
Aku segera menelpon ayah untuk datang menjemput ku, Setelah menelpon ayah aku mematikan handphone ku dan ternyata Dylan belum pergi,dia duduk di samping ku sambil memeluk kaki nya yang panjang.dia hanya diam saja melihat ku menelpon ayah..
Aku:ah..ahahaa;;;
Dylan: apakah kaki mu masih sakit sekarang?
Aku:ohh em.. tidak sama sekali tidak sakit..
Dylan: benarkah?
Aku:(berdiri) tuhh kan ga sakit..
Dylan:wahh kau cepat sekali Sem..
Aku:hehee *nyut* akhh aww Aww
Dylan:heyy jangan dipaksakan! (Menahan)
Aku:hehee maaf (duduk perlahan)
Kukira kaki ku sudah lebih mendingan tapi ternyata masih sama saja, rasanya canggung berdua saja dengan Dylan di tangga ini. Kenapa dia tidak kembali ke kelasnya saat ini kan masih jam pelajaran..
Dylan: supir mu tentu saja berada di depan gerbang kan..
Aku:benar...
Dylan:lalu bagaimana kamu akan kesana?
Aku:.........
Dylan:perlukah aku memapah sampai kesana?
__ADS_1
Aku:ti..tidak usah..
Aku tidak dapat berdiri karena kaki ku sudah benar benar sakit dan perih lagipula Dylan terlalu tinggi tangan ku tidak dapat menggapai pundaknya, dalam pikiran ku terlintas agar Dylan menggendong ku kemudian aku langsung menggeleng gelengkan kepala menghilangkan pikiran tersebut namun yang terjadi malah...
Dylan: bagaimana kalau aku menggendong mu?
Aku:a...apa?? (Terkejut)
Dylan:benar supaya kaki mu tidak sakit..
Aku:emm baiklah///////////
Dylan: baiklah permisi... (Mengangkat ku)
Wahh ternyata kau sangat ringan yaaa..
Aku tidak tau mengapa Dylan baik sekali kepada ku padahal baru beberapa menit aku mengenal nya tapi dia sudah sangat baik kepada ku, dia membawa tas ku termasuk Tote bag ku juga lalu kemudian menggendong ku
Dylan:jangan pedulikan mereka...
Aku:ba...baik (menunduk)
Akhirnya aku sampai di depan gerbang dan benar disana pak supir sudah menunggu ku, pak supir langsung berlari menghampiri ku dengan khawatir.
Pak supir:(menghampiri)astaga sella apa yang terjadi dengan mu??
Aku:emm ceritanya panjang pak..
Pak supir: baiklah sini cepat masuk.. engggg (melihat Dylan)
Dylan: (menurunkan ku dengan hati hati) baiklah sella ini barang barang mu..
__ADS_1
Aku: terimakasih banyak Dylan..
Aku pulang kembali ke rumah dengan keadaan hati yang amat senang meskipun sedang sakit,
Aku belum sempat bertanya kelas Dylan aku hanya mengetahui nama nya saja...
Ingin besok segera masuk dan bertemu dengan Dylan lagi, senyum manisnya yang masih terngiang ngiang dalam ingatan ku dan parfum nya yang tercium ketika dia menggendong ku.
Uuwwaaaaakkhhhhhhh hampir gila rasanya!
Akhirnya aku sampai ke rumah,disana ayah sudah menunggu ku di depan rumah.
Ayah:(menghampiri)
Aku:(membuka mobil) ayah..
Ayah: bagaimana nak.. apakah luka nya sangat parah?
Aku:tidak kog yahh hanya saja saat ini masih belum bisa berjalan karena masih sakit..
Ayah: yasudah kamu tidak usah keluar kita langsung ke rumah sakit saja..
Aku: baiklah..
Akhirnya aku langsung pergi ke Rumah sakit bersama ayah.sesampainya di rumah sakit aku langsung menjalani pemeriksaan.
Dokter:apakah masih sakit?
Aku:iyhaa dok masih perih
Dokter:tentu saja ini luka yang cukup dalam.. bagaimana bisa kau terluka seperti ini disekolah? Dasar....
__ADS_1
Dokter melihat luka ku dan dia menyarankan ku untuk melakukan jahitan pada luka ku,dia bilang bahwa luka ku cukup dalam.sepertinya aku tersayat cukup dalam serpihan pot yang pecah waktu jatuh tadi. dan juga lumayan banyak luka lecet di kaki ku