Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2

Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2
Dua duda?


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Dilla menatap kedua kakaknya yang nampak asyik menonton dengan posisi yang membuat Jomblo seperti dirinya ngiri.


bagaimana tidak kakak iparnya nampak bersandar di dada bidang kakaknya, membuat Dilla yang melihat nya menjadi salah tingkah sendiri.


"Kak."


"Apaan?."


"Bukan kakak, tapi kak April." sewot Dilla.


April melirik adik iparnya.


"Kenapa Dil?, mau cake lagi?." April menduga jika adiknya masih belum kenyang ngemil, mengingat amanah Mom Kelle saat pulang beberapa jam yang lalu.


"Kalau Dilla manggil terus kaya malu-malu gitu kasih aja cemilan, dia emang gitu sukanya ngemil terus."


Dilla menggelengkan kepalanya, lalu melirik kakak nya.


"Ngak jadi deh."


"Halah paling mau cinta-cintaan lagi sama si Asisten galak." celetuk Boy yang sedang menonton.


"Kakak..!! " teriak Dilla sambil melotot.


April mencubit pelan pinggang suaminya, apalagi melihat ekspresi Dilla yang seperti itu membuat nya yakin jika Dilla malu mengatakannya nya.


"Jangan di ledekin terus, Dilla itu adik kamu."


"Iya memang Dilla adik aku, adik tersayang. siapa juga yang bilang Dilla itu gentong karet." Boy kembali berceloteh membuat Dilla kesal.


"Dasar bule kentut."


"Dasar tahu bulat."


"Dasar otot loyo."


"Heh, enak aja, mana ada loyo kakak kamu ini paling hot kalau udah____"


Aww..


April memberikan cubitan lagi di pinggang suaminya, tidak habis pikir kenapa bisa suaminya mengatakan kata yang tidak pantas di dengan anak remaja seperti Dilla.


"Dasar gendut." Boy masih belum mau berhenti menggoda adiknya.


Dilla menatap kakaknya, lalu berdiri.


"Bilangin ke Mom, aku tuh seksi ngak gendut." dan setelah itu Dilla berjalan pergi meninggalkan kedua kakak nya, menyesal karena meminta menginap di rumah kakaknya.


"Tau gini mending aku ke rumah Achel, disana enak ada Mimi Nana yang suka masakin banyak makanan." batin Dilla merasa menyesal karena berakhir menginap di rumah pasangan pasutri ini.


Meski Papi Achel, Papi Andrian sedikit bawel dan juga agak pelit tapi Dilla nyaman tinggal di rumah Achel, selain di rumah nya tidak punya teman ngobrol, Dilla juga sudah menganggap Achel seperti adiknya, karena keduanya lahir hanya berbeda satu Minggu, dan Dilla yang lahir pertama tentunya.


Melihat Dilla yang pergi membuat April mencubit pinggang suaminya lagi.


"Sakit sayang."

__ADS_1


"Biarin, suruh siapa gangguin adiknya terus, jadi ngambekkan adik kamu." kata April sewot.


Tidak memiliki adik ataupun saudara membuat April dulu merasa kesepian, tapi tidak dengan sekarang.


Dilla sudah menjadi adik kesayangan nya.


Melihat April yang menampakan wajah kesalnya membuat Boy menghela nafasnya, memeluk istrinya dari belakang.


"Iya deh maaf, jangan marah lagi."


"Minta maaf ke Dilla bukan ke aku."


"Tapi muka kamu nya cemberut banget, bikin aku pengen nyium."


April melepaskan pelukannya, lalu beranjak berdiri.


membuat Boy heran.


"Mau kemana?." tanya Boy saat melihat April berdiri.


"Ke kamar."


Dan seketika senyuman ala iblis terlihat di sorot mata pria bernetra biru itu.


"Ayo, tau aja kalau si Jon udah ngak sabar masuk huni nya." Boy berkata seraya beranjak berdiri.


April tidak menjawab ucapan suaminya, dia berjalan begitu saja menaiki tangga, dan Boy nampak senang mengekori langkah istri nya dengan wajah yang sudah bernafsu.


Mana mungkin dia melewatkan malam ini dengan tidak bermain panas.


seminggu berkabut dan seminggu juga dia puasa, tapi melihat kondisi istrinya sekarang yang sudah bisa ceria lagi membuat Boy tidak akan kembali melakukan puasanya.


Di kamar Dilla yang sedang berkutat dengan benda pipih nya nampak cekikikan setelah berhasil mengedit beberapa foto yang menurutnya sangat lucu.


"Selesai."


Matanya menatap takjub pada hasil kerja kerasnya.


"Oh, ya ampun pria cantik, haha."


Dilla mengirimkan beberapa foto itu pada teman nya, dan hanya menunggu beberapa detik saja dia sudah mendapatkan balasan nya.


Achel Chabby♥️


"Ya ampun, haha lucu gila sih."


Dilla Bulat♥️


"Yoi, jadikan jadi haters dua rese itu?."


Achel Chabby ♥️


"Ngak tau, aku takut di marahin Papi."


Dilla Bulat ♥️


"Alah paling cuman ngak boleh makan banyak, udah gitu ngak di kasih jajan seminggu, udah hafal aku sama hukuman kamu."


Achel Chabby ♥️

__ADS_1


"Iya sih, tapi ada berita panas hari ini."


Berita panas?, Dilla langsung menggeser tombol nya, mengalihkan menjadi panggilan Vidio.


Dan terpampang lah wajah teman nya yang memakai masker, hampir saja membuat nya takut, mungkin orang yang tidak tau kebiasaan Achel sebelum tidur akan kaget tapi Dilla? jelas dia tidak kaget mengingat kebiasaan keduanya sama.


"Berita Apa?."


"Tapi jangan jerit ya, berita nya bukan panas lagi, tapi hot abis Dil."


Dilla mengangguk.


"Iya, buruan penasaran nih."


Achel menarik nafasnya panjang lalu membuang nya secara perlahan.


"Jadi ternyata dia itu namanya Rangga Andrajaya, dan yang satu nya lagi itu namanya Zico Herudiawan." Achel menjeda ucapan nya, ingin melihat ekspresi teman nya, namun ekspresi yang di perlihatkan Dilla malah sebaliknya, tidak seperti yang ada di pikiran nya.


"Oke mungkin sekarang kamu ngak kaget, tapi aku yakin setelah denger berita yang ini kamu pasti kaget Dil."


"Lanjutin aja, aku udah tau kok." kata Dilla santai.


"Jadi kamu tau kalau mereka duda? dan usia mereka udah 40 tahunan?."


Apa!!


Ucapan Achel barusan benar-benar membuat Dilla kaget, yang dia tau hanya wajah yang mulus tanpa debu dengan nama yang sesuai dengan fisik.


Tapi untuk usia dan status?, Dilla tidak tau semua itu.


"Yakin mau di lanjutin jadi haters nya?, takut aku." kata Achel jujur, dia memang tidak berniat berurusan dengan dua duda hot itu.


Dilla terdiam untuk sesaat, "Kamu tau dari siapa tentang dua duda itu? ko aku ngak tau ya." Dilla heran, padahal dia sudah mencari aku. sosial medianya untuk kepo, tapi kedua pria itu seolah tinggal di dunia batu, dimana tidak ada satupun akun yang memiliki biodata dua pria itu.


"Ya gimana ngak tau, orang dua duda itu__ " Achel terdiam sebentar.


Melihat wajah Dilla yang masih penasaran.


"Teman Papi." Achel melanjutkan dengan helaan nafas nya yang berat.


Kemarin dia di tegur oleh Papi nya karena ketahuan berurusan dengan dua duda hot itu, dan yang membuat Achel kaget adalah Papi nya memberikan biodata lengkap dari dua duda hot itu.


Dimana dua pria yang berstatus duda itu ternyata adalah seorang Gy.


"Jangan di terusin ya."


"Hahaha, ngak papa lah terusin aja, duda tua ke duda muda ke, mereka harus di basmi, seenaknya marahin kita kaya anak kecil di muka umum."


Dilla masih menyimpan kekesalan nya pada dua duda itu, yang bisa-bisanya memarahi nya dan Achel di hadapan orang banyak.


"Tapi mereka Gy."


"What? Gy!!."


_________


🌹🌹🌹🌹🌹


Jangan lupa jejak ♥️

__ADS_1


__ADS_2