
...⚠️ Warning ⚠️...
...Awas berhati-hati karena typo bertebaran dimana-mana, kata-kata kasar, vulgar atau apapun tetapi author berusaha menutupinya, kalo author lupa berarti khilaf 🤫🤭😚😘...
...Jangan lupakan di akhir cerita ada aja bikin gantung dan penasaran 🤭😌🤗...
...💞💞💞💞💞...
Mansion Athlon negara A
Di sebuah kamar pasutri pagi hari, Jeslin mengerjapkan matanya akibat terusik dengan suara burung berkicau. Dia mulai membuka mata lalu tersenyum tipis ketika lengan kekar dan berotot berada di daerah perutnya.
Dengan pelan dan reflek, Jeslin memutar tubuhnya agar menghadap tubuh seorang pria berusia 35an yang sedang tertidur pulas dengan wajah damai dan tenang.
Jeslin menatap wajah pria 35an itu kemudian memberikan morning kiss di bibir pria berusia 35an beberapa kali. Dengan jahilnya salah satu tangan Jeslin hampir saja berada tepat di kepemilikkan pria itu tetapi salah satu tangan pria itu menghentikan aksinya.
"sayang, masih pagi jangan mulai." serak pria itu khas bangun tidur menegur.
"Hehe ternyata kau peka juga, sebenarnya aku ingin sekali bangunin kamu dengan cara ekstrim." kekeh Jeslin dengan wajah gemas.
Pria itu mencium dan ******* bibir Jeslin karena Jeslin menampilkan wajah gemas dan menggoda. Awalnya hanya Ciuman biasa lama kelamaan menjadi ciuman intens dan panas. Mata pria itu berkabut gairah dan hasratnya mulai naik, kedua tangan pria itu tidak tinggal diam dan meraba tubuh Jeslin membuat Jeslin menyambut gairah dan hasrat pria itu.
Entah kapan terjadinya, pakaian yang melekat di tubuh Jeslin dan pria itu sudah terlepas semua atau tubuh mereka polos tanpa sehelai benangpun. Suhu kamar pagi hari mulai mengalami perubahan, awalnya dingin sekarang berubah menjadi panas dan bergairah.
30 menit kemudian, kamar pasutri itu bak kapal pecah dan terdengar suara burung bersahutan. Jeslin dan pria itu melakukan aktivitas olahraga di setiap sudut kamar dan berbagai gaya dengan sangat bersemangat, bergairah serta berlangsung lama.
2 jam berlalu, aktivitas olahraga pagi Jeslin dan pria itu selesai. Pria itu bersandar di kepala ranjang dan Jeslin masih berada di pangkuan pria itu tanpa melepaskan yang di bawah. Deruan napas mereka saling bersahutan dan keringat bercampur menjadi satu akibat pergulatan panas dengan durasi waktu yang lama.
"Kamu sungguh hebat dalam memuaskanku sayang. Apa kamu mulai lelah?" Pria itu memuji sekaligus bertanya sambil mengelus pucuk kepala Jeslin dengan wajah tersenyum cerah bak anak kecil.
"Haha kau ini. Kamu yang lebih jago daripada aku hahahaha." Kekeh Jeslin.
"Ya, aku sangat lelah, kamu memang sangat ganas saat berolahraga tadi sehingga membuatku kewalahan melayanimu." Lanjutnya manja.
"Siapa suruh memancingku dengan morning kiss. Jadi jangan salahkan aku kalo menerkammu habis-habisan pagi ini." Ucap Jacob santai.
Tubuh Jeslin bersandar di dada bidang Jacob.
__ADS_1
"Jac, seandainya rahimku tidak di angkat beberapa tahun yang lalu pasti sekarang ada anak kecil di tengah-tengah kita." Lirih Jeslin di pelukan Jacob.
"Aku tidak masalah sayang. Kamu fokuskan saja balas dendammu ke ratu Ayya dan keluarga Atmaja. Lagipuka aku bisa saja menyewa beberapa wanita untuk menampung kecebongku." Jelas Jacob menenangkan terkesan santai.
"Jangan Jac. Aku tidak mau keturunanmu nanti akan menjadi boomerang untukmu kelak lagipula aku sudah menemukan siapa wanita yang cocok untuk menjadi tempat kecebongmu." Tolak dan seringai Jeslin.
"Siapa??"
"Kita akan menggunakan rahim ratu Ayya atau putri Alana, Jac. Aku mendapat kabar bahwa ratu Ayya sudah melahirkan 4 orang anak secara normal sedangkan putri Alana, dia seorang gadis dengan rahim subur, Jac." jelas Jeslin menyeringai.
"Hahahaha idemu sungguh cerdas dan pintar sayang hahahaha" Senang Jacob tertawa.
"Sini aku akan membisikkanmu agar rencana kita berjalan lancar." Goda Jeslin.
Jacob memajukan tubuhnya membuat di bawah sana semakin dalam. Jeslin berusaha menahan desahan dan fokus membisikkan rencananya sehingga membuat Jacob menyeringai puas.
"Jac, bisa kamu lepaskan juni mu dari rumahku." Mohon Jeslin puppy eyes.
"Tidak sayang, aku belum puas. Ayok kita melakukannya di kamar mandi." seringai Jacob.
Jacob mengangkat tubuh Jeslin ala koala. Kedua tangan Jeslin melingkar di leher dan kakinya di pinggang Jacob. Kaki Jacob berjalan ke arah kamar mandi dan tubuh Jeslin bergoyang mengikuti gerak Jacob sehingga Jeslin mendesah kenikmatan. Di kamar mandi pun, Jeslin dan Jacob melakukan aktivitas olahraga dan suara burung bersahutan kembali.
"Kita sarapan terlebih dahulu, baru ke markas mafia Shadow. Hansa, mendapat sesuatu yang menarik." Seringai Jacob.
"Baiklah, ayok." Senang Jeslin menarik tangan Jacob keluar dari kamar.
Jeslin dan Jacob sekarang makan sarapan pagi biarpun agak terlambat. Setelah selesai makan, mereka keluar dari mansion Athlon menuju ke markas mafia Shadow.
...💞💞💞💞💞💞...
Markas Shadow bagian Utara Negara A
Rombongan mobil mewah baru saja memasuki markas tepatnya sebuah mobil mewah berhenti di pintu masuk markas. Pintu belakang mobil di buka oleh seorang pria berusia 32an berwajah datar. Jacob keluar dari mobil di ikuti Jeslin di belakangnya.
Jacob dan Jeslin memasuki markas mafia Shadow dimana aura kepemimpinan Jacob lebih kuat dan pekat dari pada aura kepemimpinan Jeslin. Para anak buah mafia Shadow menunduk hormat saat kedua pemimpin mereka datang.
Jacob dan Jeslin berjalan ke arah ruang rapat kemudian memasuki ruang rapat di ikuti pria berusia 32an. Jacob dan Jeslin duduk di kursi pemimpin. Beberapa ketua tim juga duduk di kursi masing-masing. Sama halnya pria berusia 32an itu duduk di sebelah Jacob.
__ADS_1
"Kabar menarik apa yang ingin kau sampaikan, Hansa?" Tanya Jacob ke Hansa, pria berusia 32an menjabat sebagai asisten sekaligus tangan kanan Jacob.
"Tuan Jac, nyonya Jeslin. Saat ini pemimpin organisasi AZZA sedang berada di kota C. Sang pemimpin turun tangan langsung mengenai masalah keluarga Oliver vs Barter dan Gama."
"Pemimpin organisaai AZZA?! Ratu Ayya dan tuan Leo turun tangan langsung?!" Ucap Jeslin tak percaya.
"Iya, nyonya Jeslin." Angguk Hansa.
"Hahahaha Jac, akhirnya rencana yang aku bikin akan terlaksana dengan baik dan mulus." Rayu Jeslin menggoda.
"Ya, kamu benar sayang."
"Kalo boleh tau, tuan Jac, nyonya Jeslin rencana apa yang membuat kalian begitu senang?"
"Baik saya akan menjabarkan rencana saya. Kalian dengarkan baik-baik rencana yang saya buat."
Semua yang berada di ruang rapat sangat serius saat mendengarkan rencana yang di buat Jeslin. Mereka semua menyeringai.
"Apa kalian paham rencana saya?" Tanya Jeslin serius.
"Ya, kami paham nyonya."
"Ratu Ayya, selamat menikmati permainanku. Kehancuranmu akan tiba sebentar lagi." Batin Jeslin menyeringai senang.
"Kau memang sangat cerdas istriku, tidak sabar aku ingin menikmati tubuh kedua jalang itu." Batin Jacob memandang ke surga dunia.
"Gita, bersiaplah." Titah Jeslin bangkit dari kursi kebesarannya.
"Baik nyonya." Angguk Gita, asisten dan tangan kanan Jeslin.
Jeslin dan Gita keluar dari ruang rapat serta beberapa ketua mafia Shadow. Jacob dan Hansa pergi ke ruang lain untuk membahas rencana cadangan agar terlaksana dengan matang, baik dan sempurna.
...🍂🍂🍂🍂🍂🍂...
...Baru selesai menulis episode ini 😘😘...
...**Jangan lupa tekan Favorit lalu Follow, terus tinggalkan jejak dengan tekan vote ❤❤❤,...
__ADS_1
...like 👍👍👍 dan komentar 💬💬💬 agar author semangat update 🥰😍🤩😘**...