Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2

Istri Cantik Tuan Muda Kejam 2
Hari bahagia.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Bahagia!, hanya kata itu yang mewakilkan perasaan kedua pasangan yang baru memiliki status halal itu, kata SAH yang beberapa jam yang lalu di ucapkan itu seketika merubah status hubungan keduanya.


Dilla terus tersenyum menyalami tamu nya, wajahnya berseri-seri karena akhirnya dia menikah dengan pria yang di cintai nya, bahkan Dilla bisa menikah sesuai impian nya, yaitu pernikahan ala princess.


"Apa kamu senang sayang?."


Dilla mengangguk cepat sambil tersenyum.


"Tentu saja senang, ini pernikahan yang aku bayangkan, aku benar-benar bahagia."


Zico tersenyum melihat Dilla yang bahagia, tidak ada hal yang paling membahagiakan selain melihat istrinya bisa tersenyum bahagia.


Cup..


Kecupan singkat di berikan Zico pada pipi sang istri kecil, membuat Dilla tersenyum malu-malu.


Tapi saat Dilla akan mengeluarkan suara nya tiba-tiba dia kedatangan sahabat terbaik nya, membuat Dilla langsung mengabaikan suaminya dan langsung memeluk Achel.


"Selamat Chabby."


"Makasih gumes."


Keduanya memiliki panggilan sayang sendiri, bahkan sekarang keduanya masih sibuk berpelukan tanpa memperdulikan tatapan suami nya masing-masing.


"Selamat Co."


"Makasih Ga, terimakasih juga sudah mau menjadi pendamping ku tadi."


Tadi memang Rangga dan Achel ikut mendampingi Zico saat seserahan, menjadi wakil dari keluarga Zico yang memang sudah tidak ada.


"Nanti kita jadi ke Korea loh Dill." ucap Achel antusias.


"Woah, asyik dong Chel, kita bakalan ketemu Oppa ganteng hihi." Dilla takalah antusias.


Keduanya asyik membicarakan acara honeymoon nya yang akan ke korea, kemana mereka akan pergi jalan-jalan, dan tentunya kembali mengabaikan Zico dan Rangga yang kini memilih untuk mengobrol.


"Ohk iya ini ada lingerie juga, hihi buat nanti malam." Achel memberikan paper bag kecil yang di tengteng nya dari tadi itu.


Hal itu membuat Dilla langsung mengaga, Achel benar-benar sudah tidak polos lagi.


"Ngak usah malu-malu gitu, nanti kamu butuh loh Dill." ucap Achel lagi, membuat Dilla menggelengkan kepalanya kuat.


"Om Rangga benar-benar udah buat otak kamu jadi mesum ya Chel."


Achel tersenyum malu-malu.


"Hihi, nanti kamu juga bakalan rasain gimana rasanya ranjang panas, punya suami itu enak loh Dill, tiap malam ada yang nemenin, di kelonin juga dapat pelukan." lanjut Achel lagi sambil tersenyum santai.


"Sttt, jangan di terusin, ahk gatel denger nya, mending sekarang kamu makan cake gih, aku pesen nya dari cake langganan kita loh." kata Dilla menghentikan obrolan berbau panas yang di ucapkan Achel.


Mendengar kata cake Achel langsung lapar lagi, padahal beberapa menit yang lalu dia baru selesai makan bersama sang suami tercinta nya.

__ADS_1


"Ya udah aku makan cake dulu ya, Dill good job buat nanti malam ya Chabby." ucap Achel menatap Dilla.


"Sana gih makan yang banyak, biar gendut lagi."


Achel mengangguk, dia menarik tangan suaminya.


"Sayang, ayo kita makan cake." ajak Achel.


Rangga mengangguk.


"Awas Dill, nanti malam bom karatan meledak." ucap Rangga tanpa rasa malu.


Membuat Dilla tercengang kaget, ini pertama kalinya dia melihat sisi lain dari Rangga suami sahabat nya.


Setelah kepergian Achel kini tinggallah Dilla dan Zico, yang kembali menyalami para tamu undangan nya.


Beberapa jam berlalu..


Tamu undangan sudah mulai pergi satu persatu.


dan yang tersisa hanya lah sanak keluarga terdekat nya saja.


"Cape? ngak?." tanya Zico.


Dilla mengangguk kecil.


"Iya, pegel juga nih kaki."


"Mau istirahat?."


Zico mengangguk cepat.


"Boleh dong, kan acara nya udah selesai."


"Tapi keluarga kita?."


Tiba-tiba Mommy Kelle mendekati Dilla, dan berkata akan pulang ke rumah nya, begitu pun dengan keluarga nya yang lain nya yang ikut pamitan pulang.


Setelah kepergian keluarga nya Dilla dan Zico yang memang sudah menyewa kamar hotel langsung memilih untuk ke kamar hotelnya.


Dilla mendudukkan bokong nya di ujung tempat tidur.


sedangkan Zico yang gerah memilih untuk masuk ke kamar mandi.


Sambil menunggu suami nya yang mandi Dilla memilih untuk memainkan ponselnya.


memilih foto-foto yang menurutnya lumayan bagus untuk di kirim ke akun sosial media nya.


Klik..


Dilla berhasil memposting beberapa foto saat dia akad nikah dan saat acara pelemparan bunga tadi.


"Awal yang baik bersama mu, semoga Tuhan merestui cinta kita, I love you suami ku."


Begitulah caption cantik yang Dilla posting, dan tak butuh waktu lama banyak komentar dari teman-teman terdekat nya yang mengucapkan selamat atas pernikahan nya, ada juga ucapan selamat dari followers akun sosial media Dilla yang sudah mencapai 50k itu.

__ADS_1


"*Wah, nikah muda ya Dill, selamat ya♥️"


"Ngak nyangka Dilla nikah nya cepet bangettt, sumpah aku kaget sampai ngak jadi pipissss!!"


"What? serius Dilla nikah? selamat!!"


"Selamat ya Dill, tapi maaf ngak datang soal nya ngak kenal hihihi.."


"Waw.. hot Daddy, Dilla gila sih!, kasih tau cara nya dong biar dapat hot Daddy kaya gitu*?."


Dan banyak lagi komentar dari para follower Dilla dan teman Dilla.


Melihat Dilla yang tersenyum sambil memegang ponsel membuat Zico kepo.


Dia duduk di samping istrinya, membuat Dilla yang sedang memainkan ponselnya terkejut.


"Sayang, kok ngak pake baju sih." Dilla menutup mata nya karena Zico yang memang hanya menutupi bagian bawah nya saja dengan handuk kecil yang melilit di pinggang nya.


"Ngapain tutup mata? kan udah Sah sayang, kalau mau buka baju juga ngak apa lah." ucap Zico sambil tersenyum menggoda.


Membuat Dilla merinding mendengar nya.


"Aku mau mandi dulu ya." ucap Dilla menaruh ponselnya di tempat tidur.


Saat akan masuk ke kamar mandi Dilla melupakan jika sleting gaun nya belum di buka, Dilla kembali berjalan mendekati suaminya.


"Sayang, tolong buka in dong." pinta Dilla membelakangi suaminya.


Namun Zico yang salah sangka dengan kata buka malah bertingkah aneh, dia memeluk tubuh kecil Dilla dari belakang, bahkan Zico mencium leher jenjang Dilla.


Hal itu tentu saja membuat Dilla kaget bukan main, tidak menyangka jika Zico suaminya akan bersikap sangat seperti itu.


Melihat reaksi Dilla yang mematung membuat Zico mengerutkan keningnya.


dia membalikkan tubuh Dilla agar menghadap ke arah nya.


"Kenapa?." tanya Zico melihat wajah Dilla yang terlihat tegang.


"Kamu yang kenapa sayang, ngapain cium aku? bukan nya bukain gaun, malah cium-cium aku, kan geli."


Apa!


Zico kaget bukan main, dia langsung menjadi salah tingkah.


dan hal itu juga tak luput dari pandangan Dilla.


"Kamu kenapa sayang? muka nya ko aneh gitu?." tanya Dilla heran.


Zico hanya diam dan langsung membuka sleting gaun yang di pakai Dilla, menatap punggung Dilla yang putih mulus itu.


Waw!


________


🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya ♥️


__ADS_2