juga tetapi pakai selai strobery."
"Bang Alan, Neira sarapan omelete dengan susu coklat hangat"
"Mom, sandwith Ahsan mana?"
"Mom, Amzar nasi goreng tambahin sosis dan telur ceplok."
"momsky, intan pengen omelete seperti Neira."
"momsky, Zo mau roti selai rasa anggur."
"mami, Gilang mau nasi goreng tambahin sosis."
__ADS_1
Sebagian para anak-anak meminta tolong ke para orangtua.
Jangan tanyakan putra mahkota Saguna dan pangeran Ello lagi ngapain? lagi ngurus dua istri mereka yang lagi ngidam. Sampai kaisar Awan dan permaisuri Genia juga ikut membantu.
"Gava dan tuan Leo kemana sih?" tanya Amel celingak celinguk mencari keberadaan pasutri pemilik mansion.
"Kamu gak tau Mel?" tanya Lou balik membuat Amel menggelengkan kepalanya.
"Mereka berangkat pagi-pagi sekali. Terus ya seperti tergesa-gesa gitu." lanjut Lou sambil membersihkan mulut putra bungsunya.
"Apa ada masalah? Radith, mama papamu ada bilang ke kalian tidak?" tanya Amel dengan pandangan menyelidik lalu menatap Radith.
"Radith, tidak tau aunty Amel. Papa mama sering ninggalin kami kalo ada masalah organisasi atau perusahaan." balas Radith datar terkesan hangat dan polos.
"Apa jangan-jangan masalah penyerangan kemaren." tebak Calis polos.
"Lebih baik tunggu penjelasan dari nona Ayya dan tuan Leo. Jadi kita tau apa yang terjadi kenapa nona Ayya dan tuan Leo berangkat pagi-pagi sekali." Bijak Zafar agar pembicaraan tidak kemana-mana.
Para orang tua menganggukkan kepala. Pasangan Zafar-Miya dan pasangan Adam-Shafa tau apa yang terjadi antara pasangan tuan dan nona mereka. Karena pagi-pagi sekali Leo dan Gava menelpon Zafar dan Adam untuk menjaga keempat anak mereka. Alan, Alana dan Ceilo juga mengetahui hal ini sehingga mereka hanya diam tanpa bicara satu katapun.
Di sebuah ruangan rahasia bukan di markas AZZA. Gava, Leo dan 2 orang bernama Imran dan Karim, robot manusia yang dikembangkan Gava sendiri tanpa bantuan siapapun.
Sebuah laptop dan layar besar berada di hadapan keempat orang itu dimana Lucas sedang melakukan video call
"Bagaimana Lucas, apa lo sudah menemukan sesuatu?" tanya Gava serius.
"saya baru saja mendapatkan sesuatu nona Gava. Ternyata penyerangan ini di dalangi keluarga Millano, dia seorang gadis sering di panggil JA." Balas Lucas datar diseberang VC.
"JA?! nama samaran?" tebak Gava.
"ya, nama samaran. Tidak ada yang tau nama asli orang bernama JA, nona. JA selalu pakai topeng dan selalu memakai pakaian terbuka seperti hanya memakai pakaian dalam saja kalo mau bertemu orang-orang dunia bawah." jelas Lucas datar diseberang VC.
"Cuman memakai pakaian dalam?! kalo baby memakai pakaian dalam untuk menemui orang dunia bawah, aku pastikan baby tidak akan jalan selama seminggu penuh." batin Leo tiba-tiba saja membayangkan Gava memakai pakaian dalam.
Berbeda dengan Gava melototkan matanya dan meneguk saliva kasar. Kemudian kepala Gava menoleh ke sebelah kiri dimana Leo menatap Gava dengan pandangan tak bisa dibaca.
"Lucas, terima kasih. Lo bicarakan masalah ini bersama Agung, Ryker, Imran dan Karim." Ucap Gava tersenyum manis.
Lucas memahami senyum manis Gava kemudian menatap wajah Leo. Lucas mematikan VC, sedangkan Imran dan Karim keluar dari ruangan rahasia tersebut.
Gava mendekatkan diri bahkan duduk dipangkuan Leo. Leo terus menatap mata Gava. Gava memberikan akses ke Leo. (Akhirnya pasangan Gava dan Leo sedang ehem-ehem 😌, mudahan aja para kecebong Leo gak membuat Gava hamil jadikan kasian nanti Leo akan puasa sama seperti kehamilan sebelumnya 🤭)
...🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉...
...Sedikit ya, author capek akibat kemaren 🤭🤭Sampai ketemu lusa 😘😘😘...
__ADS_1
...Jangan lupa tekan Favorit kemudian Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❤❤, like 👍👍 dan komentar 💬💬 agar author semangat update 🥰😍🤩😘...